<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; kasus</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/kasus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Kotak Pandora Raja</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 02:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Duh Masya Allah, semua terasa makin pelik kalau Pakde Romo bilang layaknya benang kusut masai. sungguh tak mengerti bagaimana menbedakan yang bohong atau tidak, yang nyata tak dipercaya sementara kebohongan tampak berbaju kejujuran karena semua kata semua ucap saling berangkaian satu sama lain. namun anehnya kebohongan yang sudah terucapkan terkesan dapat diselamatkan hanya dengan satu [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Duh Masya Allah, semua terasa makin pelik kalau <a href="http://selagibisa.blogspot.com/2009/11/benang-kusut.html">Pakde Romo bilang layaknya benang kusut masai</a>. sungguh tak mengerti bagaimana menbedakan yang bohong atau tidak, yang nyata tak dipercaya sementara kebohongan tampak berbaju kejujuran karena semua kata semua ucap saling berangkaian satu sama lain. namun anehnya kebohongan yang sudah terucapkan terkesan dapat diselamatkan hanya dengan satu istilah yaitu &#8220;alat bukti&#8221;, tengok saja yang tadinya mengatakan A kemudian jadi B yang tadinya mengatakan B kemudian menjadi A tak serta merta dipercaya bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Hati mereka yang tahu yang kebenarannya..</p>
<p style="text-align: justify;">Semua terfokus kesana  hingga lupa di pelosok-pelosok masih banyak balita yang kurang gizi, masih ada rakyat yang makan nasi aking atau masih ada penduduk yang harus mencari air bermil-mil jauhnya hanya untuk bisa minum. bahkan bencana yang masih terasa kegetirannya jika diibaratkan sakit entah kapan sembuh, Nyaris  terlupakan atau pura-pura tak melihat, yang bertanggung jawab yang lebih punya kehendak dan kuasa untuk rakyat malah terlibat pertarungan sengit yang mementingkan egoismenya sendiri malah seperti terjebak pada persoalan kalah menang, bukannya salah atau benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga definisi soal apa yang disebut &#8220;kepentingan umum&#8221; dan siapa yang berhak menentukan ini kepentingan umum atau bukan? dan tentang  apa  dan siapa yang disebut  &#8220;masyarakat luas&#8221;  pun masih dipertanyakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalih..ya..mungkin hari ini orang yang memang yang dianggap pandai  adalah orang yang pintar berdalih, memutarbalikan fakta, menggemuruhkan kebohongan dimana-mana yang justru hal itu semakin menunjukan bagaimana kualitasnya di mata masyarakat. Semakin berdalih semakin tampak kebohongan melingkupinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya..rakyat kecil, masyarakat yang tak mengerti persis apa yang terjadi mungkin saja gampang dipengaruhi, diombang-ambing opini bahkan dibuatkan rekayasa untuk dipojokkan, tapi sekali lagi Tuhantak  tidur, melihat semua tingkah polah makhluknya bahkan jika hanya sekedar bisikan hati.</p>
<p style="text-align: justify;">Jujur saja, lama-lama muak dengan semua ini, atau lama-lama bisa menimbulkan sikap masa bodoh lah, toh tanpa ada kalian juga rakyat masih bisa hidup, tak berpengaruh sama sekali keberadaan kalian itu, kita masih bisa makan, minum,  dan mempersiapkan diri untuk hidup yang lebih abadi kelak, dengan peradilan yang seadil-adilnya, tanpa ada celah sedikitpun untuk menutupi kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kaum proletar dan marjinal seperti kami, sudah lelah, gamang melihat hingar bingar istana, Silahkan kalian bertarung di panggung yang kalian ciptakan sendiri,  sementara itu, Sang Raja hanya duduk diam, lebih asyik menciptakan labirin-labirin baru yang membuat anak-anaknya makin tersesat jauh tanpa ketegasan yang nyata..</p>
<p style="text-align: justify;">Bukankah mudah saja, Sang Raja hanya perlu bersabda  setelah sebelumnya melihat dengan pandangan yang arif bijaksana, bukannya membiarkan putra-putraya bertarung sedemikina rupa hanya demi kalah menang, hanya demi menunjukkan siapa yang kuat dan lemah, suara rakyat hanya gaung yang dianggap akan lenyap dengan sendirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh kita tak peduli soal kalah menang, kita peduli dengan mana yang benar dan salah, kalaupun di dunia ini tak ada hukuman yang mampu memberikan kata adil,  tak usahlah cemas, pupuklah faham sabar dan tawakal karena Tuhan lebih tahu porsi yang tepat bagi setiap makhluk-makluk-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dunia ini, keadilan boleh jadi adalah sesuatu yang nisbi dimana hukum Tuhan, hati nurani sudah tak jadi hirau, jauh tersimpan dan terkubur dalam-dalam di kotak pandora.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan percaya kata-kata Nietsczhe yang ini<em> &#8216;Kita butuh kebohongan untuk menaklukkan realita&#8221; </em>atau yang ini  <em>&#8221;Dengan bantuan bohong seseorang dapat lebih percaya pada kehidupan.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Thats Bullshit honey!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Jujur adalah jujur sebagaimana bohong adalah bohong seperti air dan minyak tak ada ruang untuk bersenyawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Deal!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
</blockquote>
<p style="text-align: right;">
<blockquote>
<p style="text-align: right;">
</blockquote>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Angie</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/09/angie.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/09/angie.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 17:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Enn & Jie]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[kartun nabi]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[virtual conversation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[
Enn: Di luaran rame ya soal kasus kartun nabi, yang diterbitkan Yale university, bener2 pelecehan luarbiasa
Jie: o yah? di FB  baru aja gw bahas materi baru ttg nuduh-nuduh ramadhan gitu, ttg kartun nabi..
Enn: ttg apa tulisan lu
Jie: gw tadinya mo bahas yg terkait, waktu di bahas kartun nabi kemaren itu, ada isu lagi bahwa [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>Di luaran rame ya soal kasus kartun nabi, yang diterbitkan Yale university, bener2 pelecehan luarbiasa</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: o yah? di FB  baru aja gw bahas materi baru ttg nuduh-nuduh ramadhan gitu, ttg kartun nabi..</p>
<p style="text-align: justify;">Enn:<em> ttg apa tulisan lu</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: gw tadinya mo bahas yg terkait, waktu di bahas kartun nabi kemaren itu, ada isu lagi bahwa warga palestina yang dibunuh tentara israel itu ternyata masuk ke isu perdagangan gelap implant alat vital kek ginjal, dll, itu ada researchnya.. bagus, tapi beritanya bentar, langsung dibekukan ma PM israel.</p>
<p style="text-align: justify;">yg ramadhan?,  itu gw baca di detik, kompas, dll,  bahwa gara2 ramadhan harga2 jadi naik,  padahal itu tuduhan keji,  dosa tuh mereka,  ini bukan karena ramadhan,  ini karena BI!!!,  liat aja skr belum harga naik dah monyiapin gelontoran duit 150,8 T,  itu yg bikin harga naik</p>
<p style="text-align: justify;">Enn : <em>itu duit segitu buat ke publik maksudnya? bisa micu inflasi dong, lom lg kasus century, gw bingung klo buat nyuntik2 kok ada aja ya,  knp ga dipake buat bantuin korban bencana</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: yupe..</p>
<p style="text-align: justify;">Dan kita biasanya cuma telen aja tuh berita, dan nyalahin ramadhan.. padahal kalo mo survey..contohnya gw, pembelian barang jasa gw selama ramadhan cenderung stabil bahkan menurun, jadi dasar karena mekanisme permintaan dan penawaran itu ga murni .. bullshit&#8230; ini cuma dependen variabel,  independen variabelnya ya itu kerjaannya BI</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>ya itu dia ramadhan dijadikan momen..momen yang pas untuk jd kambing hitam kali,  mang keuntungannya apa siy buat mereka, gw ga terlalu faham benang merahnya</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie:  Inflasi = pajak buat rakyat,  kita aja yg ga ngeh,  kalo pemerintah naikin pajak,  orang2 bakal ngamuk, dan image SBY turun drastis</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>yang jelas nilai uang makin ga ada artinya..eh di berita kemarin aja yang soal pelantikan wakil rakyat, bujubuneng tuh makan milyaran</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: makanya negara manapun akan lebih seneng &#8220;stabilin inflasi&#8221;,  tau ga kenapa pemerintah doyan inflasi???</p>
<p style="text-align: justify;">Enn:  <em>kenapa?</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie : inflasi itu akan sangat..sangat..sangat.. diminati oleh siapapun yang punya banyak utaaaaaaaang.. (kalo lo banyak utang, berbahagialah dengan inflasi hehe)&#8230; dan siapakah yang punya utang terbanyak di negri iniiiii???? PEMERINTAH!!!!!&#8230;.. dengan adanya inflasi, nilai uang turun, sehingga&#8230; ketika 5 tahun lalu lu pinjem ke rakyat mis 10 Milayar.. dan sekarang suruh bayar 10 milyar, maka pemerintah akan sangat senang, karena bayar 10 milyar di saat inflasi harganya rillnya paling cuma 7 milyar (contoh)&#8230;. persis kaya orang KPR dengan bunga tetap.. semakintinggi inflasi, bayar cicilan rumah tuh makin ringan hehehe</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>ya..ya..ya..gw ngerti ini soal value kan? ada contoh kecil nie klo di kalangan masyarakat, mau tau ga?, mksd gw ini bener apa engga nurut lu</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: gmn?</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>iya di kampung misalnya kan suka ada acara hajatan yang sifatnya kek iuran ga tertulis siy, nah misalnya klo yang punya hajatan hari ini disumbang seratus ribu ..ma si A misalnya, dan katakanlah 3 tahun kemudian si A hajatan disumbang balik 100 ribu lagi, rugi kan? bener ga?,  nilainya turun realnya paling 70 ribu&#8230;krn inflasi itu..eh tp seinget gw memang tuh kek siklus kan</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Klo sudah inflasi harus distabilkan kan? tp nanti inflasi kek jd kebutuhan lagi, kek sebuah siklus.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: makanya temen2 orang cina, kalo arisan ga kek orang kita.. ada yg namanya arisa tembak.. intinya, mereka menggunakan konsep time value of money.. untuk menghindari yg kek lu bilang, cuma, karena di kita mah ga gede2 amat arisannya.. makanya ga terlalu signifikan, lebih ke sosial</p>
<p style="text-align: justify;">Siklus gmn?</p>
<p style="text-align: justify;">Iya, pemerintah ga akan ada yg namanya menghilangkan inflasi, yang ada mempertahankan inflasi A.K.A menstabilkan inflasi hehehehe..</p>
<p style="text-align: justify;">Enn:<em> Klo dipikir-pikir kok kayak siklus ya, i mean resesi dan inflasi ini suatu momok yang katanya apaling dihindarii, terjadi inflasi karena resesi namun setelah inflasi diusahakan cenderung resesi agar back to normal. So kapan stabilnya klo begitu? *bingung, nah kalimat gw ini, bener apa engga</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: hahah siklus ekonomi pasca 1970 dimana emas ga di peg lagi memang jadi fenomena paling absurd, karena kita dah masuk lingkaran setan</p>
<p style="text-align: justify;">Mudahnya mungkin gini.. biasanya dalam investasi, ada dua pendekatan&#8230; analisis fundamental, yg menganalisis fenomena ekonomi berdasarkan &#8220;akarnya&#8221;&#8230; dan analisis teknikal, yaitu analisis dengan melihat pergerakannya, bukan &#8220;akarnya&#8221;&#8230; di analisis teknikal ini dijelaskan kapan siklus itu balik lagi, hanya saja sering tidak logis.. tapi terbukti valid karena berdasarkan ilmu statistik modern yg makin mbingungkan hehe.. dua analisis ini baik untuk digunakan, tinggal ambil mana yg paling masuk akal</p>
<p style="text-align: justify;">FYI, Sri Mulyani terkenal dengan research nya ttg inflasi hehehe, makanya dia kepake banget di era &#8220;inflasi&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>hmmm..gitu ya&#8230;nurut lu klo sistem ekonomi pure tanpa riba hasilnya kek gimana ya</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: mmh ini pernah gw baca di bukunya ekonom syariah, kalo ga salah umar chapra dan bukunya penganut aliran mahzab austrian,  mahzab austrian adalah mahzab yg menurut gw paling logis diantara mahzab2 lainnya saat ini tapi jarang dipake, lihat aja pemenang nobel ekonomi selalu bukan dari mahzab mereka&#8230;(dipecing hehe), nah kalo sistem tanpa riba kurang lebih gini gambarannya, uang fiat A.K.A fulus ga pernah disebutkan sekalipun dalam alquran, itu dasar kita, bahwa jangan gunakan uang fiat dalam sistem non riba hehe  yg disebutkan adalah hanya emas dan perak, nah yg terjadi dalam ekonomi kek gini adalah kekuatan permintaan dan penawaran sehingga rakyatlah yg memegang peranan ekonomi, makanya dari dulu gw pendukung AntiCampurTanganPemerintah hehehe, inflasi akan ada, tapi kecil karena mekanisme keseimbangan akan berjalan dalam permintaan dan penawaran sehingga yg terjadi adalah.. sapapun produsen yg bisa membahagiakan konsumen, maka dialah pemenangnya dan pemerintah tugasnya hanya sedikit dalam perekonomian</p>
<p style="text-align: justify;">Kalo sistem peredaran uang emas dalam perdagangan ntar aja ya bahasnya hehe aga panjaaaaaaaaaaang</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>hmm ya..ya. ya..td lu bilang produsen yang bisa membahagiakan konsumen kan?</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: yupe, kenapa?</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>tp setahu gw pihak konsumen selalu aja dlm posisi yang dirugikan</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: itu di dunia saat ini</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>entah itu mahal, kek listrik skg mau di serahkan ke pemda masing2 subsidi di hapus, kebayang kan</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: bukan di dunia ekonomi syari yg gw bilang tadi</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>iya&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: kalo gw malah berpendapat.. bebasin aja, ga usah diatur pemerintah</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>tp klo untuk komoditi semacam listrik, apa monopoli gitu ga rugi, mau mahal mau engga itu kan sudah butuh permintaan pasti ada dan tambah banyak, harga bisa sekenanya, tau sendiri mental orang kita kek gmn, jd campur tangan pemerintah untuk hal ttt mesti perlu kali</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: rugi mana diserahkan pemerintah atau dibebaskan aja??, kita ketakutan kek gitu karena kita dipaksa berpikir untuk kek gitu hehe, skenarionya kalo kita bebaskan adalah spt ini..</p>
<p style="text-align: justify;">Enn: <em>ya&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jie: gini..</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align: justify;">would you share your idea..? thanks <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/09/angie.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Man Named Dave n (David)</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/08/a-man-named-dave-n-david.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/08/a-man-named-dave-n-david.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 22:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[David hartanto]]></category>
		<category><![CDATA[David pelzer]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[NTU]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[suicide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Eniwei ini,  bukan mo bahas  detail kisahnya David Pelzer, cerita seorang anak yang mengalami penyiksaan dan kekerasan oleh Ibunya selama bertahun-tahun coz titel postingan ini hampir menyerupai judul buku ketiga dari trilogi -nya Dave Pelzer setelah dua buku sebelunya yang berjudul A child called It dan The Lost Boy,  kisah perjuangan hidup Dave or [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Eniwei ini,  bukan mo bahas  detail kisahnya <a href="http://www.davepelzer.com/" target="_blank">David Pelzer,</a> cerita seorang anak yang mengalami penyiksaan dan kekerasan oleh Ibunya selama bertahun-tahun coz titel postingan ini hampir menyerupai judul buku ketiga dari trilogi -nya Dave Pelzer setelah dua buku sebelunya yang berjudul <em>A child called It dan The Lost Boy</em>,  kisah perjuangan hidup Dave or David yang menyentuh dimana dia berhasil selamat dan berjuang dari kemelut siksaan fisik dan psikis selama bertahun-tahun dari Ibunya yang swear deh horror banget, klo di Indonesia ngingetin ma ceritanya Ari Anggara kali ya (gw nntn filmnya waktu masih SD). Sejauh ini nurut gw ni buku bagus buat dibaca orang tua, satu pelajaran yang dapat diambil dari  buku2 ini, kita bisa memahami bagaimana perasaan anak saat diperlakukan keras dan merasa diabaikan oleh Ibunya, karena sudut pandang penceritaan kisah ini dari sisi seorang anak kecil usia tujuh tahunan (untuk buku petama terutama) yakin deh, pada bakalan ikutan nangis darah karena sedih baca kisahnya David kecil. Hiks</p>
<p style="text-align: justify;">Namun di Indonesia ada David yang lain yang sudah dewasa, yang diyakini oleh keluarganya merupakan korban kekerasan juga di negeri orang, meskipun pengadilan coroner Singapura sudah memberikan vonis bunuh diri, namun pihak keluarga bahkan sebagian banyak orang tak percaya akan hal itu, katanya siy terlalu banyak kejanggalan dan bukti-bukti yang disembunyikan untuk menguatkan bahwa David tidak bunuh diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Wokelah klo mo tahu banyak tentang kasusnya David, dan berita tentang doi, bisa baca <a href="http://www.davidhartanto.com/" target="_blank">disini.</a> Tapi nurut pikiran gw, keknya sesuatu yang wajar banget klo keluarganya sekarang mati-matian memperjuangkan kasusnya David, boleh jadi bukannya karena ga rela juga David sudah tiada, tapi karena akhir cerita David dengan sebutan bunuh diri dan malah seakan jadi subjek pelaku kekerasan pastinya bukan akhir cerita yang mengenakan bukan? Paling engga klo ga diluruskan dari sekarang ya akan menghantui keluarganya seumur hidup, dan opini publik akan terbentuk demikian secara permanen.</p>
<p style="text-align: justify;">Klo baca profilnya David, coba deh bayangin ya, orang yang se-clever David, pernah jadi juara olimpiade sains, masuk ke NTU juga karena prestasi masa bisa segitu aja memutuskan untuk bunuh diri, keknya ga logis ya, beda banget lah ma kasus2 bunuh diri  pemuda2 di irlandia yang konon katanya karena mereka ketahuan gay oleh orangtuanya trus stress karena itu kemudian dengan mudahnya melakukan suicide. Tapi David, hmm gw rasa engga, hati kecil ini mempercayai klo dia ga bunuh diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa lagi yang paling terpukul atas tiadanya David klo bukan sang Bunda pastinya, kehilangan anak sepintar David dalam usia yang sudah dewasa pastinya bukan hal mudah untuk diterima dan direlakan apalagi dengan cara tragis seperti itu, ini sangat bertolak belakang dengan ceritanya David Pelzer yang justru nyaris dibunuh <em>“The Mother” </em>saat dia kecil..</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dua-duanya adalah cerita kehilangan, Ibunda David Hartanto kehilangan anak yang dicintainya sedangkan Ibunda David Pelzer kehilangan cinta kepada anaknya..</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Well, kisah kehidupan yang selalu serba paradok, mencuatkan sejuta tanya yang butuh jawaban, gw rasa jawaban itu pasti selalu ada untuk setiap pertanyaan, hanya saja kapan dan dimana itu ditemukan, akankah nampak atau tersembunyi selama-lamanya, itu pertanyaan selanjutnya yang juga butuh jawaban selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Okay, buat keluarga David terus berjuang karena Tuhan tak pernah tidur. kebenaran akan menang meski mungkin bukan disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi dimana?</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/08/a-man-named-dave-n-david.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Drama Mano</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/06/drama-mano.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/06/drama-mano.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 05:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Manohara]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran Kelantan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Konon suatu masa ada seorang gadis cantik jelita yang dipinang seorang Pangeran dari negeri seberang yaitu dari Kerajaan Kelantan Malaya, Sang Putri yang masih muda belia ternyata tidak bahagia, sehingga hanya beberapa bulan setelah hidup bersama, Sang Putri berniat  melarikan diri pulang ke negeri asalnya Indonesia.
Dan akhirnya dengan segala daya upaya, begitulah yang Mano kesankan [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Konon suatu masa ada seorang gadis cantik jelita yang dipinang seorang Pangeran dari negeri seberang yaitu dari Kerajaan Kelantan Malaya, Sang Putri yang masih muda belia ternyata tidak bahagia, sehingga hanya beberapa bulan setelah hidup bersama, Sang Putri berniat  melarikan diri pulang ke negeri asalnya Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan akhirnya dengan segala daya upaya, begitulah yang Mano kesankan di depan media, perempuan muda cantik jelita ini, kembali ke negeri asalnya serta pelukan hangat Bunda tercinta. (Bapaknya ga pernah keliatan ya..), hari-hari selanjutnya adalah kesibukan baru yang sudah bisa diramalkan, kesana kemari bercakap semuanya, bertemu dengan media,  seperti layaknya korban yang harus dibela, simpati mengalir dari mana-mana meski ada juga manusia lain yang penuh cibiran menganggap itu dustaan semata demi popularity dalam genggaman.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>I have no comment bout this* (but iam not hesitate she is pretty) <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Tak cakap sebenarnya bicara tentang soal pribadi suami istri jika tidak pada tempat yang semestinya tapi Mano terlihat begitu terluka, meski wajah ayunya terlihat gembira di depan khalayak, tatkala menceritakan derita, aniaya dan cakap kasar Sang Pangeran yang baru berulah nampak setelah pernikahan dimana tak ada kata dan manis seperti sebelumnya, Mano begitu berurai airmata, seolah hanya lara yang dia terima.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan kini Mano memantapkan hatinya, untuk meninggalkan kilauan megah istana, meninggalkan Pangeran yang tak mampu jadi belahan jiwanya, Ah Mano&#8230;siapa yang tak tahu dirimu kini, kisahmu bak seekor angsa hitam yang bergerombol dalam jutaan angsa putih. Tak terduga namun memikat adanya. (kerjaan media lah, who else  <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Its like a drama, seperti cerita di negeri dongeng, namun sayang ini di luar kebiasaan, kalian tahu kalimat-kalimat yang biasa menutup cerita dongeng Putri dan Pangeran, ya..<strong> <em>&#8220;Dan mereka hidup bahagia selama-lamanya&#8221;</em></strong><em></em></p>
<p style="text-align: justify;">Sayang kenyataan memang tak selalu demikian, karena hidup dan masa depan penuh dengan dugaan yang tak terbayangkan. Hanya orang-orang pilihan yang mampu membuat keputusan terbaik demi hidupnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em></p>
<p></em>
</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga.</p>
<p style="text-align: justify;"><noscript> &lt;a href=&#8221;http://www.hosting24.com/&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;&gt;&lt;img src=&#8221;http://analytics.hosting24.com/do.php?websiteID=34522&amp;refID=d4S3sT&amp;from=noscript&#8221; alt=&#8221;web hosting&#8221; border=&#8221;0&#8243;&gt;&lt;/a&gt; </noscript></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/06/drama-mano.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
