<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Nyanyian Untuk Keadilan</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/12/nyanyian-untuk-keadilan.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/12/nyanyian-untuk-keadilan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 10:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[
Mereka tidak suka dengan saya sehingga saya yakin dia tidak ada keadilan buat saya, tidak akan ada sesuatu yang fair yang bisa saya dapatkan.


Dalam posisi disudutkan sudah lumrah kata-kata begini ”saya sedang didzalimi”

Sekilas tidak ada yang keliru dengan kalimat diatas biasanya kalau kita sudah subjektif, rasio itu sudah tak dilibatkan dalam penilaian terhadap seseorang. Pertanyaannya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/10/ngintip-rapor-obama-yu.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ngintip Rapor Obama yu!!!'>Ngintip Rapor Obama yu!!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kotak Pandora Raja'>Kotak Pandora Raja</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Mereka tidak suka dengan saya sehingga saya yakin dia tidak ada keadilan buat saya, tidak akan ada sesuatu yang fair yang bisa saya dapatkan.</p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dalam posisi disudutkan sudah lumrah kata-kata begini ”saya sedang didzalimi”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sekilas tidak ada yang keliru dengan kalimat diatas biasanya kalau kita sudah subjektif, rasio itu sudah tak dilibatkan dalam penilaian terhadap seseorang. Pertanyaannya adalah kenapa kalimat itu mesti diungkapkan dari seorang yang mestinya tak layak mengungkapkan, kenapa masalah yang mestinya dipandang profesional jadi dialihkan terkesan menyerang secara personal, karena tak suka lah, kerana dendam lah, mau mebunuh karakter saya lah, well dugaan itu bisa saja benar, tapi sepertinya sudah diluar konteks permasalahan yang sebenarnya, masalah pribadi tak perlu dibawa kemeja publik apalagi hanya menimbulkan polemik baru yang tidak penting serta wacana yang tidak jelas.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyimak berita politik ekonomi dan semacamnya dengan infotainmet sudah nyaris sama rasanya <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Setiap kebijakan kan ada relnya ya, ibaratnya koridornya lah kalau berjalan diluar itu berarti namanya penyimpangan or skandal padahal jika cukup yakin dengan ungkapan<span id="more-404"></span><strong> “Berani karena benar takut karena salah”</strong> mestinya tidak harus merasa kebakaran jenggot, calm saja, hati boleh panas kepala tetap dingin, atau jangan-jangan ini <em>state crime</em> yang sangat terorganisasi, wallahu’alam.</p>
<p style="text-align: justify;">Ah ya, siapa juga yang mau dikorbankan, mau jadi tumbal, mau dipersalahkan, dimana dalam sistem yang bekerja sekarang semua saling kait mengkait, tahu sama tahu dan kalau bisa harus tutup mulut semampunya, setiap “dosa”  tak mungkin dilakukan sendirian, mungkin karena itu “sumpah” yang dalam term islam adalah garda terakhir yang harusnya tidak sembarangan diucapkan, sudah jadi makanan sehari-hari, kalau bahasa sundanamah sudah “campah” alias klo virus sudah resisten. Sumpah bak hiasan di bibir saja dari lidah tak bertulang, sumpah sudah tak bisa jadi tolok ukur benar dan tidak.</p>
<p style="text-align: justify;">Menteri dalam UU adalah pembantu Kepala Pemerintahan a.k.a Presiden, logikanya jika pembantunya melakukan sesuatu terkena sesuatu, sudah selayaknya majikan ikut bertanggung jawab terlibat atau tidak, bukan hanya diam tanpa kata, tidak berusaha bersembunyi atau tak ingin disentuh, berani berbuat berani bertanggung jawab, susah senang jalani bersama, that’s the team worked  for <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">6.7 T bukan soal angka semata tapi potret moral manusia yang mungkin nihil niat baik dan rasa memiliki, cuma satu bank swasta jelas-jelas gagal di bela mati-matian dengan dana talangan agar tetap survive sedangkan balita yang kurang gizi, penderita filariasis, TKW yang dibantai di negeri orang, chikunguya, kebakaran, recovery bencana alam, pegangguran wah mumet amat ngelistnya, apakah jadi prioritas? tidak   ngenes and prihatinkah? Ini semua realitas di depan mata..</p>
<p style="text-align: justify;">Hukum dan keadilan itu milik siapa, lucu di kita ini, ambil kakao, semangka, timun, ayam, surel curhat, siapa yang bilang perbuatan mencuri itu benar, tapi untuk mereka hukum seperti sebuah tim reaksi cepat langsung mendapat hukuman seakan sebuah dosa besar dan hotel prodeo sudah kelaziman, yang memiriskan saat mereka  berhadapan dengan hukum, meraka datang dengan tangan kosong tanpa ada perlindungan bahkan  untuk sekedar memberi alasan atau membela diri, azas praduga tak bersalah sepertinya bukan milik para jelata. Sedangkan buat para borjuis, banyak ruang dan waktu untuk menyusun dalih terlebih dahulu, beralasan, membuat alibi bahkan kalau bisa membuat skenario yang meyakinkan agar terhindar dari cengkaraman keadilan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kiranya  suara gemuruh rakyat, suara gemerincing koin akhirnya sedikit menciutkan, mungkin mereka malu,  kalau malu, malulah pada Tuhan hingga tanpa suara gemuruh suara di seantero negeri tanpa gemerincing berkarung-karung koin keadilan bisa tetap terwujud bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Masih inget kasus pembunuhan Munir, siapa dalangnya, siapa ??</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang  keliru? manusia, sistem. kebijakan, faktor globalisasi atau jangan-jangan semua keliru plus interaksi dari semua itu. Yang sering terjadi, problem solving di negeri ini urung tuntas tapi malah menimbulkan masalah baru yang more more complicated.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau manusia-manusia yang mestinya terkategori dan qualified untuk jadi politisi bijak, negarawan ulung tapi ternyata salah masuk gerbong malah seringnya cengeng and lebay mending bikin blog aja deh, disini boleh kok curhat, narsis atau lebay sesukanya <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Atau jangan-jangan lebih suka sama peti es ya, semua serba dibekukan, setelah jadi es masukin peti, dan meleleh didalam sana, hilang tanpa jejak selamanya..</p>
<p style="text-align: justify;">Eh kali ini gw ga akan bilang ini indonesia banget tapi ini benar-benar pernah terjadi di indonesia…</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi keadilan itu akan tetap berbicara kawan!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/10/ngintip-rapor-obama-yu.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ngintip Rapor Obama yu!!!'>Ngintip Rapor Obama yu!!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kotak Pandora Raja'>Kotak Pandora Raja</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/12/nyanyian-untuk-keadilan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kotak Pandora Raja</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 02:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Duh Masya Allah, semua terasa makin pelik kalau Pakde Romo bilang layaknya benang kusut masai. sungguh tak mengerti bagaimana menbedakan yang bohong atau tidak, yang nyata tak dipercaya sementara kebohongan tampak berbaju kejujuran karena semua kata semua ucap saling berangkaian satu sama lain. namun anehnya kebohongan yang sudah terucapkan terkesan dapat diselamatkan hanya dengan satu [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Duh Masya Allah, semua terasa makin pelik kalau <a href="http://selagibisa.blogspot.com/2009/11/benang-kusut.html">Pakde Romo bilang layaknya benang kusut masai</a>. sungguh tak mengerti bagaimana menbedakan yang bohong atau tidak, yang nyata tak dipercaya sementara kebohongan tampak berbaju kejujuran karena semua kata semua ucap saling berangkaian satu sama lain. namun anehnya kebohongan yang sudah terucapkan terkesan dapat diselamatkan hanya dengan satu istilah yaitu &#8220;alat bukti&#8221;, tengok saja yang tadinya mengatakan A kemudian jadi B yang tadinya mengatakan B kemudian menjadi A tak serta merta dipercaya bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Hati mereka yang tahu yang kebenarannya..</p>
<p style="text-align: justify;">Semua terfokus kesana  hingga lupa di pelosok-pelosok masih banyak balita yang kurang gizi, masih ada rakyat yang makan nasi aking atau masih ada penduduk yang harus mencari air bermil-mil jauhnya hanya untuk bisa minum. bahkan bencana yang masih terasa kegetirannya jika diibaratkan sakit entah kapan sembuh, Nyaris  terlupakan atau pura-pura tak melihat, yang bertanggung jawab yang lebih punya kehendak dan kuasa untuk rakyat malah terlibat pertarungan sengit yang mementingkan egoismenya sendiri malah seperti terjebak pada persoalan kalah menang, bukannya salah atau benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga definisi soal apa yang disebut &#8220;kepentingan umum&#8221; dan siapa yang berhak menentukan ini kepentingan umum atau bukan? dan tentang  apa  dan siapa yang disebut  &#8220;masyarakat luas&#8221;  pun masih dipertanyakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalih..ya..mungkin hari ini orang yang memang yang dianggap pandai  adalah orang yang pintar berdalih, memutarbalikan fakta, menggemuruhkan kebohongan dimana-mana yang justru hal itu semakin menunjukan bagaimana kualitasnya di mata masyarakat. Semakin berdalih semakin tampak kebohongan melingkupinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya..rakyat kecil, masyarakat yang tak mengerti persis apa yang terjadi mungkin saja gampang dipengaruhi, diombang-ambing opini bahkan dibuatkan rekayasa untuk dipojokkan, tapi sekali lagi Tuhantak  tidur, melihat semua tingkah polah makhluknya bahkan jika hanya sekedar bisikan hati.</p>
<p style="text-align: justify;">Jujur saja, lama-lama muak dengan semua ini, atau lama-lama bisa menimbulkan sikap masa bodoh lah, toh tanpa ada kalian juga rakyat masih bisa hidup, tak berpengaruh sama sekali keberadaan kalian itu, kita masih bisa makan, minum,  dan mempersiapkan diri untuk hidup yang lebih abadi kelak, dengan peradilan yang seadil-adilnya, tanpa ada celah sedikitpun untuk menutupi kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kaum proletar dan marjinal seperti kami, sudah lelah, gamang melihat hingar bingar istana, Silahkan kalian bertarung di panggung yang kalian ciptakan sendiri,  sementara itu, Sang Raja hanya duduk diam, lebih asyik menciptakan labirin-labirin baru yang membuat anak-anaknya makin tersesat jauh tanpa ketegasan yang nyata..</p>
<p style="text-align: justify;">Bukankah mudah saja, Sang Raja hanya perlu bersabda  setelah sebelumnya melihat dengan pandangan yang arif bijaksana, bukannya membiarkan putra-putraya bertarung sedemikina rupa hanya demi kalah menang, hanya demi menunjukkan siapa yang kuat dan lemah, suara rakyat hanya gaung yang dianggap akan lenyap dengan sendirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh kita tak peduli soal kalah menang, kita peduli dengan mana yang benar dan salah, kalaupun di dunia ini tak ada hukuman yang mampu memberikan kata adil,  tak usahlah cemas, pupuklah faham sabar dan tawakal karena Tuhan lebih tahu porsi yang tepat bagi setiap makhluk-makluk-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dunia ini, keadilan boleh jadi adalah sesuatu yang nisbi dimana hukum Tuhan, hati nurani sudah tak jadi hirau, jauh tersimpan dan terkubur dalam-dalam di kotak pandora.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan percaya kata-kata Nietsczhe yang ini<em> &#8216;Kita butuh kebohongan untuk menaklukkan realita&#8221; </em>atau yang ini  <em>&#8221;Dengan bantuan bohong seseorang dapat lebih percaya pada kehidupan.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Thats Bullshit honey!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Jujur adalah jujur sebagaimana bohong adalah bohong seperti air dan minyak tak ada ruang untuk bersenyawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Deal!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
</blockquote>
<p style="text-align: right;">
<blockquote>
<p style="text-align: right;">
</blockquote>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/11/kotak-pandora-raja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngintip Rapor Obama yu!!!</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/10/ngintip-rapor-obama-yu.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/10/ngintip-rapor-obama-yu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 13:28:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[guantanamo]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nobel]]></category>
		<category><![CDATA[norwegia]]></category>
		<category><![CDATA[Obama]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>
		<category><![CDATA[timur tengah]]></category>
		<category><![CDATA[US]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Sedari awal emang ga terlalu  antusias dengan Presiden satu ini, well kelihatan simpatik, bersahaja, btw tapi tetep saja Bung!!! dia itu pemimpin  USA, negara yang selalu berusaha mengukuhkan diri dengan segala cara untuk menjadi satu-satunya kekuatan dan berharap dunia berkiblat dan berkhidmat dengan segala ide dan kepentingan mereka. *sigh*
Lets see, apa siy yang udah dia [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/09/nine-eleven.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nine Eleven'>Nine Eleven</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/12/nyanyian-untuk-keadilan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nyanyian Untuk Keadilan'>Nyanyian Untuk Keadilan</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sedari awal emang ga terlalu  antusias dengan Presiden satu ini, well kelihatan simpatik, bersahaja, btw tapi tetep saja Bung!!! dia itu pemimpin  USA, negara yang selalu berusaha mengukuhkan diri dengan segala cara untuk menjadi satu-satunya kekuatan dan berharap dunia berkiblat dan berkhidmat dengan segala ide dan kepentingan mereka. *sigh*</p>
<p style="text-align: justify;">Lets see, apa siy yang udah dia buat, intip yuk raportnya, apa <span style="text-decoration: line-through;">naik kelas atau engga, merah apa engga alias</span> nobel perdamaian itu tak sekedar lelucon, well semacam, politik pencitraan semata. Iya pencitraan klo kesannya dia lebih smooth terhadap dunia islam, dari istilah yang gw baca, doi mungkin lebih terkesan &#8220;soft power&#8221; dibanding pendahulunya, Si Bush.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari ca baca…</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa hal yang menjadi bahan penilaian panitia Nobel, yang menjadikan Obama dianggap layak mendapatkan hadiah Nobel tersebut well, terkait banget dengan lima isu utama yang selama ini menjadi menjadi muatan dari seluruh langkah diplomasi Obama, yaitu: <strong>Dunia Islam, Timur Tengah, senjata nuklir, multilateralisme dan Penjara Guantanamo. Semua isu tersebut terkait langsung ataupun tidak langsung dengan Dunia Islam.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menyoal soal sikapnya terhadap <strong>konflik timur tengah</strong>, pada 22 Januari 2009 Obama menunjuk mantan senator George Mitchell sebagai utusan khusus Timur Tengah. Penunjukkan ini menjadi pintu masuk bagi Obama untuk menyampaikan seruan kompromi dan keseimbangan dalam memandang konflik Timur Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi fakta bicara lain ya,  Obama malah masih mewarisi kebijakan Presiden AS sebelumnya, Si Bush, buktinya invasi terhadap irak dan afghanistan bukannya mereda malah nambah-nambah jumlah pasukan armynya disana meskipun. mengenai Palestina,  pada tanggal 18 Mei 2009 Obama telah mendesak Israel untuk mengakui Palestina serta menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Langkah berikutnya, 26 Juli 2009 Obama bertekad mewujudkan kesepakatan damai antara Arab-Israel yang benar-benar komprehensif. Namun, semua itu tidak berarti apa-apa, karena nyatanya ga akan mengubah nasib Palestina, justru di belakang meja, AS memasok senjata dan mendanai militer Israel yang notabene dipakai untuk menghancurkan kaum Muslim di Jalur Gaza dan Tepi Barat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Terkait dengan dunia islam</strong>, Pada 6 April 2009 Obama di Kairo,  menyatakan, “AS tidak akan pernah berperang melawan Islam. Pada 4 Juni 2009, kunjunganya di Universitas al-Azhar Kairo, lebih menegaskan ttg pernyataan 6 april sebagai langkah untuk memperbaiki citra AS di mata kaum Muslim sedunia. Ia bahkan mengutip al-Quran, Bibel dan Taurat terkait dengan pentingnya perdamaian di antara semua manusia, namun jika melihat peristiwa WTC, nyata-nyata dijadikan momentum yang sangat tepat sebagai awal pencitraan baru terhadap stigma islam sebagai agama yang penuh kekerasan dengan citra teroris yang melekat di dalamnya. Ya disadari atau tidak secara implisit mereka ingin mengatakan bahwa dunia islam adalah ancaman.</p>
<p style="text-align: justify;"> Saat ini pun, AS di bawah Obama tetap bertekad akan mengabaikan perbatasan negara dalam memburu siapa yang mereka anggap sebagai teroris. Afrika Timur, Asia Tenggara, Eropa, Teluk Persia, Afgan dan Pakistan dipandang sebagai tempat subur terorisme dan yang disebut oleh AS sebagai “segala ancaman terhadap Washingthon”. (Ar-Rahmah.com, 8/10).</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu dalam isu <strong>“Dunia Bebas Nuklir</strong>”, yang bikin ga fairnya, AS  menempatkan Iran sebagai ancaman. Pasalnya, pada saat yang sama AS diam seribu bahasa terhadap ancaman nyata zionis Israel dengan fasilitas nuklirnya yang dibangun di Dimona sejak tahun 1950. Bahkan diperkirakan Israel telah memiliki ratusan hulu ledak nuklir. Hal ini tidak pernah terungkap ke publik. Dengan manisnya, melalui Menlu AS Hillary Clinton, AS menyebut perundingan nuklir Iran di Jenewa sebagai langkah positif, karena Iran berjanji akan memeriksa semua tempat nuklirnya dan akan mengirim uranium yang diperkaya pada level rendah keluar negeri untuk proses selanjutnya (Antara.com, 6/10).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tanggal 22 Januari 2009, perintah Obama untuk menutup <strong>Penjara Guantanamo</strong> dan melarang penyiksaan tawanan yang tidak manusiawi, wow baik hati sekali ya keliatannya tapi apakah tak lebih sekedar kamuflase padahal bukan rahasia lagi, AS telah memasukkan ribuan orang ke dalam penjara yang sangat tidak layak ini, yang sebagian besarnya adalah kaum Muslim dan dari negeri-negeri Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menyoal multilateralisme, Obama juga tetap melanjutkan kebijakan pemerintahan sebelumnya: memperlakukan warga negaranya sendiri, utamanya yang Muslim, secara diskriminatif, hingga saat ini. FBI, misalnya, dengan panduan dan investigasi domestik yang baru warisan George W Bush, melakukan pengawasan di masjid-masjid dengan menempatkan informan (Republika,3/10).</p>
<p style="text-align: justify;">Kisah dan cerita ini mungkin ga akan ada habisnya hingga Allah memberikan pertolongan kepada kita kaum muslimin, dan btw kita sendiri tentunya mengkondisikan diri, mengkapasitaskan diri untuk layak ditolong dengan upaya maksimal yang mampu dilakukan. Amin</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Btw, hari ini momen di negeri kita juga tak kalah penting (maybe??), pelantikan Presiden terpilih menjadi acara seragam di Televisi. Agak risih mendengar sumpahnya yang berat, Demi Alloh gitu lho, hanya mampu berdoa dan berharap semoga jadi pimpinan yang amanah, dan diridhoi Allah. Amin</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Menurut para &#8220;kadeudeuh&#8221;  kira-kira raport SBY-JK sejak lima tahun yang lalu hingga hari ini, gimana ya, trus  act  apa sih yang harus dilakukan mereka untuk keberlangsungan Indonesia lebih baik?</em></p>
<p style="text-align: justify;">*mencoba berpikir*</p>
<p style="text-align: justify;"> </p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/09/nine-eleven.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nine Eleven'>Nine Eleven</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/12/nyanyian-untuk-keadilan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nyanyian Untuk Keadilan'>Nyanyian Untuk Keadilan</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/10/ngintip-rapor-obama-yu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merdekaituh..</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/08/merdekaituh.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/08/merdekaituh.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 05:35:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[agustusan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Guskar]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[nostalgia]]></category>
		<category><![CDATA[peserta kenduri]]></category>
		<category><![CDATA[pesta narablog]]></category>
		<category><![CDATA[proklamasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Merdeka atau mati!!!&#8221;
&#8220;Atau&#8220;  laaaahhhh..  
Klo ngadepin bulan agustus maka pekik “Merdeka” lah yang sering dikumandangkan dimana-mana. Oh ya jadii keinget, siang menjelang sore sabtu kemarin, sepulang menghadiri suatu acara di perjalanan pulang ejauh 25 km,  sambil duduk diangkot deket supir dan membaca buku saku kecil, tiba-tiba mobil berhenti karena macet, Ouch.. ternyata lagi [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">&#8220;Merdeka atau mati!!!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;<strong>Atau</strong>&#8220;  laaaahhhh.. <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Klo ngadepin bulan agustus maka pekik “Merdeka” lah yang sering dikumandangkan dimana-mana. Oh ya jadii keinget, siang menjelang sore sabtu kemarin, sepulang menghadiri suatu acara di perjalanan pulang ejauh 25 km,  sambil duduk diangkot deket supir dan membaca buku saku kecil, tiba-tiba mobil berhenti karena macet, Ouch.. ternyata lagi ada karnaval agustusan katanya, mulai dari anak TK sampai anak SLTA, cantik-cantik, lucu-lucu banget,  pada pake baju adat, baju polisi dll,  ya pokoknya serba seragam, tanpa nyadar gw nyeletuk, ”Waduh lucunya, cuantik-cuantik tuh anak-anak”, Eh pak Supir nyambi ngomong ma gw ”Iya tuh, Si Teteh kalah merah bibirnya ma anak-anak ABG”</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hati gw : ”He..he.. Bibir Mer? (kek judul film ya) penting gituh?”</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu bocah dan tinggal dikampung halaman, pernah ikutan karnaval juga, waktu itu gw ditugasin untuk jadi kupu-kupu, yang bikinnya Pak RT, sayapnya gede, warna-warni, tp warna yang dominan waktu itu merah, so pagi-pagi gw dah bangun, mandi, ambil celana jeans, sisiran bentar (cepak dr jaman baheula euy), ga pake sarapan dan jam 7 pagi sudah standbye di rumah RT buat pasangin tuh sayap, jadinya sepanjang jalan lari-lari kecil ngepak-ngepakin sayap, (tapi tetep ga terbang) menuju tempat upacara, keknya ada kebanggaan tersendiri ya, rasanya saat itu nasionalisme gw mencapai peaknya he..he..</p>
<p style="text-align: justify;">Sorenya ada lomba-lomba mulai dari lomba makan kerupuk, balap karung sampai panjat pinang, kenangan manis ga siy..malemnya ada acara juga, disebut halal bihalal, dan gw ma temen2 bocah se-RT, waktu itu nari, lagu ”Gadisku” dari grup apa ya (lupa) kostumnya kemben dan rok pendek dari tali rafia&#8230;duh klo sekarang gw pake outfit ginian di depan umum, berasa balik lagi ke jaman primitif kali ya wkwkwkwkwk&#8230;..ya itulah rasa-rasa merdeka yang dirasa seorang bocah yang selalu bercelana jeans, bermata agak sipit,  rambut cepak, dan kurus pada saat itu <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Udah ah nostalgianya, dan sejak saat lulus SMU, hampir ga ikutan acara semacam itu, agustusan paling  banter ngikutin upacara kenegaraan di Televisi, eh sekaramg siy nambah ma ikutan quiz di blognya <a href="http://sukarnosuryatmojo.wordpress.com/">Panjenengan yang ini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Now? Hmm&#8230; makin dewasa keknya makin complicated ya mikirnya, atau itu perasaan gw aja,  MERDEKA itu apa siy?<span id="more-211"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Well okay deh&#8230;Kita ga bawa-bawa bambu runcing kek dulu, Kita ga perlu pake siasat perang gerilya kek dulu, Kita ga perlu sembunyi-sembunyi klo ada londo or jepun lewat kek dulu. Udah ga ada Rodi and Romusha kek dulu, Udah ga ada yang pake celana dari karung goni kek dulu, Udah ga takut ditawan atau jadi napol hanya karena ”vokal” kek dulu, Udah ga  ada perundingan macam-macam,  semacam, Renville, Linggarjati, KMB, Roem-Royen kek dulu..Yang jelas ndak ada agresi fisik dari para kolonialis dan imperialis penjajah kek dulu dan lain sebagainya *buanyak lah..*</p>
<p style="text-align: justify;">Kini, apakah kita sudah bener-bener merasakan ruh ”Merdeka” atau  ”Merdeka” hanya terasa getaran di relung hati saat mendengar pekiknya???</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>MERDEKA!!</strong>! *mengacungkan kepalan tangan kanan ke atas*</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/08/merdekaituh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
