<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; friends</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/friends/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 23:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Salam Zet di Mars..
Di telingaku sedang mengalun-alun nasyidnya Hawari yang berjudul &#8221; Janji&#8221;, heh mungkin ini awal baik untuk aku menyukai nasyid, selain musik semacam Joe Satch yang membuatku bisa bekerja dengan konsentrasi saat mendengarkannya,  jangan!!  dan sekali-kali tidak, tentang menyukai nasyid tidak mencerminkan apa-apa tidak menunjukan bahwa aku tampak lebih alim, musik adalah musik, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Salam Zet di Mars..</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di telingaku sedang mengalun-alun nasyidnya <strong>Hawari</strong> yang berjudul &#8221; J<strong>anji&#8221;</strong>, heh mungkin ini awal baik untuk aku menyukai nasyid, selain musik semacam Joe Satch yang membuatku bisa bekerja dengan konsentrasi saat mendengarkannya,  jangan!!  dan sekali-kali tidak, tentang menyukai nasyid tidak mencerminkan apa-apa tidak menunjukan bahwa aku tampak lebih alim, musik adalah musik, musik adalah apakah kau terlalu terhanyut di dalamnya hingga waktu terbuang percuma karena seharian telingamu hanya terisi alunan melodi semacam itu dan membuat lamunanmu menerawang kemana-mana atau hanya dijadikan hiburan sesaat memenuhi kebutuhanmu jiwamu, memperhalus perasaanmu, ah tapi lirik plus melodi dalam sebuah musik toh mampu mempengaruhimu suasana hatimu kadang, jadi kalau begitu sebenarnya musik bukan sekedar musik ya.. *ga usah ribet memahaminya ya Zet* <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Sudahlah, tak usah di bahas terlalu panjang, tidak terlihat penting, aku tahu Zet, perasaanmu sedang gundah, pasti tentang Neo kan? jangan terlalu sentimentil, jangan terlalu banyak berpraduga, sebuah peribahasa mengungkapkan lain padang lain ilalang, lain lubuk lain ikannya, itulah kau dan Neo, nothing Zet, as i say..Nothing!!!! cuma membuatmu seperti berdarah-darah kan? Neo..Neo.. dan Neo..apa dan siapa dia bisa membuatmu bukan seperti dirimu, lupakan saja!!!.  Aku tahu aku kejam mengatakan ini, tapi senyatanya memang yang aku katakan benar bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Bagus!! jadi selama beberapa bulan ini sudah kau baca berapa buku? ya aku tahu kau tak pernah melewatkan karya yang aku minta kau membacanya.  Okay, <em><strong>Galaksi Kinanti karya Tasaro GK,</strong></em> yang aku ingin kau membacanya, pasti membuat air matamu berderai-derai, Ah Zet kau ini, tak berubah tetap saja cengeng, kamu cuek dengan keadaan sekitar tapi bisa berderai-derai melihat adegan Maruko-Chanyang sedang menangis meinta maaf kepada ibunya atau tiba-tiba menangis hanya karena teringat sebuah kenangan..kenangan yang biasanya menyakitkanmu, kenangan yang ingin kau mengatakan kepada sayatan lukanya agar tak lagi membuatmu perih, kenangan yang katamu hanya bisa terhapus jika kau amnesia permanen, lebay Zet..sungguh lebay.. <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  *aku tak bermaksud menertawakanmu*</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah ya Zet, jangan menghanyutkan diri seperti itu, ada orang yang mencintaimu dan takut kehilanganmu sangat, jadi kenapa kau serahkan hatimu pada hal yang justru menyakitkan hatimu, ku yakinkan padamu, yang sakit itu bukan hanya kamu Zet tapi pun Neo hanya saja Neo dengandan punya caranya sendiri, (cara yang kenapa kau tak berusaha untuk mengerti) untuk membuat dirinya baik-baik saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu kenapa kaupun tidak memilih untuk baik-baik saja, apapun sebuah kenangan akan pasti hanya akan menjadi masa lalu pada akhirnya jadi kenapa kenangan itu di masa kini jadi membunuhmu, biarkan saja tersimpan di hatimu, kau tahu apa yang Pakde Romo bilang?</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Jika masa lalu hanya sekedar menjadi masa lalu, kita tak akan pernah belajar dari padanya,masa lalu adalah karunia, selama ia membuat kita menjadi lebih baik kemudiannya  <a href="http://selagibisa.blogspot.com/">(Pakde Romo, 2010)</a></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jadi Zet, bagaimana Shaum ramadhan mu di Mars sana, keep smiling ya, tetap ceria, oh ya baiknya kau main basket di malam minggu nanti, badan ringkihmu perlu berkeringat, tak perlu menunggu purnama untuk beritual dengan &#8220;SPALDING&#8221; -mu. Aku akan melihatmu dan menemanimu di kejauhan diantara kerlip bintang, diantara gugusan bintang dan banyak cinta untukmu sahabatku sejiwa, Oh ya aku tahu, kau kemarin tak melihat <a href="http://www.nenyok.com/2009/08/perseid-makeawish.html">meteor Shower dari rasi Peurseus kan? Perseid</a> yang adalah kawanmu Leo-mu di agustus ini. Yah kau ketiduran lagi rupanya, tak apa, semoga Rabb kita memberikan kesempatan kita jelang masa depan, dan kita akan lihat warna dunia yang harus berbeda dan berubah lebih baik tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setuju Zet??, ini kuhadiahkan lirik nasyid <strong>Janji</strong> untukmu, aku tahu kau pasti menyukainya, keep your mind babe!!!</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Suburkan hati kita dengan cinta yang murni, gemburkan jiwa kita dengan kasih dan sayang, ikrarkan kesetiaan di dalam hidup kita, selaras dan sefaham tanamkan dalam diri. Semua manusia dicipta sama, tiada berbeda sesama kita, tua dan muda tak jadi soal, miskin dan kaya tak jadi masalah. Kita hanyalah butiran debu, tiada kekuatan, engkau dan aku saling perlukan, jangan dirusak ego dan nafsu, Jadikan cinta ikatan hati, kasih dan sayang penghibur jiwa, meniti hidup indah, ikrarkan dalam ridho-Nya, ikrak cinta, ikrar kasih sayang.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: right;"><em><strong><span style="color: #0000ff;">Yang mengasihimu, cermin dirimu</span></strong></em></p>
<p style="text-align: right;"><strong><span style="color: #0000ff;"><br />
</span></strong>
</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong><span style="color: #0000ff;">-cathleya-</span></strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyumlah..!!</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 23:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mother]]></category>
		<category><![CDATA[SEAMO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa detik lalu kubuka jendela..hmm spertinya pagi ini &#8211; dan semoga hari ini tentu saja- hari kembali cerah..matahari menyinari bumi dengan sempurna, memberikan hangat dan panasnya semampu yang dia punya.
Di playerku mengalun Mother by SEAMO,  jadi kangen My Mom yang jaraknya 200 km lebih di ujung dunia sana, kata-kata (in japanese) yang terdengar bersemangat [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa detik lalu kubuka jendela..hmm spertinya pagi ini &#8211; dan semoga hari ini tentu saja- hari kembali cerah..matahari menyinari bumi dengan sempurna, memberikan hangat dan panasnya semampu yang dia punya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di playerku mengalun Mother by SEAMO,  jadi kangen My Mom yang jaraknya 200 km lebih di ujung dunia sana, kata-kata (in japanese) yang terdengar bersemangat membuatku bersemangat juga mengetikan jari-jari ini di keyboard lappie kesayanganku, dengan secangkir coffee mocca menemaniku, owh what a normal life, alhamdulillah ya Rabb Engkau masih mengizinkan aku disini di bumimu.</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu ini masih tetep rush seperti biasanya, banyak PR yang mesti aku selesaikan, dan satu-satunya musuhku tentu saja apalagi kalau bukan kemalasan dan defaultku yang memang moody membuat semuanya berasa rumit. ah Tuhan kadang aku memikirkan sesuatu yang semestinya sangat tidak perlu aku pikirkan ya, masih juga ini bawaan sentimentil dan melankolis dalam dirimu he..he.. *ah terlalu banyak membuat alasan rupanya</p>
<p style="text-align: justify;">Ha..ha&#8230;ha..</p>
<p style="text-align: justify;">See, aku jelas bukan manusia sempurna, lebih suka menyebut diri binatang berakal yang banyak maunya,  ah tak apa kan? oh ya akhir-akhir ini ada beberapa orang yang membuat aku merasa tidak peduli (lagi) dengan mereka, aku memilih untuk cuek tapi sama sekali tidak membencinya, tidak..!!! sungguh tidak..aku tidak suka membenci orang, hanya saja jika hati ini dilukakan maka cukup sudah!!! berakhir saja semua..simpel kan, maaf untuk orang yang aku perlakukan begitu, tak ada setitik kebencian hanya saja, maaf jika aku jadi terlihat sangat datar saat bertemu kalian..itu perasaan yang automaticly terjadi jika aku merasa sangat terluka, karena aku masih tak mengerti salah aku apa, terhadap kalian,padahal kalian tahu aku lebih suka kalau kalian berkata di hadapanku jangan seperti &#8220;snake in grass&#8221;..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah lega rasanya akhirnya mengetahui mana yang layak dijadikan sahabat mana yang engga, salah aku sendiri yang gampang mempercayai orang padahal penampilan rupanya bisa menipu, so naif (aku maksudnya)</p>
<p style="text-align: justify;">Ah Hidup, hanya perjalanan sementara, raihlah apa yang ingin kuraih, mimpiku masih banyak dan tentu aku yakin i can reach it, karena aku tahu usahaku, doaku yang Allah Maha Mendengar tak akan melepaskan pandangan-Nya dari aku dengan satu syarat tentunya akupun tidak melepaskan hati dan jiwaku dari-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihlah hari dan hidupmu hanya untuk bahagia tinggalkan kekelaman masa lalu dan dendam yang melingkupi, terlalu pendek waktu berkelana di kefanaan ini, terlalu indah hidup ini jika hanya untuk kau memilihnya dalam keadaan duka..</p>
<p style="text-align: justify;">Suaz, my lovely outhere..tetep semangat ya!!! yakinlah Allah bersama kita, tak akan ada yang sia-sia apapun langkah kecil ini jika dilakukan dalam jalan dan hanya karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Anjing mengonggong biarlah tetap menggonggong apa ruginya buat kita, gonggongannya justru akan membuat kita lebih mawas diri dan waspada, dan kafilah kita akan berlalu dengan penuh semangat menuju masa depan lebih baik..</p>
<p style="text-align: justify;">Deal honey!!! &#8230;TERSENYUMLAH!!!!</p>
<p>Mwaaaaaaaahh&#8230;&#8230;</p>
<p>Ah lirik Mother by Seamo so cool gw posting aja ya&#8230; I luv this song so much&#8230;.much..much&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MOTHER by SEAMO&#8230;<br />
Japanese in Romaji lyrics</p>
<p style="text-align: justify;">Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?<br />
Saikin renraku shinakute gomen Boku wa nantoka yattemasu&#8230;<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute</p>
<p style="text-align: justify;">Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai<br />
Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji<br />
Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru<br />
Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu<br />
Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de<br />
Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi<br />
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika MotomenakattanoAnata yo<br />
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta<br />
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ashita asa shichi-ji ni okoshite&#8221; to itte<br />
Anata jikan doori ni okoshite kurete<br />
Shikashi Rifujin na boku wa<br />
Neboke nagara ni iu kotoba wa &#8220;Urusee!&#8221;<br />
Konna kurikaeshi no RUUTIN Iyana kao hitotsu sezu ni<br />
Anata Mainichi okoshite kureta<br />
Donna mezamashi yori atatakaku seikaku datta</p>
<p style="text-align: justify;">Sore de mo aru hi Gakkou wo ZURUyasumi &#8220;Ikitakunai&#8221; to ii<br />
FUton kara ichido mo denu boku mae ni Kao wo ryoute de ooikakushi<br />
Oogoe agete naita Boku mo kanashikute naita<br />
Sono toki boku wa &#8220;Nante baka na koto wo shitan da&#8221; to jibun semeta<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Kanshashitemasu My Mother<br />
Kodomo ni sakidattareru hodo Tsurai koto nante Kono yo ni nai no dakara<br />
Tatta ichi-byou de mo Anata yori nagaku ikiru koto Kore dake wa mamoru</p>
<p style="text-align: justify;">Kore dake wa&#8230;<br />
Anata no kodomo de yokatta Anata ga boku no haha de yokatta<br />
Itsu made mo kawaranai Zutto zutto kawaranai<br />
Boku wa anata no ikiutsushi dakara&#8230;<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai<br />
Zutto boku no haha de ite Zutto genki de ite<br />
Anata ni wa mada shigoto ga aru kara Boku no oyakoukou uketoru shigoto ga&#8230;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Klo dalam englishnya kurang lebih kek gini ya..</p>
<p>Lyrics: Naoki Takada</p>
<p>Music: Naoki Takada &amp; Shintaro “Growth” Izutsu</p>
<blockquote><p>Hi Mother, Dear Mother, how are you doing?<br />
Sorry I haven’t called recently, I’m getting by okay…<br />
*Your body is small and so are your hands<br />
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial<br />
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone<br />
I want to tell my kids about this love that supported me<br />
Even though I grow impatient when I’m near you<br />
When you’re far away from me I grow lonely</p>
<p>That’s who you are to me, you can cut through any problem and solve it<br />
And you have the most patience and toughness of anyone I know<br />
You would always be concerned over my well-being before your own<br />
Cooking, doing the laundry, cleaning, raising a child<br />
You even worked during your free time<br />
You would only require things from the lowest places</p>
<p>I didn’t understand even though it was so obvious<br />
It wasn’t until I started living by myself that I understood<br />
Whenever I think of how much you’ve accomplished<br />
And how hard it must have been, I feel like I can try my best today</p>
<p>(Repeat*)</p>
<p>I’d say, “Wake me up at seven a.m.”<br />
And you would wake me up right on time<br />
But I would be unfair to you<br />
And say the words “shut up” while I was still half-asleep<br />
This was the daily routine<br />
You never made one tired face<br />
And woke me up every day<br />
Warmer and more accurately than any alarm clock<br />
But then one day I skipped school and said, “I don’t wanna go”<br />
I wouldn’t leave my futon and you stood in front of me<br />
Hid your face with both hands and cried loudly<br />
I also felt sad and cried</p>
<p>At that time I blamed myself wondering, “How could I be so stupid?”<br />
Your body is small and so are your hands<br />
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial<br />
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone<br />
I give you thanks for this love that supported me, my mother<br />
I know there’s nothing more painful in the world</p>
<p>Than a parent burying their child<br />
So I’ll make sure it never happens<br />
Even if I only live one second longer than you<br />
I’ll make sure of it…<br />
I’m glad I’m your child<br />
I’m glad you’re my mother<br />
And that won’t ever change<br />
It won’t ever change for all time<br />
Because I am the very image of you…</p>
<p>(Repeat*)</p>
<p>Be my mother forever<br />
Be well forever<br />
You still have one more job left to do<br />
And that’s to accept your son’s love and respect for you…</p></blockquote>
<p>(Source: http://www.quartet4.net )</p>
<p>Well&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.tetap semangat!!!! tetap semangat untuk jaga semangat agar selalu bersemangat&#8230;dan keep istiqomah friends, apapun yang terjadi dunia dan sekitar tak mesti meruntuhkan semangat yang menyala dalam hatimu, trust me!!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 04:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[amal. muslim]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[kisah teladan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[
Rasulullah SAW bersabda &#8221; Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya, mereka bukan para nabi dan syuhada tapi para nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab : Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untitled'>Untitled</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah SAW bersabda &#8221; Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya, mereka bukan para nabi dan syuhada tapi para nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab : Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah dan saling berkunjung karena Allah. (HR Tirmidzi)</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Gumaman pertama.. Subhanalloh, persahabatan yang indah, persaudaraan yang ber-ruh penuh makna dan arti, seperti sesuatu hubungan tanpa syarat hanya saling mengasihi karena Allah. Adakah seperti itu, tentu ada tapi jadi barang dan hal langka di jaman jahiliyah modern saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Coba kita simak kisah manusia-manusia langit berikut, kisah-kisah indah, kisah cinta yang terselip di gersangnya jazirah arab, kisah yang meletakkan cinta pada ukhuwwah dan penghambaan pada sang pemilik cinta Allah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Salman alfarisy, sang pahlawan khandaq yang ingin meminang gadis madinah, Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abu Darda’.</p>
<p style="text-align: justify;">”Subhanallaah. . wal hamdulillaah. .”, girang Abu Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.</p>
<p style="text-align: justify;">”Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”, fasih Abu Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.</p>
<p style="text-align: justify;">”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, sahahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.” Tuan rumah member isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.</p>
<p style="text-align: justify;">”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah.Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.</p>
<p style="text-align: justify;">”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Atau simak lagi kisah satu ini&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">*ah ini bukan soal romantisme sejarah, tapi pelajaran berharga yang mestinya bisa dilakukan atau ada sekarang, tapi apakah hal semacam ini akan benar-benar ada di kekinian? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> *</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Suatu hari Rasulullah kedatangan seorang tamu dirumahnya. Dari penampilan tamu itu bisa langsung ditebak, bahwa ia orang yang sangat miskin. Waktu itu Rasulullah sedang bercakap &#8211; cakap dengan tamunya<br />
&#8220;Saya sedang dalam kesempitan, ya Rasulullah. Tak ada sesuatupun yang aku punyai,&#8221; jelas tamu itu ketika ia dipersilahkan masuk kedalam rumah oleh Rasulullah. Begitu tamu itu duduk, Rasulullah langsung beranjak kebelakang menemui istrinya. Kepada istrinya dikatakannya bahwa ada tamu yang dalam kesusahan datang, &#8220;Kita sendiri tidak mempunyai apa &#8211; apa yang bisa kita berikan, yang ada hanya air putih saja.&#8221;<br />
Mendengar penjelasan istrinya itu, Rasulullah sedikit kecewa karena ia tak berkesempatan menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan. Rasulullah balik keruang tamu menemui para sahabatnya. &#8220;Siapa diantara kalian yang bersedia menjamu tamu malam ini ? Ia akan beroleh rahmat Allah S.W.T.&#8221;<br />
&#8220;Saya, ya Rasulullah. Biarlah tamu itu menginap dirumahku saja.&#8221; Salah satu diantara para sahabat Nabi itu menawarkan diri, yaitu orang Anshar.<br />
Orang Anshar itu pulanglah. Sesampai dirumah ia menemui istrinya dan bertanya kepadanya tentang apa yang mereka miliki hari itu. &#8220;Ya, istriku. Tadi aku menyanggupi tawaran Rasulullah untuk menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan malam ini. Adakah makanan yang dapat kita jamukan untuk tamu kita itu ?&#8221;<br />
&#8220;Sesungguhnya yang kita miliki cuma nasi untuk anak kita saja. Kalau ini kita sajikan, maka anak kita tidak dapat makanan malam ini.&#8221;<br />
&#8220;Kalau begitu bujuklah anak kita untuk segera tidur agar ia tidak merasa kelaparan.&#8221;<br />
&#8220;Tapi bagaimana ya, Nasi itu tinggal sedikit saja, tidak cukup untuk berdua.&#8221;<br />
&#8220;Begini saja, waktu tamu itu sudah datang, dan pada saat saya persilahkan makan, kamu pura &#8211; pura tidak sengaja mengibaskan lilin itu sehingga padam. Nanti, tamu itu kita persilahkan makan pada waktu gelap. Saya akan menemaninya sambil berpura &#8211; pura makan juga. Bila selesai ia makan, maka usahakan lilin sudah bisa dinyalakan.&#8221;<br />
&#8220;Baiklah ya suamiku, aku akan melakukan hal yang seperti itu.&#8221;<br />
Pada waktu tamu itu datang, maka dilaksanakanlah sandiwara tersebut. Esok harinya ketika orang Anshar dan istrinya bertemu Nabi, sebelum sempat berkata apa &#8211; apa. Nabi langsung tersenyum sambil berkata kepda mereka, &#8220;Aku benar-benar kagum dan hormat terhadap usaha kalian berdua kepada tamumu semalam itu.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Owh&#8230;speechless kan? i wish i could be that man at that time, hmm.. kenapa gw republish kisah-kisah ini, coz lagi ngingetin ma diri sendiri, ternyata manusia langit, manusia yang pakaiannya dari cahaya itu nyata adanya. meski sekarang dalam keseharian tak ayal gw temui manusia-manusia aneh yang harus beristighfar karenanya karena pas dengan ungkapan &#8220;Snake In Grass&#8221; apa pula salahku terhadap mereka yang terlihat berbaju takwa, disirami ruhaninya selama belasan tahun tapi tak lebih dari serigala berbulu domba, Duh ampuni Rabb kok aku jadi ngedumel disini, ampuni aku (lagi) mereka juga&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">But hey apa salah  gw hingga kalian begitu&#8230;mana? mana? itu persaudaraan dan persahabaan yang indah.. *halah*</p>
<p style="text-align: justify;">Si nenyok kunaon&#8230;hihihi..teu kunanaon siy..kieu we biasa nuju rada katalimbeng, well bener ya ga semua hal itu seperti skenario yang kita inginkan, jadi teringat salah satu ungkapan &#8220;Jangan pedulikan apa yang akan orang pikirkan tentang kita karena sebenarnya mereka juga sibuk dengan pikirannya sendiri&#8221; nah ini dia lucunya mereka malah sibuk mikirin apa yg gw lakuin..ribet juga gw pas tahu itu.. tapi gpp&#8230;itulah resiko jadi seleb..*fak..fak&#8230;bangun Ney!!!!*</p>
<p style="text-align: justify;">Ya sudahlah..hidup itu emang  begitu, dikelilingi orang-orang yang baik atau tak baik, ya memang sesuatu yang lumrah dan sangat manusiawi *menghibur diri sendiri mode on*</p>
<p style="text-align: justify;">Oke deh, membaca kisah tadi hanya membuat mata berkaca-kaca dan kabita.. and to all my friends in the whole world, plis listen to me&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Maukah kalian membantuku, menjadikan aku nanti mempunyai pakaian dari cahaya.. dengan wajahku dari cahaya&#8230;dan kalian ada di sampingku&#8230;selamanya&#8221;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Thank you *Menjura* <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untitled'>Untitled</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>K.A.N.G.E.N</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 15:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Guskar]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Kepada langit&#8230;
Kepada Bumiku&#8230;
Kukatakan dengan indah&#8230;
owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!
Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?
Siapa dan kenapa nenyok???
Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??
Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230;  
Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kepada langit&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada Bumiku&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kukatakan dengan indah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa dan kenapa nenyok???</p>
<p style="text-align: justify;">Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230; <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah mewakili entitas apa, yang jelas berasal dari negeri antah berantah tapi bahkan kadang lebih kukenali dibanding diriku sendiri, kalian tahu?  Ketiganya sesungguhnya satu, saling bersenyawa, saling menghibur di kala sepi, monolog dari elegi yang boleh jadi tak terlisankan, khayalan dari hati yang boleh jadi tak sepantasnya diungkapkan, atau boleh jadi nyata yang tertawan dalam rajutan deret kata-kata tak bermakna, atau mungkin sapuan kuas kehidupan yang tak hanya hitam dan putih, spektrum warna yang terpecah seperti pelangi yang pernah kulihat dari lantai dua sebuah ruangan di pertengahan maret lalu, dan dengan itu kuhentikan sejenak coretan angka-angka dan garis-garis di whiteboard di rumah keduaku itu, semua ku ajak memandangnya, berhening, ya..setelah gerimis jam tujuh pagi, sungguh indah, subhanallah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">atau &#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Halo yang sering pula terlihat saat aku pulang malam berjalan 476 meter dari pinggir jalan raya melewati jalan dengan pesawahan luas di setiap sisinya dan ada jembatan melewati sungai kecil yang sedikit aga membuatku merinding atau sepulang dari mesjid di subuh hari yang berjarak 300 meter dari rumah (terimakasih buat sahabat yang telah mengukurnya dengan google ruler ), Halo fenomena indah, lingkaran yang adalah pembiasan cahaya bulan oleh titik-titk air saat terjadi kelembaban di langit-Nya, sempurna  melingkari sang rembulan, membuatku terkesima, takjub mengatakan dalam hati. Ah Rabb, siapa kah aku ini dibanding indah ciptaan keagungan-Mu.</p>
<p style="text-align: justify;">Di kurang lebih 94 rotasi bumi, ada sosok manusia yang bersungguh merasakan banyak hal, tentang cinta yang meletup-letup, tentang kejutan-kejutan, tentang suasana yang aku memanjakan diri di dalamnya, tentang energiku yang seperti terkuras habis bahkan tentang kerinduan yang aneh, tentang sisi lain yang me-liar mencari jawaban tapi setelah kutemukan kadang berakhir hampa, so weird ha!!! Ya, well terlepas itu bisa dijadikan alibi atau tidak, anggap saja ini satu alasan paling masuk akal mengapa Neo Senyawa bagai mati suri, hidup segan mati tak mau. Tapi jangan salah aku sangat mencintainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyaris hal yang terjadi seolah mimpi-mimpi yang biasa kukhayalkan dan perlahan menjadi kenyataan, yah memang belum seperti <a href="http://danangap7.multiply.com/">Danang si Pembuat Jejak</a> yang mempunyai ratusan mimpi hingga mampu mewujudkannya satu demi satu, hanya saja memang hidup ini diawali mimpi kan? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu keyakinan yang dengan sepenuh pemahaman aku lekatkan di setiap gumpal neuronku, di setiap sisi dinding hatiku, bahwa tentang hidup semua yang terjadi dan dilalui saat semua kondisi sudah dioptimalkan maka yang kita dapat adalah hal terbaik, meski mungkin saja yang terjadi adalah rasa derita, sedih, airmata bahkan bahagia itu sendiri. Ah Sang Khalik lebih mengetahui apa yang lebih baik bagi makhluk-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku esensi dari perjalanan hidup bukanlah dari sesuatu yang tampak atau dari materi yang dihasilkan namun dapat menikmati setiap denyut nadi, helaan nafas, survive dalam segala kondisi, emosi dan suasana yang melingkupi tubuh dan jiwa, melewatinya dalam jalan yang sebenar-benar lintasan karena toh hakikatnya adalah kuasa-Nya adalah sebaik-baik perasaan yang dirasakan manusia mahkluk rapuh seperti aku.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya kenapa tak selalu konstan semua itu kurasakan, jawabannya jelas, karena aku manusia biasa&#8230;marah, kesal, tertawa, cengeng, sebal, suka, naik turunnya iman&#8230; dan semacamnya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah gerimis bumiku, semoga rahmat meski air bisa jadi energi besar karena siapa yang mampu menahan alirannya mencari jalan yang menurun, menembus setiap celah yang dilalui, sunatullah tak terbantahkan mencari muara yang mampu membuatnya tenang meski harus menerjang segala aral dan rintang di depan. Buat  para sahabat atau siapapun dibelahan bumi manapun yang dihampiri amarah air, kesalnya bumi, satu kata saja, aku serahkan penjagaan kalian kepada Allah yang Maha Menggenggam. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat para sahabatku, aku masih disini, ditempat dimana aku begitu terharu karena <a href="http://guskar.com/2010/03/11/dicari-narablog-yang-hilang/">perhatian yang ada disini</a> dan <a href="http://http://nakjadimande.com/2010/03/29/langit-mengirim-tanda/">kasih yang ada disini</a>, tersenyum karena kalian mengingatku begitu rupa, begitu cara, hingga airmata menjadi titik titik yang mewakili perasaan yang bercampur aduk dan membaur membentuk nuansa kerinduan dan rasa kangen yang menyala, itu juga salah satu alasan aku kembali kesini. Tak lagi ingin menyusuri sunyi dan memperangkap diri dalam kata “rush” semua semestinya tentang rekondisi, adaptasi dan mengelola waktu yang dari bumi awal dicipta hingga akhir dunia mungkin saja tetap 24 jam sehari semalam satu rotasi bumi, toh perasaan yang layaknya dituangkan thus sahabat terkasih seharusnya mempunya dimensi tersendiri di ruang hati dan jiwaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Mmmhhh..Sepertinya aku akan memilih tak lagi bersembunyi meski entah dari apa&#8230;*bingung sendiri*</p>
<p style="text-align: justify;">Hey, lihat!!! raportku, ah masih banyak merahnya tapi semoga tak terlihat lebih merah jika aku merasa hidup negeri dongeng beribu “satire” penuh dagelan dari orang-orang yang tampak pintar namun insensitive, bagaimana bisa penuh kesenangan diatas derita, tengoklah sejenak lorong yang jauh dari hingar bingar ; anak-anak yang kelaparan, manusia yang berpikir pendek dan memilih bunuh diri karena kemiskinan, orang tua yang bekerja hingga larut malam, anak-anak beringus dengan wajah memelas, ah tak mengerti kata dan rasa apa yang mampu menggambarkannya, terperangkap labirin derita yang sulit menemukan akhirannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Maaf ini tak bisa kukatakan dengan indah, karena memang begitu adanya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah..adakah yang lebih indah dari kepedulian, persahabatan dan cinta karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">*Postingan setelah hiatus terlama sejauh ini dari Neo senyawa, kudedikasikan buat sahabat spesial yang aku sangat kangen karenanya; Mas Guskar, Bundo Nakja, Wi3nd, Brader Di, Insan, Ning, Pakde Romo, Purr, Sir Nh, ..dan semuanya..kalian selalu di hati..Tetap semangat!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gifts, Me and Friends</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/11/gifts-me-and-friends.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/11/gifts-me-and-friends.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 22:42:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[kyaine]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Assalamua&#8217;alaikum semua,
Well, first.. I want say thank you so much to Bundo Rahmi yang udah kasih gift yang paling menyenangkan….Buku Tuesdays With Morrie-nya sudah aku terima dengan baik, meskipun kantor pos disini agak aneh, karena aku di telpon oleh Pak Pos untuk mengambil paketnya sendiri –-tentu aku bertanya, apakah tugas shipping di layanan pengiriman milik [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamua&#8217;alaikum semua,</p>
<p style="text-align: justify;">Well, first.. I want say thank you so much to Bundo Rahmi yang udah kasih gift yang paling menyenangkan….Buku <strong>Tuesdays With Morrie-</strong>nya sudah aku terima dengan baik, meskipun kantor pos disini agak aneh, karena aku di telpon oleh Pak Pos untuk mengambil paketnya sendiri –-tentu aku bertanya, apakah tugas shipping di layanan pengiriman milik pemerintah ini sudah di ditiadakan&#8211; tapi kebetulan ada seorang teman kesana dan aku minta tolong diambilkan meski akhirnya menunggu sehari semalam karena baru keesokan harinya aku menerima buku itu tepatnya hari Jum’at tanggal 20 November 2009 pukul 11;30 siang, &#8211;ah ya itulah gunanya berteman bukan&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku : “Suatu hubungan persahabatan sudah dikatakakan dekat jika sudah tak sungkan meminta bantuan” Thanks ya Miss Ell….</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya mungkin agak terlambat untuk mengucapkan terimakasih karena pertama akhir-akhir ini emailku selalu saja bermasalah saat memulai untuk menulis surat, akhirnya kuputuskan untuk melakukannya dengan membuat tulisan ini. Aku agak malu karena kukira ini tak akan cukup mewakili dan menggambarkan betapa besarnya penghargaanku terhadap Bundo Rahmi *Bundo, maaf,  tolong izinkan aku menyebut namamu di bagian itu, aku suka melafalkannya,</p>
<p style="text-align: justify;">R -A- H -M -I; terdengar lembut sekali*<span id="more-338"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sangat percaya keterlambatanku mengucapkan terimakasih terutama sih pentingnya konfirmasi buku ini sampai atau tidak bagi Bundo adalah hal yang wajar  &#8211;Bundo pasti tak menghendaki kirimannya datang pada alamat dan manusia yang tak jelas rimbanya; sebenarnya memang begitu, karena aku masih saja bersikukuh dengan nickname nenyok-ku meski alamatnya juga agak samar tapi itu juga bukan tanpa alasan, hidupku yang nomad tentu bisa membuat tempat tinggalku berubah-ubah suatu saat&#8211;   semoga, tak jadi soal buat bundo kan?</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi keterlambatan responku  &#8212;yang jika diukur berdasar waktu masuk terkategori unresponsive&#8212; tak mencerminkan besar kecilnya antusiasme, justru sebaliknya, Ah Bundo, jika dirimu dekat, mungkin aku sudah memelukmu, mencium pipimu tak bisa lagi berkata-kata betapa seorang wanita “being alone” seperti aku masih ada yang memperhatikan dengan cara seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kukira di abad ini, di generasiku sekarang hubungan seperti ini nyaris tak ada bedanya dengan hubungan dekat dalam dunia nyata, jarak dan waktu tak jadi penghalang, karena ketulusan perasaan lewat ujaran akan mempunyai ruh dan makna mendalam yang dirasakan oleh lawan bicaranya” </em>Kukira begitu..tapi paling tidak itu yang kurasakan..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tiba-tiba ada interupsi dari Kyaine </strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“<em>Hey, hallo Ney I am still here, maksudku telingaku  masih bekerja dengan baik, hmm maksudku aku bisa mencerna dan membaca kalimat-kalimat itu dengan baik.”</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hehe.. sorry Mas Gus, I didn’t meant it, maksudku semua gift dari sahabat selalu kurasakan sebagai suatu pemberian <strong>“paling menyenangkan”</strong> apapun itu, bagaimanapun itu, karena nilai terbesarnya bukan terletak pada “benda” nya tapi pada efek senang, pada rasa yang mengiringinya, apalagi kalau bukan silaturrahim yang hangat yang semoga &#8211;aku selalu berdoa untuk ini&#8211; akan menjadi kebaikan kelak, ya aku belum dapat dan mungkin saja tak bisa membalasnya dengan hal serupa, tapi bukankah Allah sebaik-baik pembalas jadi aku tentu aku tak perlu cemas dengan hutang budi yang tak mampu kubayar&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jadi kata <strong>“paling menyenangkan” </strong>yang kugunakan untuk setiap sahabat <strong>sama sekali tidak berhubungan dengan soal skala …</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi, bagaimana tidak?</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm dua buku sekaligus yaitu  <strong>Chicken Soup For the Soul</strong> dan <strong>Bagaimana Menjadi Blogger  Bayaran</strong>, padahal aku hanya memenangkan judul terakhir di acara kendurinya Mas Gus itu, jadi selebihnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Dan buatku selebihnya adalah kebingungan mencari kata-kata yang paling tepat untuk mewakili perasaan “paling menyenangkan” ku itu, Tuan, Nyonya!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Dan inilah caraku..saat ini.. ya saat ini.. paling tidak..</p>
<p style="text-align: justify;">Komunitas Kyaine and Bundo and friends memang begitu hangat melebihi perasaan hangat saat merasakan rindu karena “<em>cinta eros yang dihujamkan malaikat cupid</em>” ya meski perlu beberapa jeda bagiku untuk beradaptasi tapi akhirnya tanpa aku sadari aku  sudah ada didalamnya dengan kehangatan melebihi geyser  Yellowstone National Park Amerika plus keakraban yang mengalir melebihi derasnya arus air terjun niagara, menghanyutkan dan mengikat, ingat mengikat!!! tapi ikatannya bukan seperti belenggu justru ikatan itu yang membuat hariku bisa lebih berwarna dan sadar bahwa dalam hidup memang kita tak bisa benar-benar sendirian..</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Meski aku suka dengan sunyi tapi tanpa terhubung dengan manusia lainnya justru itulah sunyi yang sebenar-benarnya, dan kiranya aku bisa mati kesepian karenanya”</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jika aku sebutkan satu persatu sahabat narablog yang membuat aku merasa terikat dengan kesan mendalam yang bisa kuraba dari tulisannnya dan kedekatannya selama ini, tentu akan membuat kalian penat membacanya, dan kukira meski kemudian ada saat-saat kontak itu tak seintens biasanya baik dari aku maupun mereka &#8211;karena satu dan lain hal&#8211; itu tak membuat kecil hati, karena kuyakin itu bukan berarti saling melupakan dan akan banyak permakluman jika tak bisa berkunjung seperti biasanya so satu-satunya penghubung adalah sepotong doa agar mereka dalam keadaan baik-baik saja. Amin</p>
<p style="text-align: justify;">Ah ya, <strong>Tuesdays with Morrie</strong> kubaca lebih dari sehari, baru semalam sebelum berangkat tidur kuselesaikan,  sungguh aku terkesan, ah kalian tahu akhir-akhir ini aku lebih sering menyimak berita-berita politik atau ekonomi walaupun sekilas, hanya untuk merasa tidak ketinggalan berita mungkin, atau paling mencoba membuat semacam analisa kecil-kecilan yang aku obrolkan dengan temanku di dunia nyata namun aku belum dapat membaginya buat kalian, terlalu malu untuk merasa diri seperti seorang pemikir atau merasa bisa beropini dengan benar, karena memang bukan, lebih tepatnya aku adalah pengkhayal dan pengeluh atau peramal?,  tentu sama sekali salah untuk kosakata yang terakhir itu he..he..</p>
<p style="text-align: justify;">Oh iya, menurutku melalui media buku-buku yang inspiring semacam ini  &#8211;buku yang tidak mengenal kata kadaluarsa&#8211;  kita bisa melakukan kontemplasi dan refleksi diri meskipun kenyataannya aku seringkali gagal di saat-saat awal (bahkan sampai akhir hingga perlu berulang-ulang),  melewati proses yang tidak mudah  jadi aku sering mengulangi membacanya terutama di bagian-bagian yang aku sukai, sekedar memahamkan kembali atau mengingatkan diri sendiri apa yang baik yang bisa ku ambil pelajarannya dari buku itu..</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah nanti kuceritakan bagaimana kesanku tentang buku itu, bagian yang paling menarik —maksudku paling menampar dan menyindirku&#8212; tentu ini mungkin terlihat tidak penting bagi orang lain tapi setidaknya beri kesempatan aku untuk sekedar memberi komentar dan aku memberi kalian kesempatan untuk membaca pikiranku sedikit pula..</p>
<p style="text-align: justify;">Hahaha.. tahu tidak, aku merasa tulisan dengan gaya begini jelas-jelas menampakkan jika aku terinfluence dengan buku yang baru saja aku baca padahal besok atau lusa..entah kapan, mungkin aku akan membaca (lagi) kisah Sherlock Holmes dan ikut-ikutan membuat cerita detektif, meski hasilnya pasti tak bagus bagi amatiran sepertiku..</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi percayalah, aku bukan bunglon..katakan saja, manusia yang sangat suka menceracau dan tak puas rasanya jika ceracauanku tak kuperlihatkan pada dunia…</p>
<p style="text-align: justify;">Lagi postingan panjang, kuharap kau menarik nafas terlebih dahulu teman!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah!!</p>
<p style="text-align: justify;">*Peluk hangat buat <a href="http://nakjadimande.com">Bundo</a>, dan salam takzim untuk <a href="http://guskar.com">Panjenengan Kyaine</a></p>
<p style="text-align: justify;">Semangaaaaatttttt dan selamat pagi untuk semua, semoga hari ini menjadi milik kita. Amien.</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/11/gifts-me-and-friends.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Cinta-Mu</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 15:09:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[eartquake]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mars]]></category>
		<category><![CDATA[Rabb]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Aakhhhhhhh&#8230;!!!!
Lihat aku sekarang tak ada kata yang lebih tepat untuk mewakilinya kecuali sebutan tragis, ya..beberapa jam yang lalu rumah megahku masih berdiri kokoh, rumah dua tingkat dengan konsep minimalis yang mempunyai backyard yang luas, pagar di depan rumah yang indah dan mulai dirambati tanaman hidup, rumah yang aku sangat suka dan aku impikan sejak lama, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Aakhhhhhhh&#8230;!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat aku sekarang tak ada kata yang lebih tepat untuk mewakilinya kecuali sebutan <em>tragis,</em> ya..beberapa jam yang lalu rumah megahku masih berdiri kokoh, rumah dua tingkat dengan konsep minimalis yang mempunyai backyard yang luas, pagar di depan rumah yang indah dan mulai dirambati tanaman hidup, rumah yang aku sangat suka dan aku impikan sejak lama, ada kantor kecil tempat aku bersunyi-sunyi saat berselancar di dunia maya, ada studio kecil berisi piano dan meski tak ahli aku suka menyempatkan sekedar memainkan  lagu romantis kesukaanku, ada juga dapur mungil dan kulkas dua pintu ya, aku suka sekali menumpuk makanan, bukan karena aku suka ngemil tapi sudah rutin seminggu sekali aku mengundang anak yatim untuk mengaji di rumahku dan tentu saja makanan adalah keharusan tak terelakan..Lihat betapa bahagianya hidupku, bisnisku  yang lumayan meski status singleku yang selalu menjadi bahan pertanyaan setiap ketemu teman atau handai taulan..ah itu tak penting lagi kini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya kini hanya ada<span id="more-253"></span> cerita kini. Cerita duka tentang sebuah sirna, semua kebanggaanku, harapanku seolah ludes termakan murkanya bumi yang menelan dan merubuhkan semua yang ada diatasnya dengan penuh kemenangan seolah mengejek manusia &#8220;Hai lihatlah bagaimana dirimu sekarang&#8221; dan kalian tahu?,  rumahku adalah korban kesekian, rata dan hancur dengan tanah, tapi entah kenapa aku tak bisa menangis, atau mungkin sudah lupa cara menangis, kejadian yang sungguh tak terduga di siang menjelang sore tiba-tiba getaran bumi yang hebat menyapa  dan bisakah kalian tebak, tentu saja reaksi semua orang hampir sama, takut dan berusaha menyelamatkan diri secara spontan yang kita bisa namun untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, tetangga sebelahku anaknya meninggal tertimpa reruntuhan, dan aku disini dengan penuh kegalauan, berusaha bersyukur akan jiwa yang masih diselamatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyatanya begitu mudah Rabbku mengambil semuanya, sekejap kedipan mata pada saat yang tak terduga,  dunia yang biasanya jadi kebanggaan bahkan seakan penentu status sosial, segala macam gemerlap harta, ludes ditelan puing-puing reruntuhan.  <em>Rabb rupanya Engkau masih ingatkan kami, sungguh,  manusia tak berdaya berhadapan dengan kuasa-Mu. Engkau masih sudi sayangi kami dengan cara seperti ini, Kau yang  memberi uji, Engkau jualah yang mampu membuat semuanya baik kembali.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Barak-barak pengungsian sudah penuh aku menempati tenda di ujung masih bercengkerama dengan hening disini, ditenda sebelah terdengar isak tangis, rintihan seorang Pak Tua yang meratap kehilangan anaknya, aku masih tak mengerti mau bagaimana, sementara ini yang jelas perutku keroncongan karena belum diisi sejak semalam pindah ke pengungsian, entah kapan bantuan akan datang tapi baiklah!!!  hidup mesti terus berjalan waktu tak bisa menunggu, harapan masih ada, aku hanya perlu lakukan yang aku bisa. Tiba-tiba semangat hidupku kembali menyala.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya..ya..ya..jika sudah begitu mestinya tak ada alasan untuk sombong, dan manusia memang tak punya cukup alasan untuk melakukannya. Harta,  tahta, kepintaran, kedudukan dan aksesoris dunia lainya bukan sesuatu  yang layak disombongkan, semua itu hanya titipan semata, amanah dari Rabb semesta alam, apakah kita mampu menggunakannya dengan baik atau tidak.. kini, Dia mengambil kembali apa-apa yang Dia titipkan kepada kita, lalu memangnya kita bisa apa, kita hanya perlu ikhlas, pasrah dan tawakal adanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Betul kata pepatah, dunia mestinya di taruh di tangan jangan di hati, dimana kehilangannya tak mesti merasa hampa, dan sesuatu yang kini kita anggap bencana, membuat luka dan derita siapa tahu itu wujud kasih sayang-Nya yang tak terkira.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Tiba..tiba.. seseorang memanggilku dengan suara sangat keras <em>“Zeeeeet!!!!!!!!!!!!, </em>gendang telingaku terasa ingin pecah. bumi kembali bergetar aku sungguh takut, tanah tempatku berpijak tiba-tiba terbelah dan aku ada di pinggir patahan itu, keseimbanganku hilang…aku..aku..pasti terjatuh “ Aaaaaa….”</p>
<p style="text-align: justify;">“Gubrak..….., aduh.. kepalaku agak berdenyut saat kubuka mata.. ..dan Oh Tuhan, sahabatku Cathleya berdiri di depanku, kucubit diriku, Aw!! sakit , kali ini bukan mimpi rupanya.</p>
<p style="text-align: justify;">“ Mimpi apa Zet hingga jatuh begitu..aku baru saja datang melihat kamarmu yang seperti kapalku  <strong>Chalif</strong> saat sedang perbaikan, layar yang masih online dgn semua jendelanya tentang berita gempa di bumi tanah kelahiranmu, dan buku-buku itu berserakan dimana-mana, Ah Zet kau tidak berubah ya, masih suka berantakan seperti biasanya”</p>
<p style="text-align: justify;">“ Oh Cathy..aku tak bermimpi, kau kesini tanpa memberitahuku terlebih dahulu, ini kejutan menyenangkan di tengah duka yang kurasakan”</p>
<p style="text-align: justify;">“Well, itulah gunanya sahabat, ingin meyakinkan jika dirimu baik-baik saja Zet”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">*Zet and Cathy berpelukan*</p>
<p style="text-align: center;">-tamat-</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artisahabat</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/08/artisahabat.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/08/artisahabat.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 16:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[nilai persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Queen]]></category>
		<category><![CDATA[Rochard Exley]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat sejati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat itu apa ya, mungkin sahabat itu adalah seseorang  yang di percayai, diyakini ga bakalan hianatin, yang dikasih kepercayaan untuk pegang rahasia-rahasia kecil kita misalnya, seseorang yang tanpa sungkan kita bisa marah, negur,  becanda, bisa &#8220;caci maki&#8221;  :P  ngertiin suasana hati kita dalam artian ga perlu banyak nanya tapi dia mampu kasih respon yang tepat [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Sahabat</strong> itu apa ya, mungkin sahabat itu adalah seseorang  yang di percayai, diyakini ga bakalan hianatin, yang dikasih kepercayaan untuk pegang rahasia-rahasia kecil kita misalnya, seseorang yang tanpa sungkan kita bisa marah, negur,  becanda, bisa &#8220;caci maki&#8221;  :P  ngertiin suasana hati kita dalam artian ga perlu banyak nanya tapi dia mampu kasih respon yang tepat saat kita memperlihatkan sikap tertentu pun sebaliknya.</p>
<p style="text-align: justify;">He..he.. terlalu banyak ya kriterianya, tapi gw rasa pada dasarnya kita selalu cari  <em>&#8220;sekutu&#8221;</em> untuk berkelompok dengan orang-orang yang memilki kemiripan sifat atau karakter kali ya, jd saat proses menjalin persahabatan ini berjalan, seleksi alam berlaku, automatically saat orang yang kita rasakan ga pas dengan hati kita ya terabaikan dengan sendirinya *ini bentuk keegoisan bukan?*</p>
<p style="text-align: justify;">Somehow<span id="more-220"></span>, sahabat itu mungkin ga selalu orang yang harus deket secara fisik, kadangkala meski jarang kontak atau terpisah jarak ga berarti  menunjukkan bahwa persahabatan itu ga erat, ini gw rasakan betul dari pengalaman persahabatan yg dijalani sekarang, yang jelas semuanya kek dirasakan di hati, well mgkn karena itu pula mencari sahabat atau menjadi sahabat seperti itu adalah hal yang tak terkategori mudah keknyamah.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap bentuk interaksi apapun layaknya sebuah benda tentunya harus memiliki nilai, dari buku yang gw baca,  <strong>nilai persahabatan</strong> sebenarnya dilihat dari ketulusan hati dan kesediaan mau berkorban bagi orang lain. Duh hari gini susah kali ya mencari sahabat dalam suka dan duka, maksudku  bisa saja tiap orang punya motif tertentu dalam hubungan persahabatan entah itu ada harapan-harapan yang sifatnya pamrih untuk jangka panjang di masa depan. Padahal persahabatan sejati tidak melihat hasil dan buah dari persahabatan tersebut namun kedua belah pihak menikmati proses yang terjadi sebagai bagian dari tugas kehidupan begitu menurut referensi yang gw baca.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify"><strong>&#8220;Sahabat sejati </strong>adalah orang yang mau mendengar dan mengerti ketika anda mengungkapkan perasaan anda yang paling dalam. Ia mendukung ketika anda tengah berjuang, Ia menegur dengan penuh kasih ketika anda berbuat salah, dan memaafkan ketika anda gagal. Sahabat sejati melecut anda untuk pertumbuhan pribadi, mendorong anda memaksimalkan potensi anda sepenuhnya. Adapun yang paling menakjubkan, ia merayakan keberhasilan anda seolah-olah keberhasilannya sendiri&#8221; (Richard Exley, 2002)</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Friends will be friends, When you&#8217;re in need of love they give you care and attention, Friends will be friends, When you&#8217;re through with life and all hope is lost, Hold out your hand cos friends will be friends right till the end&#8221;  (Deacon &amp; Mercury: &#8220;Queen:1986)</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify">Eniwei  &#8221;Sahabat sejati adalah sunyi (Nenyok, 2009)&#8221;  *so&#8217; gaya mode on* <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify">


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/08/artisahabat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:34:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[astronomy]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[ISS]]></category>
		<category><![CDATA[letter]]></category>
		<category><![CDATA[russia]]></category>
		<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[soyuz]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Zet, Lihatlah dunia dari berbagai sisi dan hatimu yang seperti cermin jangan lupa untuk selalu kau bawa serta 
Maaf  Zet, aku baru sempat membalas surat &#8211; suratmu tentu, tentu aku membacanya dengan seksama, tak terlewatkan satu huruf bahkan titik pun meski tak selayak Tuhan yang mustahil melewatkan pandangan dari makhluk-mahkluk-Nya bahkan dari helai demi  [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-cathleya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Cathleya'>Surat untuk Cathleya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/junks-space.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Junks Space'>Junks Space</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><span style="color: #ff6600;"><em>Zet, Lihatlah dunia dari berbagai sisi dan hatimu yang seperti cermin jangan lupa untuk selalu kau bawa serta </em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Maaf  Zet, aku baru sempat membalas <a href="http://nenyok.com/2009/04/surat-untuk-cathleya.html">surat</a><a href="http://nenyok.com/2009/04/surat-untuk-cathleya.html"></a> &#8211; <a href="http://nenyok.com/2009/04/waterfall.html">suratmu</a> tentu, tentu aku membacanya dengan seksama, tak terlewatkan satu huruf bahkan titik pun meski tak selayak Tuhan yang mustahil melewatkan pandangan dari makhluk-mahkluk-Nya bahkan dari helai demi  helai daun yang berguguran dari pohon yang sedang meranggas di musim gugur diselimuti kabut pagi hari dan senyuman sang embun.</p>
<p style="text-align: justify;">Zet, jika saja berkenan ku ibaratkan, dirimu yang kelu, dirimu yang sedang merasa sendu tak ubahnya seperti pohon yang ditinggalkan daun-daunnya, meranggas di musim gugur, tapi kau tahu apa yang terjadi kemudian Zet, saat musim semi tiba semuanya akan kembali  semula, pucuk-pucuk mungil hijau daun bermunculan, bunga bermekaran menyongsong matahari dengan sumringah, alam seakan dilahirkan kembali penuh dengan warna dan pelangi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentang NeoTsar? Yah aku tahu, kau bersedih saat mengingatnya, tapi pernahkah kau tanya hatimu, kenapa, Kenapa harus NeoTsar, jujur saja aku agak kaget dengan penjelasanmu, kukira tak ada yang berbeda diantara kalian, ternyata perasaan sepi atau sakitmu barangkali membawa jalan dan melarutkan pemiliknya kepada hal-hal yang tak terduga dan menyenangkan sekaligus menggelisahkan yang kau sebut dengan cinta, begitu bukan Zet?</p>
<p style="text-align: justify;">Namun apapun yang telah terjadi antara dirimu dan NeoTsar, apapun keputusan yang kau buat tentang layak tidaknya NeoTsar di sisimu dan akhirnya nuranimu sampai pada keputusan memilih untuk meninggalkananya sebagai bentuk kepantasan hubungan yang kau inginkan, aku setuju Zet, sangat setuju, bagaimanapun perihnya yang kau rasakan karena perpisahan itu, bagaimanapun manisnya kenangan yang kalian lalui bersama tapi sekali lagi menjauhinya adalah pilihan pantas dan layak, dan disitulah justru ketulusan hatimu yang bicara, itulah ketulusan yang sebenarnya atas rasa sayang yang kalian saling miliki.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa kau bingung Zet?<span id="more-66"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993366;"><em><span style="color: #000000;">Baik-baiklah, mari kita bicara tentang ketulusan ya Zet, ini penting, penting sekali, Oh ya semalam aku baca tentang ini dan sangat aku ingin bagi denganmu apa yang kufahami, semoga kau tak keberatan ya Zet.</span></em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Zet, aku mengerti kau sangat tulus menyayangi NeoTsar bahkan ku yakin begitupun sebaliknya dengan NeoTsar, aku yakin itu, kalau tidak mengapa kalian bisa berhubungan melampaui hitungan bulan, namun jauh di relung hatimu Zet, jauh dalam lubuk hatimu, dalam nuranimu kau sadar ketulusan atas nama cinta yang kau bangun dengan NeoTsar adalah rapuh, bahkan kaupun bingung untuk apa dan tujuan apa ketulusan yang kau berikan untuk Neo dengan cara yang kau laukan selama ini. Jangan katakan aku salah menduga Zet.</p>
<p style="text-align: justify;">Zet, sahabat Mars-ku, perasaan tulus saja tak akan cukup, masih banyak soal lain, apakah ketulusan itu akan membuatmu terhina atau tidak, apakah ketulusan itu menjadi titik awal dedikasi dan penghambaan kita kepada Alloh untuk memperbaiki amal kita setiap harinya, atau sebaliknya, ia menjadi awal untuk mengelabui banyak hal dalam hidup ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Zet kawan kecilku, saat aku bercermin, aku sadar tak ada yang lebih tulus dari cermin, tempat kita berkaca, ia diam namun selalu bicara dalam puncak kejujurannya tanpa memberitahu, bila aku rapih, wajahku ceria, maka cermin akan menampakkan demikian, pun saat ku berantakan, sembab, layu atau sedih maka begitu juga potret diri yang ia tampakkan. Itulah cermin Zet, ketulusannya sempurna, apa yang dia lihat dari kita tak pernah ia simpan, jelek atau baik tampilan kita, bila kita telah pergi, ia bahkan tak menyimpan bayangan wajah kita di dalam dirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi Zet ketulusan cermin adalah kerja dari nurani kita yang tak kan pernah mampu berdusta, namun akal, pikiran, nafsu dan godaan lainya yang seringkali menolak kejujuran nurani, ya persis seperti persepsi tentanag wajah kita di cermin, kita bisa saja saat bercermin merasa hebat, merasa cantik, merasa apa saja karena soal perasaan cermin tak mampu mengintervensi, terserah kita, kita bisa merasa seperti itu tapi sekali lagi apa yang dikatakan cermin hanya akan apa adanya seperti benar-benar adanya. Maka saat kau memberi cermin tentang hubunganmu dengan NeoTsar, tentang segala apa yang telah kau berikan untuk NeoTsar dan yang diberikan NeoTsar untukmu, maka yang kau merasakan bahwa itu perasaan tulus, lahir karena kecintaan dari hatimu yang paling dalam namun pada akhirnya tak lebih dari terhasilkannya perbuatan yang justru bisa menghinakan dirimu, jiwamu tak bisa kau kelabui Zet, tak bisa kau manipulasi saat cermin berkata bahwa jalinan antar kau dan NeoTsar, apa yang kalian saling berikan seperti menggenggam bara api, berada di luar jalur, its like cross the line, In One side kau mereguk banyak keindahan dengannya tapi in the other side hati nuranimu yang terbersih mengingkarinya karena itulah mengapa hubunganmu denga NeoTsar diliputi kegelisahan, pun aku yakin dengan NeoTsar.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu Zet soal ini tak hanya berlaku soal cinta, seringkali dalam kehidupan nyata banyak orang yang berusaha memanipulasi jiwanya dengan kata ketulusan untuk hal-hal atau aktivitas-aktivitas bahkan pekerjaan yang sebernya dilarang dan tidak dibenarkan. Nah yang kau alami adalah jiwamu terkelabui dengan kata tulus untuk hubunganmu yang sebenarnya tak semestinya dengan NeoTsar, karena itulah yang aku bilang rasa tulus saja tak akan cukup menjadi bekalmu dalam mengarungi kehidupan, namun nurani harus bekerja untuk mengatakan itu baik atau buruk, salah atau benar jangan justru memanipulasi ketulusan itu sendiri, yang membuat kita terhina karena itu adalah tindakan kerdil dan tak akan mendatangkan kemuliaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ah Zet, maafkan aku yang  banyak berkata-kata, sekan seolah-olah mengguruimu, tidak Zet aku tak bermaksud demikian, aku peduli padamu karena kau sahabatku dan hanya ini yang mampu kulakukan, jika aku bisa berpanjang lebar mensihatimu bukan berarti aku lebih baik darimu, tidak Zet, kalkulasi dan penilaian itu hanyalah hak Tuhan semata, tapi satu hal, aku faham mungkin kau akan perlu waktu melalui semua ini, menjalani proses ini dari detik ke detik menata hati, rasa dan lakumu di segala aspek hidupmu dan tentu yang terpenting adalah progress yang lebih baik lagi dalam setia langkahnya, karena kita tidak ingin celaka bukan?, saat hari ini ternyata lebih buruk dari hari kemarin, Astaghfirullah.</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm.. hey!!  bukankah kau bilang Tristan sangat menyayangimu, ya meski dia pernah membuatmu sangat perih, kukira tak ada salahnya kau kembali padanya, kau hanya mesti agak berusaha keras untuk memaafkannya, hargailah ketulusannya, ingatlah segala kebaikannya dan dengan itu kaupun akan cepat melupakan kenangan akan NeoTsar, bagaimana usul yang bagus bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Zet, coba lihat dan tatap dunia dari sisi yang lain, maka hidup akan memberikan banyak hal untukmu, kurasa kau mampu menjadi pohon yang akan merasa sangat bahagia saat daun-daun hijau dan segar melingkupinya, seperti dilahirkan kembali di musim semi yang indah. Bersabarlah melalui itu, aku yakin akan tiba saatnya semua berubah menjadi lebih baik dimana segala rasa dan laku bermuara pada kebenaran dari nurani.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya sampai aku lupa menceritakan keadaanku, aku baik-baik saja Zet, sekarang lagi sibuk dengan persiapan misiku mengecek sampah antariksa di orbit bumi, semua masih dalam tahap persiapan, kau pasti sudah mendengar berita bahwa kamis 12 Maret 2009 waktu bumi yang lalu, nyaris saja saja bongkahan sampah antariksa menghantam bagian depan stasiun antariksa internasional (ISS) milik USA  dan pakar mereka memperkirakan masih banyak serpihan antariksa yang akan menghampiri ISS di masa depan, tentu saja Zet seperti yang pernah kuceritakan <a href="http://nenyok.com/2009/04/junks-space.html">sampah antariksa semakin banyak dan padat hingga potensi benturan atau tabrakan satelit dan semacamnya sangat besar</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan pada saat krisis itu berlangsung,para awak bumi masih sempat punya waktu kurang dari satu jam memberi tahu awak astronot  ISS untuk mencari perlindungan dalam sebuah kapsul Rusia yang diparkir di stasiun tersebut, tentu saja tindakan itu dilakukan untuk berjaga-jaga jika pecahan sampah antariksa menabrak ISS. Ya soalnya jika sampah itu menghantam sementara mereka masih berada di bagian utama ISS, para astronot hanya punya waktu 10 menit untuk menyelamatkan diri, begitu kata kendali misi di bumi. Karene sebuah lubang di badan stasiun antariksa berarti hilangnya udara dan tekanan yang mengakibatkan hilangnya nyawa siapa pun di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan kau tahu Zet para awak dengan cepat mengungsi ke kapsul soyuz milik rusia sampai-sampai  mereka lupa membawa buku manual instruksi ketika memasuki kapsul. Di dalam Soyuz, mereka menunggu selama 10 menit, siap untuk kembali ke bumi jika benturan hebat itu terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku melihatnya dengan jelas Zet aku yakin para pakar puing antariksa di bumi dicekam kekhawatiran. Pasti mereka mengawasinya dengan napas tertahan, dan salah satu ilmuwan serpihan antariksa badan antariksa Amerika Serikat (NASA) Mark Matney sampai mengatakan &#8220;Kami tidak tahu apa yang akan terjadi.&#8221; . Yah begitupun aku Zet hanya mampu melihat dan mengawasi dengan napas tertahan pula dan berdoa semoga mereka selamat.</p>
<p style="text-align: justify;">Untungnya serpihan itu meleset, aku dan bahkan ilmuwan di bumi juga tidak mengetahui sama sekali berapa banyak dan mungkin tak pernah bisa memastikan jaraknya dengan ISS. Ya bisa jadi serpihan itu mungkin hanya ratusan puluhan meter atau beberapa kilometer.</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm..sangat berisiko hidup di antariksa, apalagi peristiwa ini hanya sebulan setelah <a href="http://nenyok.com/2009/04/junks-space.html">tabrakan dua satelit di orbit</a> yang dampaknya hanya menambahkan ratusan puing ke sabuk sampah antariksa di orbit bumi. Dan artinya pekerjaanku makin berat  Zet, tapi aku sangat menikmatinya karena memang menyukainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yah tentang ini akan kuceritakan lain kali ya Zet, semoga mata minusmu tak pegal membacanya, ah jangan lupa, manage waktumu untuk online di depan monitor, meskipun aku tahu itu adalah keasyikan yang tiada tara untuk dirimu.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya kudengar di Mars ditemukan metana? Coba ceritakkan untuku Zet!!</p>
<p style="text-align: justify;">Okay Zet sebentar lagi pagi, aku kira demikianlah dulu yang bisa aku sampaikan padamu, aku hanya berharap sahabat terbaiku bisa menjadi lebih ceria dan bahagia di masa depan. Amin</p>
<p style="text-align: justify;">Warm Regards,</p>
<p style="text-align: justify;">-Ur true friend-</p>
<p style="text-align: justify;">-Cathleya-</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Source:<br />
Tempointeraktif<br />
Hidup Tak mengenal Siaran Tunda (A. Zairofi AM)</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-cathleya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Cathleya'>Surat untuk Cathleya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/junks-space.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Junks Space'>Junks Space</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>First Time</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/04/first-time.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/04/first-time.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 18:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[trims]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Berbincang itu menyenangkan bahkan meski lewat tulisan, trusting me!!&#8221;
Welcome to my (other) corner. This is my first post.  Hurray iam so glad here, finaly i have my own &#8220;home&#8221; , Thanks ya Bro, well you are the best he..he..  
You know, the weather outside is so bright, hmm sunny day, with my black tea [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="bloging" src="http://www.thestreet.com/tsc/v2008/photos/all-pics/technology/computer-paper-front-offlead.jpg" alt="" width="190" height="168" /><em><span style="color: #ff0000;">&#8220;Berbincang itu menyenangkan bahkan meski lewat tulisan, trusting me!!&#8221;</span></em></p>
<p style="text-align: left;">Welcome to my (other) corner. This is my first post.  Hurray iam so glad here, finaly i have my own <em>&#8220;home&#8221; </em>, Thanks ya Bro, well you are the best he..he.. <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">You know, the weather outside is so bright, hmm sunny day, with my black tea here,  my breakfast, online computer, perfect combination isnt it?</p>
<p style="text-align: justify;">Cmon..lets  face tomorrow with smiling&#8230;. Oh world..I Love myself&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Keep Spirit!!!</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/04/first-time.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
