<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; cinta</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/cinta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Leo..</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 23:13:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Birthday]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[Sudah bagaimanakah aku dengan perjalananku sejauh ini? itulah pertanyaan yang menggelayut di benakku saat bangun tidur dini hari tadi. hmm..aku tak mampu mengukur itu semua, namun bisa merasakannya, aku kira aku belum melakukan apa-apa untukNYA tapi justru tak terukur banyak hal yang kulakukan yang membuatku merasa belum pantas menyandang predikat insan bertakwa. Rabb hanya kepadaMU [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sudah bagaimanakah aku dengan perjalananku sejauh ini? itulah pertanyaan yang menggelayut di benakku saat bangun tidur dini hari tadi. hmm..aku tak mampu mengukur itu semua, namun bisa merasakannya, aku kira aku belum melakukan apa-apa untukNYA tapi justru tak terukur banyak hal yang kulakukan yang membuatku merasa belum pantas menyandang predikat insan bertakwa. Rabb hanya kepadaMU aku berlindung hanya kepada ENGKAU segalaku dikembalikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini dan bahkan hingga akhir waktu..hanya sekelumit doa yang kupanjatkan, tak perlu perayaan, tak perlu bingkisan, tak perlu gebyar, hanya ingin bisa berserah padaMU,  Sang Khalik yang nafasku dalam genggamanNya. Lamat-lamat di neokorteks ku mengalun  &#8221;Cermin Tak Pernah Berdusta&#8221; by Syafix</p>
<p style="text-align: right;"><em>Cermin yang biasa kupandangi di setiap hari<br />
Sekali lagi membiaskan bayangan diri<br />
Wajah ini mata ini tempat sgala rasa bermula<br />
Kan indahkah akhir sgala kita</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Apakah diriku ini kan bercahaya bersinar di syurgaMu menatap penuh rindu<br />
Ataukah diriku ini kan hangus legam terbakar dalam nyala di neraka membara<br />
Sungguh berbeda yang nampak dan yang tersembunyi, hanya kepalsuan menipu, topeng belaka<br />
Jiwa ini tubuh ini hati yang merajai diri tlah bersalah hambaMu melangkah<br />
Cermin tak pernah berdusta, yang indah topeng semata, Ya Allah aku mutlak tertipu<br />
Ampuni hambu sebelum akhir waktu</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Kemanakah diriku ini berakhir di surga atau di nerakaMu<br />
Aku takkan mampu, ampuni hamba sebelum akhir waktu</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholeh; dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian.” (Qs. Asy-Syu’ara: 83-84)</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>“Barang siapa yang berkeinginan diperpanjang umurnya serta di luaskan, maka hendaknya ia bershilaturrahmi.” (al-Hadits).</strong></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Ya Allah Ya Rabb, Ramadhan pagi ini aku meminta padaMU banyak, sangat banyak!! aku tahu Engkau akan membolehkannya, ENGKAU tidak keberatan jika aku begitu bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Amin&#8230; ya Rabbal Alamin..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><strong><br />
</strong></em>
</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong><br />
</strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 23:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Salam Zet di Mars..
Di telingaku sedang mengalun-alun nasyidnya Hawari yang berjudul &#8221; Janji&#8221;, heh mungkin ini awal baik untuk aku menyukai nasyid, selain musik semacam Joe Satch yang membuatku bisa bekerja dengan konsentrasi saat mendengarkannya,  jangan!!  dan sekali-kali tidak, tentang menyukai nasyid tidak mencerminkan apa-apa tidak menunjukan bahwa aku tampak lebih alim, musik adalah musik, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Salam Zet di Mars..</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di telingaku sedang mengalun-alun nasyidnya <strong>Hawari</strong> yang berjudul &#8221; J<strong>anji&#8221;</strong>, heh mungkin ini awal baik untuk aku menyukai nasyid, selain musik semacam Joe Satch yang membuatku bisa bekerja dengan konsentrasi saat mendengarkannya,  jangan!!  dan sekali-kali tidak, tentang menyukai nasyid tidak mencerminkan apa-apa tidak menunjukan bahwa aku tampak lebih alim, musik adalah musik, musik adalah apakah kau terlalu terhanyut di dalamnya hingga waktu terbuang percuma karena seharian telingamu hanya terisi alunan melodi semacam itu dan membuat lamunanmu menerawang kemana-mana atau hanya dijadikan hiburan sesaat memenuhi kebutuhanmu jiwamu, memperhalus perasaanmu, ah tapi lirik plus melodi dalam sebuah musik toh mampu mempengaruhimu suasana hatimu kadang, jadi kalau begitu sebenarnya musik bukan sekedar musik ya.. *ga usah ribet memahaminya ya Zet* <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Sudahlah, tak usah di bahas terlalu panjang, tidak terlihat penting, aku tahu Zet, perasaanmu sedang gundah, pasti tentang Neo kan? jangan terlalu sentimentil, jangan terlalu banyak berpraduga, sebuah peribahasa mengungkapkan lain padang lain ilalang, lain lubuk lain ikannya, itulah kau dan Neo, nothing Zet, as i say..Nothing!!!! cuma membuatmu seperti berdarah-darah kan? Neo..Neo.. dan Neo..apa dan siapa dia bisa membuatmu bukan seperti dirimu, lupakan saja!!!.  Aku tahu aku kejam mengatakan ini, tapi senyatanya memang yang aku katakan benar bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Bagus!! jadi selama beberapa bulan ini sudah kau baca berapa buku? ya aku tahu kau tak pernah melewatkan karya yang aku minta kau membacanya.  Okay, <em><strong>Galaksi Kinanti karya Tasaro GK,</strong></em> yang aku ingin kau membacanya, pasti membuat air matamu berderai-derai, Ah Zet kau ini, tak berubah tetap saja cengeng, kamu cuek dengan keadaan sekitar tapi bisa berderai-derai melihat adegan Maruko-Chanyang sedang menangis meinta maaf kepada ibunya atau tiba-tiba menangis hanya karena teringat sebuah kenangan..kenangan yang biasanya menyakitkanmu, kenangan yang ingin kau mengatakan kepada sayatan lukanya agar tak lagi membuatmu perih, kenangan yang katamu hanya bisa terhapus jika kau amnesia permanen, lebay Zet..sungguh lebay.. <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  *aku tak bermaksud menertawakanmu*</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah ya Zet, jangan menghanyutkan diri seperti itu, ada orang yang mencintaimu dan takut kehilanganmu sangat, jadi kenapa kau serahkan hatimu pada hal yang justru menyakitkan hatimu, ku yakinkan padamu, yang sakit itu bukan hanya kamu Zet tapi pun Neo hanya saja Neo dengandan punya caranya sendiri, (cara yang kenapa kau tak berusaha untuk mengerti) untuk membuat dirinya baik-baik saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu kenapa kaupun tidak memilih untuk baik-baik saja, apapun sebuah kenangan akan pasti hanya akan menjadi masa lalu pada akhirnya jadi kenapa kenangan itu di masa kini jadi membunuhmu, biarkan saja tersimpan di hatimu, kau tahu apa yang Pakde Romo bilang?</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Jika masa lalu hanya sekedar menjadi masa lalu, kita tak akan pernah belajar dari padanya,masa lalu adalah karunia, selama ia membuat kita menjadi lebih baik kemudiannya  <a href="http://selagibisa.blogspot.com/">(Pakde Romo, 2010)</a></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jadi Zet, bagaimana Shaum ramadhan mu di Mars sana, keep smiling ya, tetap ceria, oh ya baiknya kau main basket di malam minggu nanti, badan ringkihmu perlu berkeringat, tak perlu menunggu purnama untuk beritual dengan &#8220;SPALDING&#8221; -mu. Aku akan melihatmu dan menemanimu di kejauhan diantara kerlip bintang, diantara gugusan bintang dan banyak cinta untukmu sahabatku sejiwa, Oh ya aku tahu, kau kemarin tak melihat <a href="http://www.nenyok.com/2009/08/perseid-makeawish.html">meteor Shower dari rasi Peurseus kan? Perseid</a> yang adalah kawanmu Leo-mu di agustus ini. Yah kau ketiduran lagi rupanya, tak apa, semoga Rabb kita memberikan kesempatan kita jelang masa depan, dan kita akan lihat warna dunia yang harus berbeda dan berubah lebih baik tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setuju Zet??, ini kuhadiahkan lirik nasyid <strong>Janji</strong> untukmu, aku tahu kau pasti menyukainya, keep your mind babe!!!</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Suburkan hati kita dengan cinta yang murni, gemburkan jiwa kita dengan kasih dan sayang, ikrarkan kesetiaan di dalam hidup kita, selaras dan sefaham tanamkan dalam diri. Semua manusia dicipta sama, tiada berbeda sesama kita, tua dan muda tak jadi soal, miskin dan kaya tak jadi masalah. Kita hanyalah butiran debu, tiada kekuatan, engkau dan aku saling perlukan, jangan dirusak ego dan nafsu, Jadikan cinta ikatan hati, kasih dan sayang penghibur jiwa, meniti hidup indah, ikrarkan dalam ridho-Nya, ikrak cinta, ikrar kasih sayang.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: right;"><em><strong><span style="color: #0000ff;">Yang mengasihimu, cermin dirimu</span></strong></em></p>
<p style="text-align: right;"><strong><span style="color: #0000ff;"><br />
</span></strong>
</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong><span style="color: #0000ff;">-cathleya-</span></strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika&#8230;</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/08/jika.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/08/jika.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 05:50:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa
Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.
 

Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa tak dinikmati saja,
Sedangkan ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.
 

Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
Sedang ketabahan dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa tak dinikmati saja,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedangkan ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang ketabahan dan kesabaran lebih utama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalau kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang taubat itu lebih utama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti ingin di kukuhi sendiri,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang kedermawanan justru akan melipat gandakan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah Kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti membusungkan dada dan membuat kerusakan di dunia,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang berbagi akan membuatnya INDAH</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Jikalah hidup ini sementara, dan akan sirna pada akhirnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Maka mengapa kita tidak <strong>mengenal </strong>Dzat yang Wajib Wujudnya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">yaitu Allah ajja wajalla</span><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Sedang begitu Mati yang sekali </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Kembali kepada yang KEKAL nan ABADI, SUCI dan meliputi semua hambanya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Mati yang selamat kembali kepada Allah </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Itu yang menjadi dambaan dan cita-cita hamba yang alfakir, bodoh, penuh dengan dosa dan kesalahan kita tidak tahu dan tidak bisa apa-apa selain hidayah pertolongan Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"><span style="font-size: 12.0pt; font-family: BatangChe; mso-bidi-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: IN;">Tebarkan senyum&#8230;, Ukir Simpati&#8230;, Lebarkan tangan&#8230;., Bukalah kata Maaf dalam Hati Nurani</span></p>
<p>Source:  My Mailbox (diedit seperlunya)</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/08/jika.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhanku kah?</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 01:56:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=473</guid>
		<description><![CDATA[
“Dari Abu Hurairah: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam naik mimbar lalu bersabda: ‘Amin, Amin, Amin’. Para sahabat bertanya : “Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?” Kemudian beliau bersabda, “Baru saja Jibril berkata kepadaku: ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’, maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Leo..'>Leo..</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“Dari Abu Hurairah: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam naik mimbar lalu bersabda: ‘Amin, Amin, Amin’. Para sahabat bertanya : “Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?” Kemudian beliau bersabda, “Baru saja Jibril berkata kepadaku: ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’, maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun tidak membuatnya masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua)’, maka aku berkata: ‘Amin’. Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Allah melaknat seorang hamba yang tidak bershalawat ketika disebut namamu’, maka kukatakan, ‘Amin”.” Al A’zhami berkata: “Sanad hadits ini jayyid”.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Ramadhan yang aku jujur aku  mengatakan, mungkin tak cukup kumiliki pemahamannya bahwasannya bulan suci ini bulan yang sangat luar biasa, pemahaman yang semestinya dapat merasuki kalbu, mendarah daging dan jadi bagian dari aliran darahku, Ah aku tahu aku payah memang, begitulah! hingga ketika aku mengatakan aku gembira aku tak belum dapat mengukur seberapa kegembiraan ini kurasa, tapi aku menyadari ramadhan yang tlah kulewati tak pernah seperti yang kuharapkan dalam hatiku, nyatanya aku terkadang tak mampu merasa sungguh-sungguh dan menikmati suasananya. Ampuni aku mengatakan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasa syukur yang aku memang layak dan wajib melakukannya, hingga hari ini harapku jelang ramadhan semoga ada di genggaman, banyak yang ingin kutebus dari waktuku yang terbuang di masa silam.  Banyak yang kudapat dari ramadhan ke ramadhan namun tak jua cukup apa yang kuberikan untuk-Mu ya Rabb.. Ampuni aku lagi mengatakan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya Rabb &#8230;.sungguh aku tak ingin termasuk kepada golongan yang karenanya Engkau memberi laknat kepada mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Leo..'>Leo..</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan Sebenar-Sebenar Hati</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/06/bukan-sebenar-sebenar-hati.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/06/bukan-sebenar-sebenar-hati.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 04:33:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[letter]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Entah mengapa aku mencarimu,
bahkan entah dari mana aku tiba-tiba tahu rumahmu dan mengunjungimu,
dan kau ada disitu, berdiri mematung seakan bisa baca hatiku
Gurat wajah jerihmu, senyum kecilmu menghiasi kerling matamu yang tersenyum penuh arti
Siapa yang tak tersipu dilihat seperti itu, aku menunduk malu tak mengerti bagaimana berlaku
Hingga akhirnya memilih berlalu dari hadapanmu..
Kisah ini..
Seperti sebuah dongeng seorang [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah mengapa aku mencarimu,</p>
<p>bahkan entah dari mana aku tiba-tiba tahu rumahmu dan mengunjungimu,</p>
<p>dan kau ada disitu, berdiri mematung seakan bisa baca hatiku</p>
<p>Gurat wajah jerihmu, senyum kecilmu menghiasi kerling matamu yang tersenyum penuh arti</p>
<p>Siapa yang tak tersipu dilihat seperti itu, aku menunduk malu tak mengerti bagaimana berlaku</p>
<p>Hingga akhirnya memilih berlalu dari hadapanmu..</p>
<p>Kisah ini..</p>
<p>Seperti sebuah dongeng seorang putri dan pangeran,  selalu dengan banyak awalan tanpa akhiran</p>
<p>Cerita yang tak urung usai memenami malam memeluk temaram</p>
<p>Kau yang telah pergi tanpa permisi, mempermainkan sepotong hati</p>
<p>hatiku yang kata <em>Penyair Sapardi </em>adalah  &#8221;Hatiku Selembar Daun&#8221;</p>
<p>Musikalisasi puisi yang akhir-akhir sering berdengung di alam bawah sadarku..</p>
<p>Menemani sepiku yang kosong tanpa renyah tawamu..</p>
<p>Sepinya sepotong hati..</p>
<p>Jangan khawatir , jika kau baca ini, tak lebih dari serupa puisi</p>
<p>Anggap saja mimpi, bukan sebenar-benar hati</p>
<p>Ah sudahlah, ada yang sudah membuat pilihan..</p>
<p>Pilihan untuk bersembunyi di balik awan&#8230;</p>
<p>Padahal aku tahu awan akan tiada berganti hujan..</p>
<p>Jadi kuyakinkan dia akan kembali (lagi)</p>
<p>Fin..</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/06/bukan-sebenar-sebenar-hati.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyumlah..!!</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 23:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mother]]></category>
		<category><![CDATA[SEAMO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa detik lalu kubuka jendela..hmm spertinya pagi ini &#8211; dan semoga hari ini tentu saja- hari kembali cerah..matahari menyinari bumi dengan sempurna, memberikan hangat dan panasnya semampu yang dia punya.
Di playerku mengalun Mother by SEAMO,  jadi kangen My Mom yang jaraknya 200 km lebih di ujung dunia sana, kata-kata (in japanese) yang terdengar bersemangat [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa detik lalu kubuka jendela..hmm spertinya pagi ini &#8211; dan semoga hari ini tentu saja- hari kembali cerah..matahari menyinari bumi dengan sempurna, memberikan hangat dan panasnya semampu yang dia punya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di playerku mengalun Mother by SEAMO,  jadi kangen My Mom yang jaraknya 200 km lebih di ujung dunia sana, kata-kata (in japanese) yang terdengar bersemangat membuatku bersemangat juga mengetikan jari-jari ini di keyboard lappie kesayanganku, dengan secangkir coffee mocca menemaniku, owh what a normal life, alhamdulillah ya Rabb Engkau masih mengizinkan aku disini di bumimu.</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu ini masih tetep rush seperti biasanya, banyak PR yang mesti aku selesaikan, dan satu-satunya musuhku tentu saja apalagi kalau bukan kemalasan dan defaultku yang memang moody membuat semuanya berasa rumit. ah Tuhan kadang aku memikirkan sesuatu yang semestinya sangat tidak perlu aku pikirkan ya, masih juga ini bawaan sentimentil dan melankolis dalam dirimu he..he.. *ah terlalu banyak membuat alasan rupanya</p>
<p style="text-align: justify;">Ha..ha&#8230;ha..</p>
<p style="text-align: justify;">See, aku jelas bukan manusia sempurna, lebih suka menyebut diri binatang berakal yang banyak maunya,  ah tak apa kan? oh ya akhir-akhir ini ada beberapa orang yang membuat aku merasa tidak peduli (lagi) dengan mereka, aku memilih untuk cuek tapi sama sekali tidak membencinya, tidak..!!! sungguh tidak..aku tidak suka membenci orang, hanya saja jika hati ini dilukakan maka cukup sudah!!! berakhir saja semua..simpel kan, maaf untuk orang yang aku perlakukan begitu, tak ada setitik kebencian hanya saja, maaf jika aku jadi terlihat sangat datar saat bertemu kalian..itu perasaan yang automaticly terjadi jika aku merasa sangat terluka, karena aku masih tak mengerti salah aku apa, terhadap kalian,padahal kalian tahu aku lebih suka kalau kalian berkata di hadapanku jangan seperti &#8220;snake in grass&#8221;..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah lega rasanya akhirnya mengetahui mana yang layak dijadikan sahabat mana yang engga, salah aku sendiri yang gampang mempercayai orang padahal penampilan rupanya bisa menipu, so naif (aku maksudnya)</p>
<p style="text-align: justify;">Ah Hidup, hanya perjalanan sementara, raihlah apa yang ingin kuraih, mimpiku masih banyak dan tentu aku yakin i can reach it, karena aku tahu usahaku, doaku yang Allah Maha Mendengar tak akan melepaskan pandangan-Nya dari aku dengan satu syarat tentunya akupun tidak melepaskan hati dan jiwaku dari-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihlah hari dan hidupmu hanya untuk bahagia tinggalkan kekelaman masa lalu dan dendam yang melingkupi, terlalu pendek waktu berkelana di kefanaan ini, terlalu indah hidup ini jika hanya untuk kau memilihnya dalam keadaan duka..</p>
<p style="text-align: justify;">Suaz, my lovely outhere..tetep semangat ya!!! yakinlah Allah bersama kita, tak akan ada yang sia-sia apapun langkah kecil ini jika dilakukan dalam jalan dan hanya karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Anjing mengonggong biarlah tetap menggonggong apa ruginya buat kita, gonggongannya justru akan membuat kita lebih mawas diri dan waspada, dan kafilah kita akan berlalu dengan penuh semangat menuju masa depan lebih baik..</p>
<p style="text-align: justify;">Deal honey!!! &#8230;TERSENYUMLAH!!!!</p>
<p>Mwaaaaaaaahh&#8230;&#8230;</p>
<p>Ah lirik Mother by Seamo so cool gw posting aja ya&#8230; I luv this song so much&#8230;.much..much&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MOTHER by SEAMO&#8230;<br />
Japanese in Romaji lyrics</p>
<p style="text-align: justify;">Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?<br />
Saikin renraku shinakute gomen Boku wa nantoka yattemasu&#8230;<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute</p>
<p style="text-align: justify;">Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai<br />
Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji<br />
Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru<br />
Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu<br />
Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de<br />
Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi<br />
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika MotomenakattanoAnata yo<br />
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta<br />
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ashita asa shichi-ji ni okoshite&#8221; to itte<br />
Anata jikan doori ni okoshite kurete<br />
Shikashi Rifujin na boku wa<br />
Neboke nagara ni iu kotoba wa &#8220;Urusee!&#8221;<br />
Konna kurikaeshi no RUUTIN Iyana kao hitotsu sezu ni<br />
Anata Mainichi okoshite kureta<br />
Donna mezamashi yori atatakaku seikaku datta</p>
<p style="text-align: justify;">Sore de mo aru hi Gakkou wo ZURUyasumi &#8220;Ikitakunai&#8221; to ii<br />
FUton kara ichido mo denu boku mae ni Kao wo ryoute de ooikakushi<br />
Oogoe agete naita Boku mo kanashikute naita<br />
Sono toki boku wa &#8220;Nante baka na koto wo shitan da&#8221; to jibun semeta<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Kanshashitemasu My Mother<br />
Kodomo ni sakidattareru hodo Tsurai koto nante Kono yo ni nai no dakara<br />
Tatta ichi-byou de mo Anata yori nagaku ikiru koto Kore dake wa mamoru</p>
<p style="text-align: justify;">Kore dake wa&#8230;<br />
Anata no kodomo de yokatta Anata ga boku no haha de yokatta<br />
Itsu made mo kawaranai Zutto zutto kawaranai<br />
Boku wa anata no ikiutsushi dakara&#8230;<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai<br />
Zutto boku no haha de ite Zutto genki de ite<br />
Anata ni wa mada shigoto ga aru kara Boku no oyakoukou uketoru shigoto ga&#8230;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Klo dalam englishnya kurang lebih kek gini ya..</p>
<p>Lyrics: Naoki Takada</p>
<p>Music: Naoki Takada &amp; Shintaro “Growth” Izutsu</p>
<blockquote><p>Hi Mother, Dear Mother, how are you doing?<br />
Sorry I haven’t called recently, I’m getting by okay…<br />
*Your body is small and so are your hands<br />
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial<br />
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone<br />
I want to tell my kids about this love that supported me<br />
Even though I grow impatient when I’m near you<br />
When you’re far away from me I grow lonely</p>
<p>That’s who you are to me, you can cut through any problem and solve it<br />
And you have the most patience and toughness of anyone I know<br />
You would always be concerned over my well-being before your own<br />
Cooking, doing the laundry, cleaning, raising a child<br />
You even worked during your free time<br />
You would only require things from the lowest places</p>
<p>I didn’t understand even though it was so obvious<br />
It wasn’t until I started living by myself that I understood<br />
Whenever I think of how much you’ve accomplished<br />
And how hard it must have been, I feel like I can try my best today</p>
<p>(Repeat*)</p>
<p>I’d say, “Wake me up at seven a.m.”<br />
And you would wake me up right on time<br />
But I would be unfair to you<br />
And say the words “shut up” while I was still half-asleep<br />
This was the daily routine<br />
You never made one tired face<br />
And woke me up every day<br />
Warmer and more accurately than any alarm clock<br />
But then one day I skipped school and said, “I don’t wanna go”<br />
I wouldn’t leave my futon and you stood in front of me<br />
Hid your face with both hands and cried loudly<br />
I also felt sad and cried</p>
<p>At that time I blamed myself wondering, “How could I be so stupid?”<br />
Your body is small and so are your hands<br />
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial<br />
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone<br />
I give you thanks for this love that supported me, my mother<br />
I know there’s nothing more painful in the world</p>
<p>Than a parent burying their child<br />
So I’ll make sure it never happens<br />
Even if I only live one second longer than you<br />
I’ll make sure of it…<br />
I’m glad I’m your child<br />
I’m glad you’re my mother<br />
And that won’t ever change<br />
It won’t ever change for all time<br />
Because I am the very image of you…</p>
<p>(Repeat*)</p>
<p>Be my mother forever<br />
Be well forever<br />
You still have one more job left to do<br />
And that’s to accept your son’s love and respect for you…</p></blockquote>
<p>(Source: http://www.quartet4.net )</p>
<p>Well&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.tetap semangat!!!! tetap semangat untuk jaga semangat agar selalu bersemangat&#8230;dan keep istiqomah friends, apapun yang terjadi dunia dan sekitar tak mesti meruntuhkan semangat yang menyala dalam hatimu, trust me!!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 04:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[amal. muslim]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[kisah teladan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[
Rasulullah SAW bersabda &#8221; Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya, mereka bukan para nabi dan syuhada tapi para nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab : Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untitled'>Untitled</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah SAW bersabda &#8221; Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya, mereka bukan para nabi dan syuhada tapi para nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab : Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah dan saling berkunjung karena Allah. (HR Tirmidzi)</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Gumaman pertama.. Subhanalloh, persahabatan yang indah, persaudaraan yang ber-ruh penuh makna dan arti, seperti sesuatu hubungan tanpa syarat hanya saling mengasihi karena Allah. Adakah seperti itu, tentu ada tapi jadi barang dan hal langka di jaman jahiliyah modern saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Coba kita simak kisah manusia-manusia langit berikut, kisah-kisah indah, kisah cinta yang terselip di gersangnya jazirah arab, kisah yang meletakkan cinta pada ukhuwwah dan penghambaan pada sang pemilik cinta Allah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Salman alfarisy, sang pahlawan khandaq yang ingin meminang gadis madinah, Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abu Darda’.</p>
<p style="text-align: justify;">”Subhanallaah. . wal hamdulillaah. .”, girang Abu Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.</p>
<p style="text-align: justify;">”Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”, fasih Abu Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.</p>
<p style="text-align: justify;">”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, sahahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.” Tuan rumah member isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.</p>
<p style="text-align: justify;">”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah.Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.</p>
<p style="text-align: justify;">”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Atau simak lagi kisah satu ini&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">*ah ini bukan soal romantisme sejarah, tapi pelajaran berharga yang mestinya bisa dilakukan atau ada sekarang, tapi apakah hal semacam ini akan benar-benar ada di kekinian? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> *</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Suatu hari Rasulullah kedatangan seorang tamu dirumahnya. Dari penampilan tamu itu bisa langsung ditebak, bahwa ia orang yang sangat miskin. Waktu itu Rasulullah sedang bercakap &#8211; cakap dengan tamunya<br />
&#8220;Saya sedang dalam kesempitan, ya Rasulullah. Tak ada sesuatupun yang aku punyai,&#8221; jelas tamu itu ketika ia dipersilahkan masuk kedalam rumah oleh Rasulullah. Begitu tamu itu duduk, Rasulullah langsung beranjak kebelakang menemui istrinya. Kepada istrinya dikatakannya bahwa ada tamu yang dalam kesusahan datang, &#8220;Kita sendiri tidak mempunyai apa &#8211; apa yang bisa kita berikan, yang ada hanya air putih saja.&#8221;<br />
Mendengar penjelasan istrinya itu, Rasulullah sedikit kecewa karena ia tak berkesempatan menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan. Rasulullah balik keruang tamu menemui para sahabatnya. &#8220;Siapa diantara kalian yang bersedia menjamu tamu malam ini ? Ia akan beroleh rahmat Allah S.W.T.&#8221;<br />
&#8220;Saya, ya Rasulullah. Biarlah tamu itu menginap dirumahku saja.&#8221; Salah satu diantara para sahabat Nabi itu menawarkan diri, yaitu orang Anshar.<br />
Orang Anshar itu pulanglah. Sesampai dirumah ia menemui istrinya dan bertanya kepadanya tentang apa yang mereka miliki hari itu. &#8220;Ya, istriku. Tadi aku menyanggupi tawaran Rasulullah untuk menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan malam ini. Adakah makanan yang dapat kita jamukan untuk tamu kita itu ?&#8221;<br />
&#8220;Sesungguhnya yang kita miliki cuma nasi untuk anak kita saja. Kalau ini kita sajikan, maka anak kita tidak dapat makanan malam ini.&#8221;<br />
&#8220;Kalau begitu bujuklah anak kita untuk segera tidur agar ia tidak merasa kelaparan.&#8221;<br />
&#8220;Tapi bagaimana ya, Nasi itu tinggal sedikit saja, tidak cukup untuk berdua.&#8221;<br />
&#8220;Begini saja, waktu tamu itu sudah datang, dan pada saat saya persilahkan makan, kamu pura &#8211; pura tidak sengaja mengibaskan lilin itu sehingga padam. Nanti, tamu itu kita persilahkan makan pada waktu gelap. Saya akan menemaninya sambil berpura &#8211; pura makan juga. Bila selesai ia makan, maka usahakan lilin sudah bisa dinyalakan.&#8221;<br />
&#8220;Baiklah ya suamiku, aku akan melakukan hal yang seperti itu.&#8221;<br />
Pada waktu tamu itu datang, maka dilaksanakanlah sandiwara tersebut. Esok harinya ketika orang Anshar dan istrinya bertemu Nabi, sebelum sempat berkata apa &#8211; apa. Nabi langsung tersenyum sambil berkata kepda mereka, &#8220;Aku benar-benar kagum dan hormat terhadap usaha kalian berdua kepada tamumu semalam itu.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Owh&#8230;speechless kan? i wish i could be that man at that time, hmm.. kenapa gw republish kisah-kisah ini, coz lagi ngingetin ma diri sendiri, ternyata manusia langit, manusia yang pakaiannya dari cahaya itu nyata adanya. meski sekarang dalam keseharian tak ayal gw temui manusia-manusia aneh yang harus beristighfar karenanya karena pas dengan ungkapan &#8220;Snake In Grass&#8221; apa pula salahku terhadap mereka yang terlihat berbaju takwa, disirami ruhaninya selama belasan tahun tapi tak lebih dari serigala berbulu domba, Duh ampuni Rabb kok aku jadi ngedumel disini, ampuni aku (lagi) mereka juga&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">But hey apa salah  gw hingga kalian begitu&#8230;mana? mana? itu persaudaraan dan persahabaan yang indah.. *halah*</p>
<p style="text-align: justify;">Si nenyok kunaon&#8230;hihihi..teu kunanaon siy..kieu we biasa nuju rada katalimbeng, well bener ya ga semua hal itu seperti skenario yang kita inginkan, jadi teringat salah satu ungkapan &#8220;Jangan pedulikan apa yang akan orang pikirkan tentang kita karena sebenarnya mereka juga sibuk dengan pikirannya sendiri&#8221; nah ini dia lucunya mereka malah sibuk mikirin apa yg gw lakuin..ribet juga gw pas tahu itu.. tapi gpp&#8230;itulah resiko jadi seleb..*fak..fak&#8230;bangun Ney!!!!*</p>
<p style="text-align: justify;">Ya sudahlah..hidup itu emang  begitu, dikelilingi orang-orang yang baik atau tak baik, ya memang sesuatu yang lumrah dan sangat manusiawi *menghibur diri sendiri mode on*</p>
<p style="text-align: justify;">Oke deh, membaca kisah tadi hanya membuat mata berkaca-kaca dan kabita.. and to all my friends in the whole world, plis listen to me&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Maukah kalian membantuku, menjadikan aku nanti mempunyai pakaian dari cahaya.. dengan wajahku dari cahaya&#8230;dan kalian ada di sampingku&#8230;selamanya&#8221;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Thank you *Menjura* <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untitled'>Untitled</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>futur</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 02:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[amal. muslim]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Aku lagi futur..
Ogah banget bangun pagi hingga shalat subuhpun kesiangan, boro-boro shalat malam..
Aku lagi futur..
Ada waktu luang tapi males banget baca quran..
malah lebih suka ngabisin bandwith..brosing yang ga jelas juntrungan..
Aku lagi futur..
gampang banget tersulut amarah..marah-marah tanpa arah..
Aku lagi futur..
Deket ke mesjid..tapi kaki berat melangkah sangat payah
Aku lagi futur..
jarang baca buku atau majalah dan bacaan keislaman [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/12/a-mom-letter.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: A Mom Letter'>A Mom Letter</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku lagi futur..<br />
Ogah banget bangun pagi hingga shalat subuhpun kesiangan, boro-boro shalat malam..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Ada waktu luang tapi males banget baca quran..<br />
malah lebih suka ngabisin bandwith..brosing yang ga jelas juntrungan..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
gampang banget tersulut amarah..marah-marah tanpa arah..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Deket ke mesjid..tapi kaki berat melangkah sangat payah</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
jarang baca buku atau majalah dan bacaan keislaman malah asyik tenggelam dalam komik picisan..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Mudah menyerah hingga depresi kemudian putus asa..dan merasa kalah</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Tak mampu bersyukur yang ada malah sering tak jujur..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Tidak bersemangat maunya diam saja  leha-leha..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
takut neraka tapi malah melakukan dosa..<br />
Lebih suka tertawa penuh bahak daripada terisak padahal maksiat sering melekat..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Malas berdoa dan berusaha..mengandalkan nasib pasrah semata..</p>
<p>Rabb&#8230;aku lagi futur&#8230;</p>
<p>Ya Rabb, Yang Maha membolak-balikan hati, ampunilah kelemahan hamba-Mu ini, hanya kepada Engkau aku berlindung dari sifat-sifat yang jahat, dari fitnah di dunia bahkan saat aku telah tiada..<br />
Ya Rabb..jadikanlah setiap amalanku hanya karena-Mu, bukan karena seseorang atau sesuatu..<br />
Ya Rabb..hanya kepada-Mu aku memohon perlindungan..</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/12/a-mom-letter.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: A Mom Letter'>A Mom Letter</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zet And Her Mom Stories</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 17:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini pagi yang cerah di angkasa, dari Chalif kapalku, selepas munajatku di pagi hari, aku membuka layar komputerku dan saat kubuka surelku, tertera surat dari Zet, dia mengatakan ingin berbincang denganku, menceritakan sesuatu yang selama ini disimpannya, tentang Ibunya, akupun membalas suratnya dan mengatakan sepakat, kita bertemu saat bulan penuh menyinari bumi dan itu [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tentang Cinta-Mu'>Tentang Cinta-Mu</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini pagi yang cerah di angkasa, dari Chalif kapalku, selepas munajatku di pagi hari, aku membuka layar komputerku dan saat kubuka surelku, tertera surat dari Zet, dia mengatakan ingin berbincang denganku, menceritakan sesuatu yang selama ini disimpannya, tentang Ibunya, akupun membalas suratnya dan mengatakan sepakat, kita bertemu saat bulan penuh menyinari bumi dan itu artinya beberapa hari lagi, kebetulan aku punya waktu banyak untuk sekedar bersantai di tengah tugas-tugasku menjaga Chalif dan membersihkan sampah luar angkasa dan aku tahu aku akan mendengar sesuatu yang mungkin mengejutkan dari seorang Zet, ya seperti biasanya namun aku hanya akan mendengarkan..ya menjadi pendengar yang baik tentunya…</p>
<p style="text-align: justify;">Saat itu tiba juga…</p>
<p style="text-align: justify;">Kulihat di layar, Zet sudah disana, tersenyum sumringah, dengan celana jeans biru dekil no 27-nya,  baju kaos hitam berlengan pendek dan masih dengan rambut cepaknya yang mirip Demi Moore lebih terlihat seperti bocah yang beranjak remaja dibanding perempuan dewasa yang selalu kelihatan berpikir daripada bersenang-senang, Zet mungkin keberatan jika kuceritakan penampilan kesehariannya, tapi biarlah, itu karena aku suka dengan sahabatku satu ini, meski kutahu jika Zet keluar dari rumah anti dinginnya di mars, yang tampak hanya muka dan telapak tangannya dengan kerudung menutupi leher dan baju gamisnya seperti baju zirah yang berkibar-kibar tertiup angin. Oh ya kulihat disitu dimejanya ada segelas kopi hangat menemani dan kau tahu seperti biasa kamarnya selalu terlihat berantakan, Ah Zet, kau belum berubah dalam hal kebersihan rupanya..</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Dan aku sendiri tetap dengan uniformku berwarna pastel, karena aturan disini mengharuskan demikian, kami hanya berdua, maksudku ruangan yang kutempati juga memang ruang pribadiku dimana setiap ada yang masuk tentu harus seizinku, dan Zet tahu itu hingga dia tak sungkan keliatan begitu santai bersamakau di layar sana ..</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Okay Zet, aku siap mendengarkanmu, ceritakanlah tentang Ibumu, aku juga toh belum tahu banyak,”</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Iya Ley, ini sesuatu tentang Ibuku..sesuatu yang sederhana tapi tak sederhana kelihatannya..tapi kurasa aku ingin kau mengetahuinya.”</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pertanyaan dalam hatiku berawal dari rasa iri Ley, aku iri dengan salah satu temanku di bumi dulu yang kelihatannya dekat sekali dengan Ibunya. Arrghh&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">Aku sering bertanya pada diriku sendiri mengapa aku merasa tidak dekat dengan Ibuku, seperti ada jarak yang memisahkan kami, ada dinding yang sulit kutembus, kedekatan kami selalu saja membuatku sungkan, dari kecil aku jarang sekali mengungkapkan perasaanku dan begitupun Ibuku jarang menanyakannya, kecuali kalau aku sakit baru nampak sekali perhatiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Keadaan ini berlanjut hingga aku dewasa, meskipun kami suka ngobrol seperti biasanya tapi aku hampir tidak pernah mengungkapkan hal-hal yang sifatnya pribadi, atau menceritakan sesuatu yang kuanggap penting mungkin karena itulah akhirnya aku terbiasa menyimpan dan menyelesaikan setiap masalahku sendiri, memang selama ini aku lebih dekat dengan ayahku tapi itupun tak membuatku lebih leluasa menyampaikan masalahku, yang ada seringnya kami berdebat tentang banyak hal, dan kau tahu jika ayahku tak sependapat denganku, aku marah kepadanya berhari-hari bahkan karena pertengkaran itu, aku pernah mogok makan hampir dua hari tapi tanpa disangka, tiba-tiba Ibuku datang membujukku dengan sangat lembut padahal kau tahu aku kira dia tak akan melakukannya karena biasanya Ibuku lebih sering bersekutu dengan ayah menentang pendapatku, dan itu terjadi sejak sekolahku masih di bangku SD, kau tahu Ley aku pikir selama ini aku sudah agak keliru dan kejam sekali menilai orangtuaku, waktu aku kecil aku sering mengira bahwa mereka tidak betul-betul menyayangiku, wuih anak macam apa aku ini ya Ley, mungkin karena perlakuan mereka sedikit keras ya Ley, seorang anak perempuan yang diperlakukan sedikit maskulin, tapi aku bersyukur untuk itu karena aku jadi terbiasa mandiri dan ga terlalu cengeng meski gampang sekali nangis (hmm bukankah itu pertanda cengeng? )</p>
<p style="text-align: justify;">Ley, namun begitupun banyak sekali kenangan indah saat aku kecil, aku ingat saat aku sakit gigi, aku meraung-raung tak tahan menahan sakit dan aku ingat semalaman ayah dan ibuku menungguiku di samping tempat tidurku, waktu itu aku melihat mulut mereka selalu komat-kamit tanpa henti berdoa sepertinya sambil membelai keningku bahkan aku tak ingat kapan tangisanku reda hingga aku terlelap, dan ajaib besoknya gigiku sembuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya satu lagi saat umurku lima tahun, itu kali pertama ulang tahunku dirayakan, aku ingat aku dibelikkan baju bagus, kemudian aku membungkus berbagai macam makanan dalam satu kantong plastik untuk kuberikan pada teman-temanku, dan aku sungguh bangga akan itu, ya kebanggaan gadis kecil hanya karena hari itu merasa bak seorang putri. Ley banyak sekali kenangan indah yang lain kali aku bisa ceritakkan</p>
<p style="text-align: justify;">Aku ingat, aku mulai membandel saat kelas satu SD, aku berkelahi dengan temen laki-laki sekelasku hingga giginya rontok dan berdarah karena tinjuku, aku lupa karena apa tapi aku ingat menjelang istirahat aku menahannya di dalam kelas dan mulailah perkelahian itu. Igh aku sangar sekali rupanya. Dan Kau tahu Ley, Ibuku tak tahu akan hal itu dan banyak hal yang ibuku tak tahu tentang aku, sudah kubilang kan aku terbiasa menyelesaikan masalahku sendiri dengan caraku, terkecuali akhir-akhir ini justru aku sering menceritakannya kepada beliau bagaimana aku, kau tahu dia terkaget-kaget mendengarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yah Ibuku, sosok yang wajahnya bertekstur agak keras dan agak sedikit gengsi dan sungkan dengan sesuatu yang berhubungan dengan “kelembutan” ekspresi sayangnya jarang diberikan dengan cara memeluk atau mencium padahal aku sangat membutuhkan itu dulu, tapi aku tak merasa menyesal karena itu tak menggambarkan besar kecil rasa sayang, hanya saja Ibuku menunjukannya dengan cara berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Ley, Ibuku seorang pekerja keras, ia menjadi yatim piatu sejak usia SMP, dan kau tahu waktu itu saudaranya berdelapan tapi itu tak banyak menolongnya, bahkan hanya untuk menampungnya sementara sekalipun, Ibuku berjuang sendirian menyelesaikan sekolahnya dengan bekerja, Doh Ley usia segitu pada hari ini adalah masa bersenang-senang sedangkan Ibuku malah berjuang untuk sekedar bisa makan dan sekolah sampai Ibuku mencapai cita-citanya menjadi seorang guru, kau tahu Ley ternyata Ibuku tak mendendam sama sekali pada saudara-saudaranya itu, bahkan kulihat banyak saudara-saudaranya kemudian sering meminta tolong sekedar meminjam uang yang jumlahnya besar padahal bisa saja Ibuku mengatakan &#8220;tidak &#8221; mengingat apa yang sudah mereka lakukan dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ley, karena hal itulah justru aku yang menyimpan dendam itu, aku sungguh tak rela tapi sekali lagi Ibuku selalu mengajariku agar aku ikhlas dan tidak medendam, semua perihal diserahkan pada Yang Maha Kuasa, berusaha memberi bahkan di saat kita dalam keadaan sempit. Apa yang beliau katakan kepadaku sangat berbekas di hatiku, meski aku belum bisa mengamalkan sepenuhnya dan  kini aku jauh dengannya, aku tinggal di Mars karena memang sudah tuntutan tapi aku berjanji suatu saat kelak aku akan mengajaknya meski kurasa dia akan menolak hanya dengan alasan tak ingin merepotkan aku, hanya ku ingin satu hal saja Ley, bahwa Ibuku bisa panjang umur dalam keadaan sehat selalu dan aku sendiri ingin selalu membahagiakannya dengan segala cara, dengan yang ku bisa.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi Ley, kini aku ingin menembus dinding itu, dinding yang dulu terasa begitu memisahkan kami, menjadi sekat yang tak pernah kumengerti jadi meski secara fisik kami jauh tapi aku ingin hatiku tetap dekat dengan Ibu, aku tak akan lagi sungkan memeluk dan menciumnya atau menceritakan segala perasaan yang aku alami baik susah atau senang karena aku yakin Ibuku tak akan keberatan untuk semua itu, pun sebaliknya Zet aku ingin Ibuku juga demikian kepadaku, dia harus merasa memilki seorang anak perempuan dan aku bisa pula berlaku seperti sahabatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku ingin di wajah rentanya, dia selalu keliatan tersenyum, tak ada lagi duka hanya tawa dan kebahagiaan yang layak didapatkan seorang Ibu, menikmati senja dengan penuh sukacita dan aku akan melakukan apapun untuk itu Ley, demi Ibuku yang syurga ada di telapak kakinya, aku hanya ingin beliau ridho kepadaku dunia dan akhirat.</p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jika saja mampu kititip kata pada rembulan, aku ingin mengatakan, <em>“Bu, aku cinta akan dirimu, meski kasihmu tak akan tertandingi dengan apapun tapi izinkan aku menghapus sedihmu berganti bahagia, izinkan aku memelukmu, membisikan kata sayangku, dan melantunkan doa untukmu selalu”</em></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>I love You  Mom, sungguh&#8230;.</strong></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">*floop*</p>
<p style="text-align: justify;">Monitor di depanku tiba-tiba sekilas gelap, dan tak tampak lagi Zet di layar, ah aku tahu dia sedang menangis dan dia tak ingin aku melihatnya, pasti beberapa menit lagi jika sudah reda dia akan hidupkan lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm..menyimak cerita Zet, tiba-tiba rasa kangen pada Ibuku menyeruak di dada, mata terasa panas dan berair rupanya akupun menangis, Ah Ibu, bahkan Rasululluh menyebutnya tiga kali untuk ketaatan yang layak mereka dapatkan dari anak-anaknya selama bukan menyuruh maksiat kepada Allah, meski ku tahu di dunia yang gila ini ada manusia yang naluri keibuannya tertutup hawa nafsu tapi Ibu tetaplah Ibu, seseorang yang mesti dihormati dan disayangi selamanya, apapun alasannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, bersabarlah Zet, yakinlah bahwa kau mampu membahagiakan Ibumu, dengan cara yang kau mau. Amin</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tentang Cinta-Mu'>Tentang Cinta-Mu</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>K.A.N.G.E.N</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 15:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Guskar]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Kepada langit&#8230;
Kepada Bumiku&#8230;
Kukatakan dengan indah&#8230;
owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!
Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?
Siapa dan kenapa nenyok???
Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??
Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230;  
Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kepada langit&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada Bumiku&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kukatakan dengan indah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa dan kenapa nenyok???</p>
<p style="text-align: justify;">Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230; <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah mewakili entitas apa, yang jelas berasal dari negeri antah berantah tapi bahkan kadang lebih kukenali dibanding diriku sendiri, kalian tahu?  Ketiganya sesungguhnya satu, saling bersenyawa, saling menghibur di kala sepi, monolog dari elegi yang boleh jadi tak terlisankan, khayalan dari hati yang boleh jadi tak sepantasnya diungkapkan, atau boleh jadi nyata yang tertawan dalam rajutan deret kata-kata tak bermakna, atau mungkin sapuan kuas kehidupan yang tak hanya hitam dan putih, spektrum warna yang terpecah seperti pelangi yang pernah kulihat dari lantai dua sebuah ruangan di pertengahan maret lalu, dan dengan itu kuhentikan sejenak coretan angka-angka dan garis-garis di whiteboard di rumah keduaku itu, semua ku ajak memandangnya, berhening, ya..setelah gerimis jam tujuh pagi, sungguh indah, subhanallah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">atau &#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Halo yang sering pula terlihat saat aku pulang malam berjalan 476 meter dari pinggir jalan raya melewati jalan dengan pesawahan luas di setiap sisinya dan ada jembatan melewati sungai kecil yang sedikit aga membuatku merinding atau sepulang dari mesjid di subuh hari yang berjarak 300 meter dari rumah (terimakasih buat sahabat yang telah mengukurnya dengan google ruler ), Halo fenomena indah, lingkaran yang adalah pembiasan cahaya bulan oleh titik-titk air saat terjadi kelembaban di langit-Nya, sempurna  melingkari sang rembulan, membuatku terkesima, takjub mengatakan dalam hati. Ah Rabb, siapa kah aku ini dibanding indah ciptaan keagungan-Mu.</p>
<p style="text-align: justify;">Di kurang lebih 94 rotasi bumi, ada sosok manusia yang bersungguh merasakan banyak hal, tentang cinta yang meletup-letup, tentang kejutan-kejutan, tentang suasana yang aku memanjakan diri di dalamnya, tentang energiku yang seperti terkuras habis bahkan tentang kerinduan yang aneh, tentang sisi lain yang me-liar mencari jawaban tapi setelah kutemukan kadang berakhir hampa, so weird ha!!! Ya, well terlepas itu bisa dijadikan alibi atau tidak, anggap saja ini satu alasan paling masuk akal mengapa Neo Senyawa bagai mati suri, hidup segan mati tak mau. Tapi jangan salah aku sangat mencintainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyaris hal yang terjadi seolah mimpi-mimpi yang biasa kukhayalkan dan perlahan menjadi kenyataan, yah memang belum seperti <a href="http://danangap7.multiply.com/">Danang si Pembuat Jejak</a> yang mempunyai ratusan mimpi hingga mampu mewujudkannya satu demi satu, hanya saja memang hidup ini diawali mimpi kan? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu keyakinan yang dengan sepenuh pemahaman aku lekatkan di setiap gumpal neuronku, di setiap sisi dinding hatiku, bahwa tentang hidup semua yang terjadi dan dilalui saat semua kondisi sudah dioptimalkan maka yang kita dapat adalah hal terbaik, meski mungkin saja yang terjadi adalah rasa derita, sedih, airmata bahkan bahagia itu sendiri. Ah Sang Khalik lebih mengetahui apa yang lebih baik bagi makhluk-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku esensi dari perjalanan hidup bukanlah dari sesuatu yang tampak atau dari materi yang dihasilkan namun dapat menikmati setiap denyut nadi, helaan nafas, survive dalam segala kondisi, emosi dan suasana yang melingkupi tubuh dan jiwa, melewatinya dalam jalan yang sebenar-benar lintasan karena toh hakikatnya adalah kuasa-Nya adalah sebaik-baik perasaan yang dirasakan manusia mahkluk rapuh seperti aku.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya kenapa tak selalu konstan semua itu kurasakan, jawabannya jelas, karena aku manusia biasa&#8230;marah, kesal, tertawa, cengeng, sebal, suka, naik turunnya iman&#8230; dan semacamnya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah gerimis bumiku, semoga rahmat meski air bisa jadi energi besar karena siapa yang mampu menahan alirannya mencari jalan yang menurun, menembus setiap celah yang dilalui, sunatullah tak terbantahkan mencari muara yang mampu membuatnya tenang meski harus menerjang segala aral dan rintang di depan. Buat  para sahabat atau siapapun dibelahan bumi manapun yang dihampiri amarah air, kesalnya bumi, satu kata saja, aku serahkan penjagaan kalian kepada Allah yang Maha Menggenggam. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat para sahabatku, aku masih disini, ditempat dimana aku begitu terharu karena <a href="http://guskar.com/2010/03/11/dicari-narablog-yang-hilang/">perhatian yang ada disini</a> dan <a href="http://http://nakjadimande.com/2010/03/29/langit-mengirim-tanda/">kasih yang ada disini</a>, tersenyum karena kalian mengingatku begitu rupa, begitu cara, hingga airmata menjadi titik titik yang mewakili perasaan yang bercampur aduk dan membaur membentuk nuansa kerinduan dan rasa kangen yang menyala, itu juga salah satu alasan aku kembali kesini. Tak lagi ingin menyusuri sunyi dan memperangkap diri dalam kata “rush” semua semestinya tentang rekondisi, adaptasi dan mengelola waktu yang dari bumi awal dicipta hingga akhir dunia mungkin saja tetap 24 jam sehari semalam satu rotasi bumi, toh perasaan yang layaknya dituangkan thus sahabat terkasih seharusnya mempunya dimensi tersendiri di ruang hati dan jiwaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Mmmhhh..Sepertinya aku akan memilih tak lagi bersembunyi meski entah dari apa&#8230;*bingung sendiri*</p>
<p style="text-align: justify;">Hey, lihat!!! raportku, ah masih banyak merahnya tapi semoga tak terlihat lebih merah jika aku merasa hidup negeri dongeng beribu “satire” penuh dagelan dari orang-orang yang tampak pintar namun insensitive, bagaimana bisa penuh kesenangan diatas derita, tengoklah sejenak lorong yang jauh dari hingar bingar ; anak-anak yang kelaparan, manusia yang berpikir pendek dan memilih bunuh diri karena kemiskinan, orang tua yang bekerja hingga larut malam, anak-anak beringus dengan wajah memelas, ah tak mengerti kata dan rasa apa yang mampu menggambarkannya, terperangkap labirin derita yang sulit menemukan akhirannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Maaf ini tak bisa kukatakan dengan indah, karena memang begitu adanya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah..adakah yang lebih indah dari kepedulian, persahabatan dan cinta karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">*Postingan setelah hiatus terlama sejauh ini dari Neo senyawa, kudedikasikan buat sahabat spesial yang aku sangat kangen karenanya; Mas Guskar, Bundo Nakja, Wi3nd, Brader Di, Insan, Ning, Pakde Romo, Purr, Sir Nh, ..dan semuanya..kalian selalu di hati..Tetap semangat!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
