<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; bundo nakja</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/bundo-nakja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>K.A.N.G.E.N</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 15:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Guskar]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Kepada langit&#8230;
Kepada Bumiku&#8230;
Kukatakan dengan indah&#8230;
owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!
Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?
Siapa dan kenapa nenyok???
Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??
Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230;  
Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kepada langit&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada Bumiku&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kukatakan dengan indah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa dan kenapa nenyok???</p>
<p style="text-align: justify;">Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230; <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah mewakili entitas apa, yang jelas berasal dari negeri antah berantah tapi bahkan kadang lebih kukenali dibanding diriku sendiri, kalian tahu?  Ketiganya sesungguhnya satu, saling bersenyawa, saling menghibur di kala sepi, monolog dari elegi yang boleh jadi tak terlisankan, khayalan dari hati yang boleh jadi tak sepantasnya diungkapkan, atau boleh jadi nyata yang tertawan dalam rajutan deret kata-kata tak bermakna, atau mungkin sapuan kuas kehidupan yang tak hanya hitam dan putih, spektrum warna yang terpecah seperti pelangi yang pernah kulihat dari lantai dua sebuah ruangan di pertengahan maret lalu, dan dengan itu kuhentikan sejenak coretan angka-angka dan garis-garis di whiteboard di rumah keduaku itu, semua ku ajak memandangnya, berhening, ya..setelah gerimis jam tujuh pagi, sungguh indah, subhanallah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">atau &#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Halo yang sering pula terlihat saat aku pulang malam berjalan 476 meter dari pinggir jalan raya melewati jalan dengan pesawahan luas di setiap sisinya dan ada jembatan melewati sungai kecil yang sedikit aga membuatku merinding atau sepulang dari mesjid di subuh hari yang berjarak 300 meter dari rumah (terimakasih buat sahabat yang telah mengukurnya dengan google ruler ), Halo fenomena indah, lingkaran yang adalah pembiasan cahaya bulan oleh titik-titk air saat terjadi kelembaban di langit-Nya, sempurna  melingkari sang rembulan, membuatku terkesima, takjub mengatakan dalam hati. Ah Rabb, siapa kah aku ini dibanding indah ciptaan keagungan-Mu.</p>
<p style="text-align: justify;">Di kurang lebih 94 rotasi bumi, ada sosok manusia yang bersungguh merasakan banyak hal, tentang cinta yang meletup-letup, tentang kejutan-kejutan, tentang suasana yang aku memanjakan diri di dalamnya, tentang energiku yang seperti terkuras habis bahkan tentang kerinduan yang aneh, tentang sisi lain yang me-liar mencari jawaban tapi setelah kutemukan kadang berakhir hampa, so weird ha!!! Ya, well terlepas itu bisa dijadikan alibi atau tidak, anggap saja ini satu alasan paling masuk akal mengapa Neo Senyawa bagai mati suri, hidup segan mati tak mau. Tapi jangan salah aku sangat mencintainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyaris hal yang terjadi seolah mimpi-mimpi yang biasa kukhayalkan dan perlahan menjadi kenyataan, yah memang belum seperti <a href="http://danangap7.multiply.com/">Danang si Pembuat Jejak</a> yang mempunyai ratusan mimpi hingga mampu mewujudkannya satu demi satu, hanya saja memang hidup ini diawali mimpi kan? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu keyakinan yang dengan sepenuh pemahaman aku lekatkan di setiap gumpal neuronku, di setiap sisi dinding hatiku, bahwa tentang hidup semua yang terjadi dan dilalui saat semua kondisi sudah dioptimalkan maka yang kita dapat adalah hal terbaik, meski mungkin saja yang terjadi adalah rasa derita, sedih, airmata bahkan bahagia itu sendiri. Ah Sang Khalik lebih mengetahui apa yang lebih baik bagi makhluk-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku esensi dari perjalanan hidup bukanlah dari sesuatu yang tampak atau dari materi yang dihasilkan namun dapat menikmati setiap denyut nadi, helaan nafas, survive dalam segala kondisi, emosi dan suasana yang melingkupi tubuh dan jiwa, melewatinya dalam jalan yang sebenar-benar lintasan karena toh hakikatnya adalah kuasa-Nya adalah sebaik-baik perasaan yang dirasakan manusia mahkluk rapuh seperti aku.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya kenapa tak selalu konstan semua itu kurasakan, jawabannya jelas, karena aku manusia biasa&#8230;marah, kesal, tertawa, cengeng, sebal, suka, naik turunnya iman&#8230; dan semacamnya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah gerimis bumiku, semoga rahmat meski air bisa jadi energi besar karena siapa yang mampu menahan alirannya mencari jalan yang menurun, menembus setiap celah yang dilalui, sunatullah tak terbantahkan mencari muara yang mampu membuatnya tenang meski harus menerjang segala aral dan rintang di depan. Buat  para sahabat atau siapapun dibelahan bumi manapun yang dihampiri amarah air, kesalnya bumi, satu kata saja, aku serahkan penjagaan kalian kepada Allah yang Maha Menggenggam. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat para sahabatku, aku masih disini, ditempat dimana aku begitu terharu karena <a href="http://guskar.com/2010/03/11/dicari-narablog-yang-hilang/">perhatian yang ada disini</a> dan <a href="http://http://nakjadimande.com/2010/03/29/langit-mengirim-tanda/">kasih yang ada disini</a>, tersenyum karena kalian mengingatku begitu rupa, begitu cara, hingga airmata menjadi titik titik yang mewakili perasaan yang bercampur aduk dan membaur membentuk nuansa kerinduan dan rasa kangen yang menyala, itu juga salah satu alasan aku kembali kesini. Tak lagi ingin menyusuri sunyi dan memperangkap diri dalam kata “rush” semua semestinya tentang rekondisi, adaptasi dan mengelola waktu yang dari bumi awal dicipta hingga akhir dunia mungkin saja tetap 24 jam sehari semalam satu rotasi bumi, toh perasaan yang layaknya dituangkan thus sahabat terkasih seharusnya mempunya dimensi tersendiri di ruang hati dan jiwaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Mmmhhh..Sepertinya aku akan memilih tak lagi bersembunyi meski entah dari apa&#8230;*bingung sendiri*</p>
<p style="text-align: justify;">Hey, lihat!!! raportku, ah masih banyak merahnya tapi semoga tak terlihat lebih merah jika aku merasa hidup negeri dongeng beribu “satire” penuh dagelan dari orang-orang yang tampak pintar namun insensitive, bagaimana bisa penuh kesenangan diatas derita, tengoklah sejenak lorong yang jauh dari hingar bingar ; anak-anak yang kelaparan, manusia yang berpikir pendek dan memilih bunuh diri karena kemiskinan, orang tua yang bekerja hingga larut malam, anak-anak beringus dengan wajah memelas, ah tak mengerti kata dan rasa apa yang mampu menggambarkannya, terperangkap labirin derita yang sulit menemukan akhirannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Maaf ini tak bisa kukatakan dengan indah, karena memang begitu adanya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah..adakah yang lebih indah dari kepedulian, persahabatan dan cinta karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">*Postingan setelah hiatus terlama sejauh ini dari Neo senyawa, kudedikasikan buat sahabat spesial yang aku sangat kangen karenanya; Mas Guskar, Bundo Nakja, Wi3nd, Brader Di, Insan, Ning, Pakde Romo, Purr, Sir Nh, ..dan semuanya..kalian selalu di hati..Tetap semangat!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>There&#8217;s Something About Morrie</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/12/theres-something-about-morrie.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/12/theres-something-about-morrie.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 10:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[morrie]]></category>
		<category><![CDATA[selasa]]></category>
		<category><![CDATA[tuesdays with morrie]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[There’s Something About Marry…remind you with something? yea bingo! it’s a title of movie &#8211;black comedy, satire dan pastinya lucu dong&#8211; film tahun 1998 yang Ney tonton bareng dengan teman-teman sekost saat masih berstatus mahasiswi yang sok merasa intelektual padahal mah biasa aja..ya tapi ujung-ujungnya IPK doi juga cuma lumayan hingga jadi ora kanggo sampai [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>There’s Something About Marry</strong>…remind you with something? yea bingo! it’s a title of movie &#8211;<em>black comedy, satire dan pastinya lucu dong</em>&#8211; film tahun 1998 yang Ney tonton bareng dengan teman-teman sekost saat masih berstatus mahasiswi yang sok merasa intelektual padahal mah biasa aja..ya tapi ujung-ujungnya IPK doi juga cuma lumayan hingga jadi <em>ora kanggo</em> sampai sekarang tuh he..he..*Upps sorry Ney..</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi aku bukan mau menceritakan film yang Ney tonton itu jika penasaran tanya Om Google, yang jelas salah dua pemainnya aktris berwajah eksotis Cameron Diaz serta aktor watak Ben Stiller, pas mewakili wajah ordinary America..</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Ney sibuk, dia memintaku untuk menceritakan kesan tentang Kisah Morrie and Mitch ini.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-full wp-image-345     alignright" title="Tuesdays With Morrie" src="http://www.nenyok.com/wp-content/uploads/2009/12/Morrie.jpg" alt="Tuesdays With Morrie" width="200" height="150" />Kuamati buku ini, setting covernya sangat menarik ada sebuah bangku kayu di tepi danau dan rerumputan hijau yang menjadi alasnya, padanan warna yang pas, semalam Nenyok mengcopy dan mengirimnya khusus untukku, dia bilang itu hadiah dari Bundo dari pulau sumatera sana, kau penasaran bukan bagaimana caranya bisa tiba di Mars, tak perlu pakai jasa pos, aku hanya meminta Ney memasukan buku itu ke suatu alat kemudian memecahkan buku itu menjadi partikel-partikel nano dan dia mengirimkannya melalui frekwensi tertentu kemudian aku mengkonversikannya, menyusun kembali partikel nano-nya menjadi materi bentuk semula; buku yang utuh ini, hebat bukan? :ya seperti saat menjadi invisible, begitulah cara kerjanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih belum mengerti?<span id="more-342"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengertilah!!</strong></p>
<p style="text-align: justify;">atau lupakan saja!!! He..he..</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah, aku –Zet a.k.a Zarkalina&#8211; ingin bercerita tentang Buku <strong>Tuesdays With Morrie</strong> sekadar kesanku, jadi ini bukan review atau resensi ya…jangan salah kira!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Terinspirasi judul film yang diceritakan Ney maka kesan pertama setelah selesai membaca buku itu adalah…<em>Owwh.. There’s Something About Morrie!!!!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Well, gagasan Morrie jelas &#8211;seperti kontradiktif dengan tata budaya yang dianut lingkungannya&#8211; sesuatu yang mungkin jadi barang aneh dalam budaya materialisme dan hedonisme sekarang, bukan soal penyakit ALS yang diderita Morrie, tapi gagasan pemikiran dan cara pandangnya tentang banyak hal &#8212;dicetuskan oleh seorang profesor sosiologi yang bahkan hidup dalam budaya barat yang sangat menjunjung tinggi kebebasan individu berbasis sekulerisme&#8211; meski secara subjektif aku mengatakan mungkin saja itu tak terjadi jika Morrie tidak dalam kondisi menghadapi maut yang makin dekat, tapi itu alasan yang tak perlu dicari-cari dan tak penting untuk diperbincangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Okay..aku ingin menceritakan hal-hal yang paling menarik yang aku sukai dan lumayan memberikan pencerahan setelah aku membacanya. Morrie!!, He is a Profesor, definitely of course, so mempunyai gagasan atau ide yang cemerlang adalah hal semestinya bagi orang selevel professor.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahu tidak aku selalu berangan mempunyai sahabat berbagi cerita seorang Profesor yang mungkin sedikit romantis huahahaha <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  apapula ini. Mmhh  maksudku seorang sosok kebapakan yang dengannya aku bisa banyak berdiskusi tentang banyak hal,  sebenarnya kalau buatku pastinya tentang mengajukan pertanyaan-pertanyaan, ya seperti Mitch kepada Morrie tapi ya tentunya kondisinya kesehatannya tidak separah itu, paling tidak aku bisa makan bersamanya dengan normal, mungkin mengajaknya menonton film horor di bioskop, minum kopi bersama sambil berdebat atau tertawa dengan keras. *Hallo adakah Professor yang membaca ini dan mau menjadi temanku, oh ya kalau bisa umurnya dia atas 50 ya supaya aku bisa memanggilnya Daddy..namanya juga mungkin harus berawalan Z seperti namaku, siapa tahu aku bisa menuliskan perbincangan kami seperti Mitch and Morrie, padanan nama yang seperti sudah ditakdirkan *khayalandotcom</p>
<p style="text-align: justify;">Begitulah, orang-orang yang diceritakan buku yang menurutku smart,  intelektual, humble apalagi relijius, selalu saja menarik perhatianku seperti kutub magnet yang mempunyai daya magnetis kuat yang membuat aku terhisap ke arahnya &#8212;layaknya blackhole yang menghisap semua materi tanpa ampun&#8211; atau mungkin aku ingin menyerupai mereka, entahlah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan basa-basi jhe..tuh apa kubilang aku ini seorang pengkhayal ulung kan <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah…</p>
<p style="text-align: justify;">Mitch and Morrie, salah satu kisah romantis buatku, persahabatan yang essensinya jauh melampui makna persahabatan itu sendiri, perbedaan generasi diantara mereka justru saling menyambungkan frekuensi pemikiran keduanya, yang satu memberi ilmu satunya memberi kasih sayang, saling memberi dan menerima tepat terejawantahkan dalam relasi seorang murid dan guru yang menyentuh setiap hati pembacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum Morrie berbicara tentang makna hidup dan hal yang paling menarik perhatianku saat dia berbicara soal <em>budaya, perkawinan, dan tentang memaafkan diri sendiri.</em></p>
<p>Simaklah kata-katanya berikut:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>“Menanti datangnya ajal, hanya salah satu diantara yang patut disedihkan, Mitch. Tapi hidup tanpa kebahagiann lebih menyedihkan. Banyak diantara orang yang mengunjungiku adalah orang yang tak bahagia,”</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Mengapa?</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Ya pertama, kita orang Amerika hidup dalam budaya yang tidak membuat kita sendiri merasa nyaman. Peradaban ini mengajarkan banyak hal yang keliru. Dan kita harus cukup tangguh untuk berani mengatakan bahwa bila budaya itu tidak sesuai dengan hati jangan diteruskan. Ciptakan budaya kita sendiri”</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sungguh aku setuju dengan ucapan Sang Professor, bahwa jika itu bertentangan dengan hati nurani untuk apa diteruskan karena biasanya cenderung merusak jika hasil akal budi atau budaya ini menentang fithrah manusia, aku kira budaya yang benar adalah saat budaya itu tidak berbenturan dengan norma serta tidak memicu konflik yang membuat manusia bingung membedakan mana yang benar dan yang salah, dan rasanya yang paling ideal adalah ketika budaya yang merupakan karya akal budi manusia tetap tunduk dalam koridor norma agama, rasanya yakin tak akan banyak misinterpretasi dalam banyak hal, you know bukankah agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan dan kesantunan, dan hati manusia biasanya cenderung melakukan hal-hal baik tidak menyalahi fithrah dan naluri yang membuatnya mampu untuk tetap berusaha  lurus. Bener ga? IMHO Cmiw..!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Morrie juga bilang, tata ekonomi yang ada di dunia cenderung membuat manusia materialistis dan seolah menuhankan benda dan menganggap itu sebagai sumber kebahagian dan tujuan hidup, kemudian tentang manusia beliau mengatakan seharusnya kita yakin bahwa manusia dasarnya sama, tak seharusnya yang putih merasa lebih tinggi dari yang hitam dan semacamnya, dan jika umat manusia meyakini itu, maka pasti ada hasrat yang besar untuk bergabung dalam sebuah keluarga besar umat manusia, ya katakanlah tidak dikotakkan-kotakkan oleh nasionalisme atau batas geografis yang sebenarnya maya (hanya asumsi-asumsi manusia itu sendiri) semua itu disadari Morrie karena pada hakikatnya manusia terlahir dalam keadaan sama dan juga mempunyai akhir yang sama yaitu kematian.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahu tidak, itu ide yang menarik, keluarga besar manusia, hmm bahkan dalam term islam, bukankah sejatinya Allah  menciptakan manusia dalam berbagai ras dan suku bangsa dan itu bukan jadi alasan untuk saling berbeda, karena di mata Alloh ketaqwaanlah yang jadi ukurannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semuanya jelas ya Ney, jika Morrie yang Jew dan kemudian agnostik itu, memiliki gagasan demikian, belajar dari pengalaman hidup yang dijalaninya maka dalam ajaran agama kita, semuanya sudah disampaikan dengan jelas dan rinci, well, ingat kan islam adalah rahmatan Lil alamin, segala aturan hidup dari yang tetek bengek hingga soal-soal besar sudah tercakup didalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana menurut kalian..</p>
<p style="text-align: justify;">Aduh aku masih ingin memperbincangkan pandangan Morrie tentang perkawinan dan memaafkan, tapi rupanya aku terlalu lelah, mataku sudah terkantuk-kantuk, kita lanjutkan nanti, Oh ya selama membaca buku itu, yang intinya bagaimana sesorang yang begitu dekat dengan kematian &#8211;Morrie— yang mungkin bagi kebanyakan orang adalah vonis yang bisa melumpuhkan jiwanya hingga bisa terjebak dalam amarah dan memposisikan diri sebagai korban nasib, tidak demikian dengan  Morrie, Ia memilih menjadikan saat-saat terakhir hidupnya dengan memberi dengan tetap bersemangat berbagi tetap memberi manfaat bagi orang-orang disekitar bahkan seluruh dunia termasuk aku sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada sedikit pertanyaan kecil mungkin, selama aku membaca bukunya aku tak melihat ada bahasan bagaimana kematian sesungguhnya di mata Morrie, dia hanya mengatakan belajar menghadapi kematian sebagaimana belajar menghadapi hidup. Hmm …</p>
<p style="text-align: justify;">Sepemahamanku kematian adalah pintu atau awal kehidupan yang baru yang abadi, dan hidup di dunia sekarang adalah hidup untuk membekali hidup abadi selanjutnya, tidak sekedar mati begitu saja bukan??</p>
<p style="text-align: justify;">What do you think friends..</p>
<p style="text-align: justify;">Kukatakan dengan jelas, Buku ini mencerahkan, menginspirasi because <strong>There&#8217;s Something About Morrie..</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi bacalah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">-Zet-</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/12/theres-something-about-morrie.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alphabet of Achievement</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/11/alphabet-of-achievement.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/11/alphabet-of-achievement.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 11:54:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[alphabet]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[huruf]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[
Accept. Terima diri Anda sebagaimana adanya.
Believe. Percayalah terhadap kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup.
Care. Pedulilah pada kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup.
Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.
Earn. Terimalah penghargaan yang diberikan orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.
Face. Hadapi masalah dengan benar [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Accept</strong>. Terima diri Anda sebagaimana adanya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Believe.</strong> Percayalah terhadap kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Care.</strong> Pedulilah pada kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Direct</strong>. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Earn.</strong> Terimalah penghargaan yang diberikan orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Face</strong>. Hadapi masalah dengan benar dan yakin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Go.</strong> Berangkatlah dari kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Homework.</strong> Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk mengumpulkan informasi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ignore</strong>. Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan Anda mencapai tujuan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jealously.</strong> Rasa iri dapat membuat Anda tidak menghargai kelebihan Anda sendiri. Jadi, hindarilah!</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keep</strong>. Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Learn.</strong> Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mind</strong>. Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Never</strong>. Jangan pernah QUIT dan PUTUS ASA.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Observe</strong>. Amatilah segala hal di sekeliling Anda. Perhatikan, dengan, dan belajar dari orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Patience</strong>. Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat Anda terus berusaha.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Question</strong>. Pertanyaan diperlukan untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Respect</strong>. Hargai diri sendiri dan juga orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Self </strong>: Self Confidence, Self Esteem, Self Respect. Percaya diri, harga diri, citra diri, dan penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Take</strong>. Bertanggung jawab atas setiap tindakan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Understand</strong>. Pahami bahwa hidup berjalan naik turun.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Value.</strong> Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Work</strong>. Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>X’tr</strong>a. Usaha lebih keras membawa keberhasilan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>You.</strong> Anda dapat membuat suatu yang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Zero</strong>. Usaha nol membawa hasil nol pula.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Source: <a href="http://ksupointer.com/2009/alphabet-keberhasilan">Here</a></p>
<p style="text-align: justify;">Note:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://nakjadimande.com/2009/11/15/mengurangi-jumlah-abjad-pada-bahasa-indonesia/">Kepada iank telholmat Eeboo Pleceeden Boondo, cemoka pocteenkan eenee, membooat kebeecakan menkoolankee hooloop-hooloop alphabet iank beljoomlah dooa poolooh enam mencadee dooa belac hooloop oleh Eeboo pleceeden bacal deegoolilkan.</a></p>
<p style="text-align: justify;">*There is smokey from my head <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/11/alphabet-of-achievement.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
