<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; bencana</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/bencana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Hello world &#124; After Hiatus</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/10/hello-world-after-hiatus.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/10/hello-world-after-hiatus.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 17:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[hiatus]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[newton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Well, komen dari Bundo sudah duluan dengan penuh husnudon pada diriku yang akhirnya memaksa daku untuk updet posting *paksaan yang menyenangkan* Thanks ya Bun *menjura*
Dan tra ..la&#8230;la..la&#8230; here it is penjelasannya ya Bun  
Hmm, kurang lebih setengah bulan bisa dibilang hiatus, tak ada masalah yang gimana-gimana hanya saja kemalasan ini begitu mendera-dera untuk mngetikan [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Well, komen dari <a href="http://nakjadimande.com">Bundo</a> sudah duluan dengan penuh husnudon pada diriku yang akhirnya memaksa daku untuk updet posting *paksaan yang menyenangkan* Thanks ya Bun *menjura*</p>
<p style="text-align: justify;">Dan tra ..la&#8230;la..la&#8230; here it is penjelasannya ya Bun <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Hmm, kurang lebih setengah bulan bisa dibilang hiatus, tak ada masalah yang gimana-gimana hanya saja kemalasan ini begitu mendera-dera untuk mngetikan kalimat-kalimat yang lumayan panjang meski beberapa ide sudah jadi catatan dan sayangnya lagi bahkan aktivitas BW ke para sahabat juga agak tersendat, afwan untuk ini ya, mungkin secara tak sadar diriku sudah mengikuti hukum I kelembamanannya Newton</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“Kuantitas gerak” atau momentum diukur dari perkalian massa benda dengan kecepatannya&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Analisa asal-asalan ala Ney</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm, hitung-hitung okay massa kita identikan saja dengan berat,  ya..ya.ya.. BMIku yang 16,7 *hihii memalukan*  tau siy mesti hati-hati saja jika ada angin puting beliung atau tornado&#8230;.*ngingetin diri sendiri*</p>
<p style="text-align: justify;">Nah itu dia kecepatan * go blog&#8221; yang kurang setelah mudik=hiatus melambat dan akhirnya sampai pada kecepatan sama dengan nol alias dieem aja he..he..alhasil klo pake hitung-hitungan itu kuantitas gerak (ngblog) sama dengan nol. ya hiatus itu tadi hehe&#8230;l</p>
<p style="text-align: justify;">so hukum kelembaman Newton ini berlaku banget untukku</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Hukum I 	: Benda yang bergerak cenderung untuk  tetap bergerak,  atau  tetap diam jika diam.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Eniwei nyadar juga jika daku bukan benda tanpa jiwa *halah* jd tak paca mengungkung diri dalam teori begini, so waktunya bergerak, memulai lagi apa yang sudah dibangun dan dimiliki, bukan begitu?</p>
<p style="text-align: justify;">Berkaca dari realitas yang ada serasa bencana membuat segalanya bergerak melambat, mundur kebelakang, apa yang ada lenyap seketika, seakan menghancurkan impian, harapan tapi tak berbudilah jika hingga berputus asa. Selalu ada harapan di tengah kesulitan, but ga ada kata terlambat bukan? membangun kembali apa yang masih dimiliki, percayalah, benar adanya bahwa tak ada yang benar-benar sendirian segala makhluk di dunia ini.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan, &#8221; (Al Fatihah:5)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/10/hello-world-after-hiatus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Cinta-Mu</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 15:09:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cathleya notes]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[eartquake]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mars]]></category>
		<category><![CDATA[Rabb]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nenyok.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Aakhhhhhhh&#8230;!!!!
Lihat aku sekarang tak ada kata yang lebih tepat untuk mewakilinya kecuali sebutan tragis, ya..beberapa jam yang lalu rumah megahku masih berdiri kokoh, rumah dua tingkat dengan konsep minimalis yang mempunyai backyard yang luas, pagar di depan rumah yang indah dan mulai dirambati tanaman hidup, rumah yang aku sangat suka dan aku impikan sejak lama, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Aakhhhhhhh&#8230;!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat aku sekarang tak ada kata yang lebih tepat untuk mewakilinya kecuali sebutan <em>tragis,</em> ya..beberapa jam yang lalu rumah megahku masih berdiri kokoh, rumah dua tingkat dengan konsep minimalis yang mempunyai backyard yang luas, pagar di depan rumah yang indah dan mulai dirambati tanaman hidup, rumah yang aku sangat suka dan aku impikan sejak lama, ada kantor kecil tempat aku bersunyi-sunyi saat berselancar di dunia maya, ada studio kecil berisi piano dan meski tak ahli aku suka menyempatkan sekedar memainkan  lagu romantis kesukaanku, ada juga dapur mungil dan kulkas dua pintu ya, aku suka sekali menumpuk makanan, bukan karena aku suka ngemil tapi sudah rutin seminggu sekali aku mengundang anak yatim untuk mengaji di rumahku dan tentu saja makanan adalah keharusan tak terelakan..Lihat betapa bahagianya hidupku, bisnisku  yang lumayan meski status singleku yang selalu menjadi bahan pertanyaan setiap ketemu teman atau handai taulan..ah itu tak penting lagi kini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya kini hanya ada<span id="more-253"></span> cerita kini. Cerita duka tentang sebuah sirna, semua kebanggaanku, harapanku seolah ludes termakan murkanya bumi yang menelan dan merubuhkan semua yang ada diatasnya dengan penuh kemenangan seolah mengejek manusia &#8220;Hai lihatlah bagaimana dirimu sekarang&#8221; dan kalian tahu?,  rumahku adalah korban kesekian, rata dan hancur dengan tanah, tapi entah kenapa aku tak bisa menangis, atau mungkin sudah lupa cara menangis, kejadian yang sungguh tak terduga di siang menjelang sore tiba-tiba getaran bumi yang hebat menyapa  dan bisakah kalian tebak, tentu saja reaksi semua orang hampir sama, takut dan berusaha menyelamatkan diri secara spontan yang kita bisa namun untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, tetangga sebelahku anaknya meninggal tertimpa reruntuhan, dan aku disini dengan penuh kegalauan, berusaha bersyukur akan jiwa yang masih diselamatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyatanya begitu mudah Rabbku mengambil semuanya, sekejap kedipan mata pada saat yang tak terduga,  dunia yang biasanya jadi kebanggaan bahkan seakan penentu status sosial, segala macam gemerlap harta, ludes ditelan puing-puing reruntuhan.  <em>Rabb rupanya Engkau masih ingatkan kami, sungguh,  manusia tak berdaya berhadapan dengan kuasa-Mu. Engkau masih sudi sayangi kami dengan cara seperti ini, Kau yang  memberi uji, Engkau jualah yang mampu membuat semuanya baik kembali.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Barak-barak pengungsian sudah penuh aku menempati tenda di ujung masih bercengkerama dengan hening disini, ditenda sebelah terdengar isak tangis, rintihan seorang Pak Tua yang meratap kehilangan anaknya, aku masih tak mengerti mau bagaimana, sementara ini yang jelas perutku keroncongan karena belum diisi sejak semalam pindah ke pengungsian, entah kapan bantuan akan datang tapi baiklah!!!  hidup mesti terus berjalan waktu tak bisa menunggu, harapan masih ada, aku hanya perlu lakukan yang aku bisa. Tiba-tiba semangat hidupku kembali menyala.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya..ya..ya..jika sudah begitu mestinya tak ada alasan untuk sombong, dan manusia memang tak punya cukup alasan untuk melakukannya. Harta,  tahta, kepintaran, kedudukan dan aksesoris dunia lainya bukan sesuatu  yang layak disombongkan, semua itu hanya titipan semata, amanah dari Rabb semesta alam, apakah kita mampu menggunakannya dengan baik atau tidak.. kini, Dia mengambil kembali apa-apa yang Dia titipkan kepada kita, lalu memangnya kita bisa apa, kita hanya perlu ikhlas, pasrah dan tawakal adanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Betul kata pepatah, dunia mestinya di taruh di tangan jangan di hati, dimana kehilangannya tak mesti merasa hampa, dan sesuatu yang kini kita anggap bencana, membuat luka dan derita siapa tahu itu wujud kasih sayang-Nya yang tak terkira.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Tiba..tiba.. seseorang memanggilku dengan suara sangat keras <em>“Zeeeeet!!!!!!!!!!!!, </em>gendang telingaku terasa ingin pecah. bumi kembali bergetar aku sungguh takut, tanah tempatku berpijak tiba-tiba terbelah dan aku ada di pinggir patahan itu, keseimbanganku hilang…aku..aku..pasti terjatuh “ Aaaaaa….”</p>
<p style="text-align: justify;">“Gubrak..….., aduh.. kepalaku agak berdenyut saat kubuka mata.. ..dan Oh Tuhan, sahabatku Cathleya berdiri di depanku, kucubit diriku, Aw!! sakit , kali ini bukan mimpi rupanya.</p>
<p style="text-align: justify;">“ Mimpi apa Zet hingga jatuh begitu..aku baru saja datang melihat kamarmu yang seperti kapalku  <strong>Chalif</strong> saat sedang perbaikan, layar yang masih online dgn semua jendelanya tentang berita gempa di bumi tanah kelahiranmu, dan buku-buku itu berserakan dimana-mana, Ah Zet kau tidak berubah ya, masih suka berantakan seperti biasanya”</p>
<p style="text-align: justify;">“ Oh Cathy..aku tak bermimpi, kau kesini tanpa memberitahuku terlebih dahulu, ini kejutan menyenangkan di tengah duka yang kurasakan”</p>
<p style="text-align: justify;">“Well, itulah gunanya sahabat, ingin meyakinkan jika dirimu baik-baik saja Zet”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">*Zet and Cathy berpelukan*</p>
<p style="text-align: center;">-tamat-</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/04/surat-untuk-zet-jawaban-atas-kegelisahan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan'>Surat untuk Zet &#124; Jawaban Atas Kegelisahan</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/zet-and-her-moms-stories.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Zet And Her Mom Stories'>Zet And Her Mom Stories</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/09/tentang-cinta-mu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
