<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neo SENYAWA &#187; aku</title>
	<atom:link href="http://www.nenyok.com/tag/aku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nenyok.com</link>
	<description>Every Cloud Has A Silver Lining</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Solstice and Equinox</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/09/solstice-and-equinox.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/09/solstice-and-equinox.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 07:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[astronomy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[
Aku bukan matahari  dengan solstices-nya.
Meski hening dan diam tanpa jeda, jemu yang menenangkan
Aku juga bukan matahari di equinoxes-nya
yang selalu seimbang antara dua waktu siang dan malamnya
tapi aku terus meggumuli hidup hingga sang waktu tak berdimensi
Mencari keseimbanganku sendiri
solstice dan equinox dalam pikiranku sendiri..



No related posts.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: right; "><em>Aku bukan matahari  dengan solstices-nya.</em></p>
<p style="text-align: right; "><em>Meski hening dan diam tanpa jeda, jemu yang menenangkan</em></p>
<p style="text-align: right; "><em>Aku juga bukan matahari di equinoxes-nya</em></p>
<p style="text-align: right; "><em>yang selalu seimbang antara dua waktu siang dan malamnya</em></p>
<p style="text-align: right; "><em>tapi aku terus meggumuli hidup hingga sang waktu tak berdimensi</em></p>
<p style="text-align: right; "><em>Mencari keseimbanganku sendiri</em></p>
<p style="text-align: right; "><em>solstice dan equinox dalam pikiranku sendiri..</em></p>
</blockquote>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/09/solstice-and-equinox.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leo..</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 23:13:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Birthday]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[Sudah bagaimanakah aku dengan perjalananku sejauh ini? itulah pertanyaan yang menggelayut di benakku saat bangun tidur dini hari tadi. hmm..aku tak mampu mengukur itu semua, namun bisa merasakannya, aku kira aku belum melakukan apa-apa untukNYA tapi justru tak terukur banyak hal yang kulakukan yang membuatku merasa belum pantas menyandang predikat insan bertakwa. Rabb hanya kepadaMU [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sudah bagaimanakah aku dengan perjalananku sejauh ini? itulah pertanyaan yang menggelayut di benakku saat bangun tidur dini hari tadi. hmm..aku tak mampu mengukur itu semua, namun bisa merasakannya, aku kira aku belum melakukan apa-apa untukNYA tapi justru tak terukur banyak hal yang kulakukan yang membuatku merasa belum pantas menyandang predikat insan bertakwa. Rabb hanya kepadaMU aku berlindung hanya kepada ENGKAU segalaku dikembalikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini dan bahkan hingga akhir waktu..hanya sekelumit doa yang kupanjatkan, tak perlu perayaan, tak perlu bingkisan, tak perlu gebyar, hanya ingin bisa berserah padaMU,  Sang Khalik yang nafasku dalam genggamanNya. Lamat-lamat di neokorteks ku mengalun  &#8221;Cermin Tak Pernah Berdusta&#8221; by Syafix</p>
<p style="text-align: right;"><em>Cermin yang biasa kupandangi di setiap hari<br />
Sekali lagi membiaskan bayangan diri<br />
Wajah ini mata ini tempat sgala rasa bermula<br />
Kan indahkah akhir sgala kita</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Apakah diriku ini kan bercahaya bersinar di syurgaMu menatap penuh rindu<br />
Ataukah diriku ini kan hangus legam terbakar dalam nyala di neraka membara<br />
Sungguh berbeda yang nampak dan yang tersembunyi, hanya kepalsuan menipu, topeng belaka<br />
Jiwa ini tubuh ini hati yang merajai diri tlah bersalah hambaMu melangkah<br />
Cermin tak pernah berdusta, yang indah topeng semata, Ya Allah aku mutlak tertipu<br />
Ampuni hambu sebelum akhir waktu</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Kemanakah diriku ini berakhir di surga atau di nerakaMu<br />
Aku takkan mampu, ampuni hamba sebelum akhir waktu</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholeh; dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian.” (Qs. Asy-Syu’ara: 83-84)</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>“Barang siapa yang berkeinginan diperpanjang umurnya serta di luaskan, maka hendaknya ia bershilaturrahmi.” (al-Hadits).</strong></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Ya Allah Ya Rabb, Ramadhan pagi ini aku meminta padaMU banyak, sangat banyak!! aku tahu Engkau akan membolehkannya, ENGKAU tidak keberatan jika aku begitu bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Amin&#8230; ya Rabbal Alamin..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><strong><br />
</strong></em>
</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong><br />
</strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/08/leo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untitled</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 06:49:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[amal. muslim]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Sorak sorai euforia mewarnai penduduk dunia di setiap sekat dinding rumah mereka, piala dunia telah digelar, seolah terhipnotis dengan si kulit bundar yang hanyut di afrika selatan, perhelatan akbar paling menjanjikan milyaran dollar membuat manusia tergabung dalam jamaah pencinta bola yang penuh fanatisme bahkan derai airmata.. Tapi mari kita tengok sisi lain kehidupan warga dunia..
Nun [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sorak sorai euforia mewarnai penduduk dunia di setiap sekat dinding rumah mereka, piala dunia telah digelar, seolah terhipnotis dengan si kulit bundar yang hanyut di afrika selatan, perhelatan akbar paling menjanjikan milyaran dollar membuat manusia tergabung dalam jamaah pencinta bola yang penuh fanatisme bahkan derai airmata.. Tapi mari kita tengok sisi lain kehidupan warga dunia..</p>
<p style="text-align: justify;">Nun jauh di negeri balkan sana, negeri yang dahulunya peradaban para viking, yang sejarah mengatakan mereka kurang menyukai kebersihan dan sering membuat persembahan manusia untuk para dewa mereka..tentu saja kini sudah tak ada yang serupa dengan itu..</p>
<p style="text-align: justify;">Sekumpulan ribuan bahkan puluhan ribu manusia, mengungsi besar-besaran karena penganiayaan yang tak terperi dari pengacau keamanan, kerusuhan etnis karena lemahnya iman, tak ada perekat yang nyata dilandasi kemuliaan islam, sungguh sayang!! peristiwa di kirgizstan ini mengingatkan tentang ambon dan poso berdarah disuatu negri yang dekat denganku, negeri yang katanya sarat toleransi dan mampu dipersatukan dengan slogan bhineka tunggal ika, sampai kapan itu bertahan?</p>
<p style="text-align: justify;">Atau di jazirah yang lain, negeri yang kunci-kunci baitul maqdis di masa yang lalu diserahkan dengan damai karena mereka percaya akan Al Faruq yang amanah, memberi jaminan akan keamanan dan penjagaan mereka karena Allah, ya pemblokadean gaza setelah tiga tahun, tak ada yang berubah, dunia internasional yang terdiam, hanya mampu mengecam tanpa tindak.. tapi nyatanya, mereka tetap terdzalimi, hidup diantara desingan peluru, diantara tank-tank zionis yang berkeliaranrakus melahap tanah dengan alasan melanjutkan tradisi dan warisan leluhur leluhur mereka..</p>
<p style="text-align: justify;">Gaza yang penduduknya sudah terbiasa dengan kata &#8220;sementara&#8221; entah besok masih hidup atau tidak, yang anak-anak dan bocah-bocanya sangat akrab dengan suara dan darah  kematian di sekitaran, yang sanggup bahkan tak gentar melihat moncong peluru menerabas wajah polos mereka namun tetap tak membuat zionis bergeming menyebutnya bibit teroris..</p>
<p style="text-align: justify;">Ataukah lihat di belahan yang lain, perang yang bertahun-tahun seperti tak ingin usai, entah apa yang dicari, nyatanya pakistan dan afghanistan, juga irak sudah luluh lantak entah karena alasan apa..sungguh dicari-cari, dan karena itulah  veteran perangnya (US and sekutu red) dilanda gangguan sakit jiwa mungkin karena merekapun tak faham untuk apa berperang, hanya memenuhi ambisi sang penguasa yang keras kepala.. membunuh tanpa alasan,berperang tanpa hujah..tapi sungguhpun begitu kemuliaanlah bagi para mujahid yang memerangi kekafiran, memerangi manusia-manusia terkutuk yang ingin menghancurkan tanah air tercintanya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah dan tahukan apa yang terjadi di negeriku, para pezina bak bintang yang bersinar, menjadi berita utama yang tiada putus-putusnya, layar kaca menayangkan berita sampah silih berganti tanpa mereka sadari bahwa itu sesuatu yang tak mutu, keanehan yang nyata, sementara dimana-mana orang bicara tentang bahwa itu hak asasi manusia tanpa faham apa akar masalah sebenarnya yang membuat keadaan dan moral sedemikian bobroknya..</p>
<p style="text-align: justify;">Warni dunia sekarang ini adalah warna disaat iman tertinggal jauh terbungkus  nafsu, dunia yang  semakin hitam dan kelam, menuju kehancuran yang pasti terjadi.. cahaya di setiap hati mulai redup, seperti cermin yang buram, suram tak mampu menerima kebenaran yang hakiki, karena cahaya hanya jatuh dan memiliki pantulan sempurna pada cermin yang bening seperti hati yang berusaha menjaga agar tetap bersih dari debu dosa.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya Rabb, sungguh bukan dunia ini yang aku harapkan aku lahir didalamnya.. Kehidupan Ini terlalu sadis dan terlalu gila untuk didiami, yang benar dan haq menjadi keliatan sangat salah dan kesalahan dan dosa menjadi lumrah dan biasa saja&#8230; Dimana nurani yang harusnya jawaban dari suara jiwa dan kata hati yang paling suci,  yang tak mungkin membuat kebohongan-kebohongan untuk diri sendiri sekalipun</p>
<p style="text-align: justify;">Ya Rabb, aku ini hambamu yang pasti pernah jalankan peranku di jalur yang keliru baik yang kusadari atau tidak, atau bahkan yang teringat atau tidak, maka mohon ampunkanlah aku, dan berikan generasi berikutnya kemuliaan yang karena mereka mulia telah berada di jalan-Mu. Jalan kebenaran yang mengatakan kebaikan adalah kebaikan dan kebatilan juga tetaplah kebatilan. Jalan yang senantiasa lurus berkat rahmat-Mu</p>
<p style="text-align: justify;">Amin</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyumlah..!!</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 23:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mother]]></category>
		<category><![CDATA[SEAMO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa detik lalu kubuka jendela..hmm spertinya pagi ini &#8211; dan semoga hari ini tentu saja- hari kembali cerah..matahari menyinari bumi dengan sempurna, memberikan hangat dan panasnya semampu yang dia punya.
Di playerku mengalun Mother by SEAMO,  jadi kangen My Mom yang jaraknya 200 km lebih di ujung dunia sana, kata-kata (in japanese) yang terdengar bersemangat [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa detik lalu kubuka jendela..hmm spertinya pagi ini &#8211; dan semoga hari ini tentu saja- hari kembali cerah..matahari menyinari bumi dengan sempurna, memberikan hangat dan panasnya semampu yang dia punya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di playerku mengalun Mother by SEAMO,  jadi kangen My Mom yang jaraknya 200 km lebih di ujung dunia sana, kata-kata (in japanese) yang terdengar bersemangat membuatku bersemangat juga mengetikan jari-jari ini di keyboard lappie kesayanganku, dengan secangkir coffee mocca menemaniku, owh what a normal life, alhamdulillah ya Rabb Engkau masih mengizinkan aku disini di bumimu.</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu ini masih tetep rush seperti biasanya, banyak PR yang mesti aku selesaikan, dan satu-satunya musuhku tentu saja apalagi kalau bukan kemalasan dan defaultku yang memang moody membuat semuanya berasa rumit. ah Tuhan kadang aku memikirkan sesuatu yang semestinya sangat tidak perlu aku pikirkan ya, masih juga ini bawaan sentimentil dan melankolis dalam dirimu he..he.. *ah terlalu banyak membuat alasan rupanya</p>
<p style="text-align: justify;">Ha..ha&#8230;ha..</p>
<p style="text-align: justify;">See, aku jelas bukan manusia sempurna, lebih suka menyebut diri binatang berakal yang banyak maunya,  ah tak apa kan? oh ya akhir-akhir ini ada beberapa orang yang membuat aku merasa tidak peduli (lagi) dengan mereka, aku memilih untuk cuek tapi sama sekali tidak membencinya, tidak..!!! sungguh tidak..aku tidak suka membenci orang, hanya saja jika hati ini dilukakan maka cukup sudah!!! berakhir saja semua..simpel kan, maaf untuk orang yang aku perlakukan begitu, tak ada setitik kebencian hanya saja, maaf jika aku jadi terlihat sangat datar saat bertemu kalian..itu perasaan yang automaticly terjadi jika aku merasa sangat terluka, karena aku masih tak mengerti salah aku apa, terhadap kalian,padahal kalian tahu aku lebih suka kalau kalian berkata di hadapanku jangan seperti &#8220;snake in grass&#8221;..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah lega rasanya akhirnya mengetahui mana yang layak dijadikan sahabat mana yang engga, salah aku sendiri yang gampang mempercayai orang padahal penampilan rupanya bisa menipu, so naif (aku maksudnya)</p>
<p style="text-align: justify;">Ah Hidup, hanya perjalanan sementara, raihlah apa yang ingin kuraih, mimpiku masih banyak dan tentu aku yakin i can reach it, karena aku tahu usahaku, doaku yang Allah Maha Mendengar tak akan melepaskan pandangan-Nya dari aku dengan satu syarat tentunya akupun tidak melepaskan hati dan jiwaku dari-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Pilihlah hari dan hidupmu hanya untuk bahagia tinggalkan kekelaman masa lalu dan dendam yang melingkupi, terlalu pendek waktu berkelana di kefanaan ini, terlalu indah hidup ini jika hanya untuk kau memilihnya dalam keadaan duka..</p>
<p style="text-align: justify;">Suaz, my lovely outhere..tetep semangat ya!!! yakinlah Allah bersama kita, tak akan ada yang sia-sia apapun langkah kecil ini jika dilakukan dalam jalan dan hanya karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Anjing mengonggong biarlah tetap menggonggong apa ruginya buat kita, gonggongannya justru akan membuat kita lebih mawas diri dan waspada, dan kafilah kita akan berlalu dengan penuh semangat menuju masa depan lebih baik..</p>
<p style="text-align: justify;">Deal honey!!! &#8230;TERSENYUMLAH!!!!</p>
<p>Mwaaaaaaaahh&#8230;&#8230;</p>
<p>Ah lirik Mother by Seamo so cool gw posting aja ya&#8230; I luv this song so much&#8230;.much..much&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MOTHER by SEAMO&#8230;<br />
Japanese in Romaji lyrics</p>
<p style="text-align: justify;">Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?<br />
Saikin renraku shinakute gomen Boku wa nantoka yattemasu&#8230;<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute</p>
<p style="text-align: justify;">Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai<br />
Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji<br />
Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru<br />
Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu<br />
Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de<br />
Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi<br />
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika MotomenakattanoAnata yo<br />
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta<br />
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ashita asa shichi-ji ni okoshite&#8221; to itte<br />
Anata jikan doori ni okoshite kurete<br />
Shikashi Rifujin na boku wa<br />
Neboke nagara ni iu kotoba wa &#8220;Urusee!&#8221;<br />
Konna kurikaeshi no RUUTIN Iyana kao hitotsu sezu ni<br />
Anata Mainichi okoshite kureta<br />
Donna mezamashi yori atatakaku seikaku datta</p>
<p style="text-align: justify;">Sore de mo aru hi Gakkou wo ZURUyasumi &#8220;Ikitakunai&#8221; to ii<br />
FUton kara ichido mo denu boku mae ni Kao wo ryoute de ooikakushi<br />
Oogoe agete naita Boku mo kanashikute naita<br />
Sono toki boku wa &#8220;Nante baka na koto wo shitan da&#8221; to jibun semeta<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Kanshashitemasu My Mother<br />
Kodomo ni sakidattareru hodo Tsurai koto nante Kono yo ni nai no dakara<br />
Tatta ichi-byou de mo Anata yori nagaku ikiru koto Kore dake wa mamoru</p>
<p style="text-align: justify;">Kore dake wa&#8230;<br />
Anata no kodomo de yokatta Anata ga boku no haha de yokatta<br />
Itsu made mo kawaranai Zutto zutto kawaranai<br />
Boku wa anata no ikiutsushi dakara&#8230;<br />
Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte<br />
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute<br />
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai<br />
Zutto boku no haha de ite Zutto genki de ite<br />
Anata ni wa mada shigoto ga aru kara Boku no oyakoukou uketoru shigoto ga&#8230;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Klo dalam englishnya kurang lebih kek gini ya..</p>
<p>Lyrics: Naoki Takada</p>
<p>Music: Naoki Takada &amp; Shintaro “Growth” Izutsu</p>
<blockquote><p>Hi Mother, Dear Mother, how are you doing?<br />
Sorry I haven’t called recently, I’m getting by okay…<br />
*Your body is small and so are your hands<br />
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial<br />
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone<br />
I want to tell my kids about this love that supported me<br />
Even though I grow impatient when I’m near you<br />
When you’re far away from me I grow lonely</p>
<p>That’s who you are to me, you can cut through any problem and solve it<br />
And you have the most patience and toughness of anyone I know<br />
You would always be concerned over my well-being before your own<br />
Cooking, doing the laundry, cleaning, raising a child<br />
You even worked during your free time<br />
You would only require things from the lowest places</p>
<p>I didn’t understand even though it was so obvious<br />
It wasn’t until I started living by myself that I understood<br />
Whenever I think of how much you’ve accomplished<br />
And how hard it must have been, I feel like I can try my best today</p>
<p>(Repeat*)</p>
<p>I’d say, “Wake me up at seven a.m.”<br />
And you would wake me up right on time<br />
But I would be unfair to you<br />
And say the words “shut up” while I was still half-asleep<br />
This was the daily routine<br />
You never made one tired face<br />
And woke me up every day<br />
Warmer and more accurately than any alarm clock<br />
But then one day I skipped school and said, “I don’t wanna go”<br />
I wouldn’t leave my futon and you stood in front of me<br />
Hid your face with both hands and cried loudly<br />
I also felt sad and cried</p>
<p>At that time I blamed myself wondering, “How could I be so stupid?”<br />
Your body is small and so are your hands<br />
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial<br />
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone<br />
I give you thanks for this love that supported me, my mother<br />
I know there’s nothing more painful in the world</p>
<p>Than a parent burying their child<br />
So I’ll make sure it never happens<br />
Even if I only live one second longer than you<br />
I’ll make sure of it…<br />
I’m glad I’m your child<br />
I’m glad you’re my mother<br />
And that won’t ever change<br />
It won’t ever change for all time<br />
Because I am the very image of you…</p>
<p>(Repeat*)</p>
<p>Be my mother forever<br />
Be well forever<br />
You still have one more job left to do<br />
And that’s to accept your son’s love and respect for you…</p></blockquote>
<p>(Source: http://www.quartet4.net )</p>
<p>Well&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.tetap semangat!!!! tetap semangat untuk jaga semangat agar selalu bersemangat&#8230;dan keep istiqomah friends, apapun yang terjadi dunia dan sekitar tak mesti meruntuhkan semangat yang menyala dalam hatimu, trust me!!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: futur'>futur</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 04:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[amal. muslim]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[kisah teladan]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[
Rasulullah SAW bersabda &#8221; Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya, mereka bukan para nabi dan syuhada tapi para nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab : Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untitled'>Untitled</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah SAW bersabda &#8221; Di sekitar Arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah mereka bercahaya, mereka bukan para nabi dan syuhada tapi para nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya oleh para sahabat, Rasululloh SAW menjawab : Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah dan saling berkunjung karena Allah. (HR Tirmidzi)</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Gumaman pertama.. Subhanalloh, persahabatan yang indah, persaudaraan yang ber-ruh penuh makna dan arti, seperti sesuatu hubungan tanpa syarat hanya saling mengasihi karena Allah. Adakah seperti itu, tentu ada tapi jadi barang dan hal langka di jaman jahiliyah modern saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Coba kita simak kisah manusia-manusia langit berikut, kisah-kisah indah, kisah cinta yang terselip di gersangnya jazirah arab, kisah yang meletakkan cinta pada ukhuwwah dan penghambaan pada sang pemilik cinta Allah.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Salman alfarisy, sang pahlawan khandaq yang ingin meminang gadis madinah, Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abu Darda’.</p>
<p style="text-align: justify;">”Subhanallaah. . wal hamdulillaah. .”, girang Abu Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.</p>
<p style="text-align: justify;">”Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”, fasih Abu Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.</p>
<p style="text-align: justify;">”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, sahahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.” Tuan rumah member isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.</p>
<p style="text-align: justify;">”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah.Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.</p>
<p style="text-align: justify;">”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Atau simak lagi kisah satu ini&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">*ah ini bukan soal romantisme sejarah, tapi pelajaran berharga yang mestinya bisa dilakukan atau ada sekarang, tapi apakah hal semacam ini akan benar-benar ada di kekinian? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> *</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Suatu hari Rasulullah kedatangan seorang tamu dirumahnya. Dari penampilan tamu itu bisa langsung ditebak, bahwa ia orang yang sangat miskin. Waktu itu Rasulullah sedang bercakap &#8211; cakap dengan tamunya<br />
&#8220;Saya sedang dalam kesempitan, ya Rasulullah. Tak ada sesuatupun yang aku punyai,&#8221; jelas tamu itu ketika ia dipersilahkan masuk kedalam rumah oleh Rasulullah. Begitu tamu itu duduk, Rasulullah langsung beranjak kebelakang menemui istrinya. Kepada istrinya dikatakannya bahwa ada tamu yang dalam kesusahan datang, &#8220;Kita sendiri tidak mempunyai apa &#8211; apa yang bisa kita berikan, yang ada hanya air putih saja.&#8221;<br />
Mendengar penjelasan istrinya itu, Rasulullah sedikit kecewa karena ia tak berkesempatan menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan. Rasulullah balik keruang tamu menemui para sahabatnya. &#8220;Siapa diantara kalian yang bersedia menjamu tamu malam ini ? Ia akan beroleh rahmat Allah S.W.T.&#8221;<br />
&#8220;Saya, ya Rasulullah. Biarlah tamu itu menginap dirumahku saja.&#8221; Salah satu diantara para sahabat Nabi itu menawarkan diri, yaitu orang Anshar.<br />
Orang Anshar itu pulanglah. Sesampai dirumah ia menemui istrinya dan bertanya kepadanya tentang apa yang mereka miliki hari itu. &#8220;Ya, istriku. Tadi aku menyanggupi tawaran Rasulullah untuk menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan malam ini. Adakah makanan yang dapat kita jamukan untuk tamu kita itu ?&#8221;<br />
&#8220;Sesungguhnya yang kita miliki cuma nasi untuk anak kita saja. Kalau ini kita sajikan, maka anak kita tidak dapat makanan malam ini.&#8221;<br />
&#8220;Kalau begitu bujuklah anak kita untuk segera tidur agar ia tidak merasa kelaparan.&#8221;<br />
&#8220;Tapi bagaimana ya, Nasi itu tinggal sedikit saja, tidak cukup untuk berdua.&#8221;<br />
&#8220;Begini saja, waktu tamu itu sudah datang, dan pada saat saya persilahkan makan, kamu pura &#8211; pura tidak sengaja mengibaskan lilin itu sehingga padam. Nanti, tamu itu kita persilahkan makan pada waktu gelap. Saya akan menemaninya sambil berpura &#8211; pura makan juga. Bila selesai ia makan, maka usahakan lilin sudah bisa dinyalakan.&#8221;<br />
&#8220;Baiklah ya suamiku, aku akan melakukan hal yang seperti itu.&#8221;<br />
Pada waktu tamu itu datang, maka dilaksanakanlah sandiwara tersebut. Esok harinya ketika orang Anshar dan istrinya bertemu Nabi, sebelum sempat berkata apa &#8211; apa. Nabi langsung tersenyum sambil berkata kepda mereka, &#8220;Aku benar-benar kagum dan hormat terhadap usaha kalian berdua kepada tamumu semalam itu.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Owh&#8230;speechless kan? i wish i could be that man at that time, hmm.. kenapa gw republish kisah-kisah ini, coz lagi ngingetin ma diri sendiri, ternyata manusia langit, manusia yang pakaiannya dari cahaya itu nyata adanya. meski sekarang dalam keseharian tak ayal gw temui manusia-manusia aneh yang harus beristighfar karenanya karena pas dengan ungkapan &#8220;Snake In Grass&#8221; apa pula salahku terhadap mereka yang terlihat berbaju takwa, disirami ruhaninya selama belasan tahun tapi tak lebih dari serigala berbulu domba, Duh ampuni Rabb kok aku jadi ngedumel disini, ampuni aku (lagi) mereka juga&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">But hey apa salah  gw hingga kalian begitu&#8230;mana? mana? itu persaudaraan dan persahabaan yang indah.. *halah*</p>
<p style="text-align: justify;">Si nenyok kunaon&#8230;hihihi..teu kunanaon siy..kieu we biasa nuju rada katalimbeng, well bener ya ga semua hal itu seperti skenario yang kita inginkan, jadi teringat salah satu ungkapan &#8220;Jangan pedulikan apa yang akan orang pikirkan tentang kita karena sebenarnya mereka juga sibuk dengan pikirannya sendiri&#8221; nah ini dia lucunya mereka malah sibuk mikirin apa yg gw lakuin..ribet juga gw pas tahu itu.. tapi gpp&#8230;itulah resiko jadi seleb..*fak..fak&#8230;bangun Ney!!!!*</p>
<p style="text-align: justify;">Ya sudahlah..hidup itu emang  begitu, dikelilingi orang-orang yang baik atau tak baik, ya memang sesuatu yang lumrah dan sangat manusiawi *menghibur diri sendiri mode on*</p>
<p style="text-align: justify;">Oke deh, membaca kisah tadi hanya membuat mata berkaca-kaca dan kabita.. and to all my friends in the whole world, plis listen to me&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Maukah kalian membantuku, menjadikan aku nanti mempunyai pakaian dari cahaya.. dengan wajahku dari cahaya&#8230;dan kalian ada di sampingku&#8230;selamanya&#8221;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Thank you *Menjura* <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/ramadhanku-kah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramadhanku kah?'>Ramadhanku kah?</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/06/untitled.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untitled'>Untitled</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>futur</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 02:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[amal. muslim]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Aku lagi futur..
Ogah banget bangun pagi hingga shalat subuhpun kesiangan, boro-boro shalat malam..
Aku lagi futur..
Ada waktu luang tapi males banget baca quran..
malah lebih suka ngabisin bandwith..brosing yang ga jelas juntrungan..
Aku lagi futur..
gampang banget tersulut amarah..marah-marah tanpa arah..
Aku lagi futur..
Deket ke mesjid..tapi kaki berat melangkah sangat payah
Aku lagi futur..
jarang baca buku atau majalah dan bacaan keislaman [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/12/a-mom-letter.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: A Mom Letter'>A Mom Letter</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku lagi futur..<br />
Ogah banget bangun pagi hingga shalat subuhpun kesiangan, boro-boro shalat malam..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Ada waktu luang tapi males banget baca quran..<br />
malah lebih suka ngabisin bandwith..brosing yang ga jelas juntrungan..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
gampang banget tersulut amarah..marah-marah tanpa arah..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Deket ke mesjid..tapi kaki berat melangkah sangat payah</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
jarang baca buku atau majalah dan bacaan keislaman malah asyik tenggelam dalam komik picisan..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Mudah menyerah hingga depresi kemudian putus asa..dan merasa kalah</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Tak mampu bersyukur yang ada malah sering tak jujur..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Tidak bersemangat maunya diam saja  leha-leha..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
takut neraka tapi malah melakukan dosa..<br />
Lebih suka tertawa penuh bahak daripada terisak padahal maksiat sering melekat..</p>
<p>Aku lagi futur..<br />
Malas berdoa dan berusaha..mengandalkan nasib pasrah semata..</p>
<p>Rabb&#8230;aku lagi futur&#8230;</p>
<p>Ya Rabb, Yang Maha membolak-balikan hati, ampunilah kelemahan hamba-Mu ini, hanya kepada Engkau aku berlindung dari sifat-sifat yang jahat, dari fitnah di dunia bahkan saat aku telah tiada..<br />
Ya Rabb..jadikanlah setiap amalanku hanya karena-Mu, bukan karena seseorang atau sesuatu..<br />
Ya Rabb..hanya kepada-Mu aku memohon perlindungan..</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2009/12/a-mom-letter.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: A Mom Letter'>A Mom Letter</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/04/futur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>K.A.N.G.E.N</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 15:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[Cathleya]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Guskar]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Kepada langit&#8230;
Kepada Bumiku&#8230;
Kukatakan dengan indah&#8230;
owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!
Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?
Siapa dan kenapa nenyok???
Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??
Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230;  
Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kepada langit&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada Bumiku&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Kukatakan dengan indah&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">owh&#8230;. inikah rasanya&#8230;..!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Bersunyi dengan sepenuh alasan, meninggalkan sejenak rumah mayaku, berkelindan dengan waktu yang saling berkejaran dalam ruang yang menuntut makna dari seorang aku yang masihkah nenyok?</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa dan kenapa nenyok???</p>
<p style="text-align: justify;">Tak perlu mencari jawabannya ya&#8230;.terlalu simply or complicated??</p>
<p style="text-align: justify;">Entahlah&#8230;Bukan sesuatu yang penting, lupakan saja&#8230; <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Nenyok, Cathleya, Zet; identitas yang tak jelas entah mewakili entitas apa, yang jelas berasal dari negeri antah berantah tapi bahkan kadang lebih kukenali dibanding diriku sendiri, kalian tahu?  Ketiganya sesungguhnya satu, saling bersenyawa, saling menghibur di kala sepi, monolog dari elegi yang boleh jadi tak terlisankan, khayalan dari hati yang boleh jadi tak sepantasnya diungkapkan, atau boleh jadi nyata yang tertawan dalam rajutan deret kata-kata tak bermakna, atau mungkin sapuan kuas kehidupan yang tak hanya hitam dan putih, spektrum warna yang terpecah seperti pelangi yang pernah kulihat dari lantai dua sebuah ruangan di pertengahan maret lalu, dan dengan itu kuhentikan sejenak coretan angka-angka dan garis-garis di whiteboard di rumah keduaku itu, semua ku ajak memandangnya, berhening, ya..setelah gerimis jam tujuh pagi, sungguh indah, subhanallah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">atau &#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Halo yang sering pula terlihat saat aku pulang malam berjalan 476 meter dari pinggir jalan raya melewati jalan dengan pesawahan luas di setiap sisinya dan ada jembatan melewati sungai kecil yang sedikit aga membuatku merinding atau sepulang dari mesjid di subuh hari yang berjarak 300 meter dari rumah (terimakasih buat sahabat yang telah mengukurnya dengan google ruler ), Halo fenomena indah, lingkaran yang adalah pembiasan cahaya bulan oleh titik-titk air saat terjadi kelembaban di langit-Nya, sempurna  melingkari sang rembulan, membuatku terkesima, takjub mengatakan dalam hati. Ah Rabb, siapa kah aku ini dibanding indah ciptaan keagungan-Mu.</p>
<p style="text-align: justify;">Di kurang lebih 94 rotasi bumi, ada sosok manusia yang bersungguh merasakan banyak hal, tentang cinta yang meletup-letup, tentang kejutan-kejutan, tentang suasana yang aku memanjakan diri di dalamnya, tentang energiku yang seperti terkuras habis bahkan tentang kerinduan yang aneh, tentang sisi lain yang me-liar mencari jawaban tapi setelah kutemukan kadang berakhir hampa, so weird ha!!! Ya, well terlepas itu bisa dijadikan alibi atau tidak, anggap saja ini satu alasan paling masuk akal mengapa Neo Senyawa bagai mati suri, hidup segan mati tak mau. Tapi jangan salah aku sangat mencintainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nyaris hal yang terjadi seolah mimpi-mimpi yang biasa kukhayalkan dan perlahan menjadi kenyataan, yah memang belum seperti <a href="http://danangap7.multiply.com/">Danang si Pembuat Jejak</a> yang mempunyai ratusan mimpi hingga mampu mewujudkannya satu demi satu, hanya saja memang hidup ini diawali mimpi kan? <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu keyakinan yang dengan sepenuh pemahaman aku lekatkan di setiap gumpal neuronku, di setiap sisi dinding hatiku, bahwa tentang hidup semua yang terjadi dan dilalui saat semua kondisi sudah dioptimalkan maka yang kita dapat adalah hal terbaik, meski mungkin saja yang terjadi adalah rasa derita, sedih, airmata bahkan bahagia itu sendiri. Ah Sang Khalik lebih mengetahui apa yang lebih baik bagi makhluk-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku esensi dari perjalanan hidup bukanlah dari sesuatu yang tampak atau dari materi yang dihasilkan namun dapat menikmati setiap denyut nadi, helaan nafas, survive dalam segala kondisi, emosi dan suasana yang melingkupi tubuh dan jiwa, melewatinya dalam jalan yang sebenar-benar lintasan karena toh hakikatnya adalah kuasa-Nya adalah sebaik-baik perasaan yang dirasakan manusia mahkluk rapuh seperti aku.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya kenapa tak selalu konstan semua itu kurasakan, jawabannya jelas, karena aku manusia biasa&#8230;marah, kesal, tertawa, cengeng, sebal, suka, naik turunnya iman&#8230; dan semacamnya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah gerimis bumiku, semoga rahmat meski air bisa jadi energi besar karena siapa yang mampu menahan alirannya mencari jalan yang menurun, menembus setiap celah yang dilalui, sunatullah tak terbantahkan mencari muara yang mampu membuatnya tenang meski harus menerjang segala aral dan rintang di depan. Buat  para sahabat atau siapapun dibelahan bumi manapun yang dihampiri amarah air, kesalnya bumi, satu kata saja, aku serahkan penjagaan kalian kepada Allah yang Maha Menggenggam. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat para sahabatku, aku masih disini, ditempat dimana aku begitu terharu karena <a href="http://guskar.com/2010/03/11/dicari-narablog-yang-hilang/">perhatian yang ada disini</a> dan <a href="http://http://nakjadimande.com/2010/03/29/langit-mengirim-tanda/">kasih yang ada disini</a>, tersenyum karena kalian mengingatku begitu rupa, begitu cara, hingga airmata menjadi titik titik yang mewakili perasaan yang bercampur aduk dan membaur membentuk nuansa kerinduan dan rasa kangen yang menyala, itu juga salah satu alasan aku kembali kesini. Tak lagi ingin menyusuri sunyi dan memperangkap diri dalam kata “rush” semua semestinya tentang rekondisi, adaptasi dan mengelola waktu yang dari bumi awal dicipta hingga akhir dunia mungkin saja tetap 24 jam sehari semalam satu rotasi bumi, toh perasaan yang layaknya dituangkan thus sahabat terkasih seharusnya mempunya dimensi tersendiri di ruang hati dan jiwaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Mmmhhh..Sepertinya aku akan memilih tak lagi bersembunyi meski entah dari apa&#8230;*bingung sendiri*</p>
<p style="text-align: justify;">Hey, lihat!!! raportku, ah masih banyak merahnya tapi semoga tak terlihat lebih merah jika aku merasa hidup negeri dongeng beribu “satire” penuh dagelan dari orang-orang yang tampak pintar namun insensitive, bagaimana bisa penuh kesenangan diatas derita, tengoklah sejenak lorong yang jauh dari hingar bingar ; anak-anak yang kelaparan, manusia yang berpikir pendek dan memilih bunuh diri karena kemiskinan, orang tua yang bekerja hingga larut malam, anak-anak beringus dengan wajah memelas, ah tak mengerti kata dan rasa apa yang mampu menggambarkannya, terperangkap labirin derita yang sulit menemukan akhirannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Maaf ini tak bisa kukatakan dengan indah, karena memang begitu adanya..</p>
<p style="text-align: justify;">Ah..adakah yang lebih indah dari kepedulian, persahabatan dan cinta karena-Nya..</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">*Postingan setelah hiatus terlama sejauh ini dari Neo senyawa, kudedikasikan buat sahabat spesial yang aku sangat kangen karenanya; Mas Guskar, Bundo Nakja, Wi3nd, Brader Di, Insan, Ning, Pakde Romo, Purr, Sir Nh, ..dan semuanya..kalian selalu di hati..Tetap semangat!!!</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/08/untuk-kegundahan-zet.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet'>Untuk &#8220;kegundahan&#8221; Zet</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/04/pakaian-dan-wajah-dari-cahaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pakaian dan Wajah dari Cahaya'>Pakaian dan Wajah dari Cahaya</a></li><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/05/senyumlah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Senyumlah..!!'>Senyumlah..!!</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>There&#8217;s Something About Morrie</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/12/theres-something-about-morrie.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/12/theres-something-about-morrie.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 10:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[serius mode on]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo nakja]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[morrie]]></category>
		<category><![CDATA[selasa]]></category>
		<category><![CDATA[tuesdays with morrie]]></category>
		<category><![CDATA[zet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[There’s Something About Marry…remind you with something? yea bingo! it’s a title of movie &#8211;black comedy, satire dan pastinya lucu dong&#8211; film tahun 1998 yang Ney tonton bareng dengan teman-teman sekost saat masih berstatus mahasiswi yang sok merasa intelektual padahal mah biasa aja..ya tapi ujung-ujungnya IPK doi juga cuma lumayan hingga jadi ora kanggo sampai [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>There’s Something About Marry</strong>…remind you with something? yea bingo! it’s a title of movie &#8211;<em>black comedy, satire dan pastinya lucu dong</em>&#8211; film tahun 1998 yang Ney tonton bareng dengan teman-teman sekost saat masih berstatus mahasiswi yang sok merasa intelektual padahal mah biasa aja..ya tapi ujung-ujungnya IPK doi juga cuma lumayan hingga jadi <em>ora kanggo</em> sampai sekarang tuh he..he..*Upps sorry Ney..</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi aku bukan mau menceritakan film yang Ney tonton itu jika penasaran tanya Om Google, yang jelas salah dua pemainnya aktris berwajah eksotis Cameron Diaz serta aktor watak Ben Stiller, pas mewakili wajah ordinary America..</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Ney sibuk, dia memintaku untuk menceritakan kesan tentang Kisah Morrie and Mitch ini.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-full wp-image-345     alignright" title="Tuesdays With Morrie" src="http://www.nenyok.com/wp-content/uploads/2009/12/Morrie.jpg" alt="Tuesdays With Morrie" width="200" height="150" />Kuamati buku ini, setting covernya sangat menarik ada sebuah bangku kayu di tepi danau dan rerumputan hijau yang menjadi alasnya, padanan warna yang pas, semalam Nenyok mengcopy dan mengirimnya khusus untukku, dia bilang itu hadiah dari Bundo dari pulau sumatera sana, kau penasaran bukan bagaimana caranya bisa tiba di Mars, tak perlu pakai jasa pos, aku hanya meminta Ney memasukan buku itu ke suatu alat kemudian memecahkan buku itu menjadi partikel-partikel nano dan dia mengirimkannya melalui frekwensi tertentu kemudian aku mengkonversikannya, menyusun kembali partikel nano-nya menjadi materi bentuk semula; buku yang utuh ini, hebat bukan? :ya seperti saat menjadi invisible, begitulah cara kerjanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih belum mengerti?<span id="more-342"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengertilah!!</strong></p>
<p style="text-align: justify;">atau lupakan saja!!! He..he..</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah, aku –Zet a.k.a Zarkalina&#8211; ingin bercerita tentang Buku <strong>Tuesdays With Morrie</strong> sekadar kesanku, jadi ini bukan review atau resensi ya…jangan salah kira!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Terinspirasi judul film yang diceritakan Ney maka kesan pertama setelah selesai membaca buku itu adalah…<em>Owwh.. There’s Something About Morrie!!!!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Well, gagasan Morrie jelas &#8211;seperti kontradiktif dengan tata budaya yang dianut lingkungannya&#8211; sesuatu yang mungkin jadi barang aneh dalam budaya materialisme dan hedonisme sekarang, bukan soal penyakit ALS yang diderita Morrie, tapi gagasan pemikiran dan cara pandangnya tentang banyak hal &#8212;dicetuskan oleh seorang profesor sosiologi yang bahkan hidup dalam budaya barat yang sangat menjunjung tinggi kebebasan individu berbasis sekulerisme&#8211; meski secara subjektif aku mengatakan mungkin saja itu tak terjadi jika Morrie tidak dalam kondisi menghadapi maut yang makin dekat, tapi itu alasan yang tak perlu dicari-cari dan tak penting untuk diperbincangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Okay..aku ingin menceritakan hal-hal yang paling menarik yang aku sukai dan lumayan memberikan pencerahan setelah aku membacanya. Morrie!!, He is a Profesor, definitely of course, so mempunyai gagasan atau ide yang cemerlang adalah hal semestinya bagi orang selevel professor.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahu tidak aku selalu berangan mempunyai sahabat berbagi cerita seorang Profesor yang mungkin sedikit romantis huahahaha <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  apapula ini. Mmhh  maksudku seorang sosok kebapakan yang dengannya aku bisa banyak berdiskusi tentang banyak hal,  sebenarnya kalau buatku pastinya tentang mengajukan pertanyaan-pertanyaan, ya seperti Mitch kepada Morrie tapi ya tentunya kondisinya kesehatannya tidak separah itu, paling tidak aku bisa makan bersamanya dengan normal, mungkin mengajaknya menonton film horor di bioskop, minum kopi bersama sambil berdebat atau tertawa dengan keras. *Hallo adakah Professor yang membaca ini dan mau menjadi temanku, oh ya kalau bisa umurnya dia atas 50 ya supaya aku bisa memanggilnya Daddy..namanya juga mungkin harus berawalan Z seperti namaku, siapa tahu aku bisa menuliskan perbincangan kami seperti Mitch and Morrie, padanan nama yang seperti sudah ditakdirkan *khayalandotcom</p>
<p style="text-align: justify;">Begitulah, orang-orang yang diceritakan buku yang menurutku smart,  intelektual, humble apalagi relijius, selalu saja menarik perhatianku seperti kutub magnet yang mempunyai daya magnetis kuat yang membuat aku terhisap ke arahnya &#8212;layaknya blackhole yang menghisap semua materi tanpa ampun&#8211; atau mungkin aku ingin menyerupai mereka, entahlah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan basa-basi jhe..tuh apa kubilang aku ini seorang pengkhayal ulung kan <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah…</p>
<p style="text-align: justify;">Mitch and Morrie, salah satu kisah romantis buatku, persahabatan yang essensinya jauh melampui makna persahabatan itu sendiri, perbedaan generasi diantara mereka justru saling menyambungkan frekuensi pemikiran keduanya, yang satu memberi ilmu satunya memberi kasih sayang, saling memberi dan menerima tepat terejawantahkan dalam relasi seorang murid dan guru yang menyentuh setiap hati pembacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum Morrie berbicara tentang makna hidup dan hal yang paling menarik perhatianku saat dia berbicara soal <em>budaya, perkawinan, dan tentang memaafkan diri sendiri.</em></p>
<p>Simaklah kata-katanya berikut:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>“Menanti datangnya ajal, hanya salah satu diantara yang patut disedihkan, Mitch. Tapi hidup tanpa kebahagiann lebih menyedihkan. Banyak diantara orang yang mengunjungiku adalah orang yang tak bahagia,”</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Mengapa?</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Ya pertama, kita orang Amerika hidup dalam budaya yang tidak membuat kita sendiri merasa nyaman. Peradaban ini mengajarkan banyak hal yang keliru. Dan kita harus cukup tangguh untuk berani mengatakan bahwa bila budaya itu tidak sesuai dengan hati jangan diteruskan. Ciptakan budaya kita sendiri”</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sungguh aku setuju dengan ucapan Sang Professor, bahwa jika itu bertentangan dengan hati nurani untuk apa diteruskan karena biasanya cenderung merusak jika hasil akal budi atau budaya ini menentang fithrah manusia, aku kira budaya yang benar adalah saat budaya itu tidak berbenturan dengan norma serta tidak memicu konflik yang membuat manusia bingung membedakan mana yang benar dan yang salah, dan rasanya yang paling ideal adalah ketika budaya yang merupakan karya akal budi manusia tetap tunduk dalam koridor norma agama, rasanya yakin tak akan banyak misinterpretasi dalam banyak hal, you know bukankah agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan dan kesantunan, dan hati manusia biasanya cenderung melakukan hal-hal baik tidak menyalahi fithrah dan naluri yang membuatnya mampu untuk tetap berusaha  lurus. Bener ga? IMHO Cmiw..!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Morrie juga bilang, tata ekonomi yang ada di dunia cenderung membuat manusia materialistis dan seolah menuhankan benda dan menganggap itu sebagai sumber kebahagian dan tujuan hidup, kemudian tentang manusia beliau mengatakan seharusnya kita yakin bahwa manusia dasarnya sama, tak seharusnya yang putih merasa lebih tinggi dari yang hitam dan semacamnya, dan jika umat manusia meyakini itu, maka pasti ada hasrat yang besar untuk bergabung dalam sebuah keluarga besar umat manusia, ya katakanlah tidak dikotakkan-kotakkan oleh nasionalisme atau batas geografis yang sebenarnya maya (hanya asumsi-asumsi manusia itu sendiri) semua itu disadari Morrie karena pada hakikatnya manusia terlahir dalam keadaan sama dan juga mempunyai akhir yang sama yaitu kematian.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahu tidak, itu ide yang menarik, keluarga besar manusia, hmm bahkan dalam term islam, bukankah sejatinya Allah  menciptakan manusia dalam berbagai ras dan suku bangsa dan itu bukan jadi alasan untuk saling berbeda, karena di mata Alloh ketaqwaanlah yang jadi ukurannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semuanya jelas ya Ney, jika Morrie yang Jew dan kemudian agnostik itu, memiliki gagasan demikian, belajar dari pengalaman hidup yang dijalaninya maka dalam ajaran agama kita, semuanya sudah disampaikan dengan jelas dan rinci, well, ingat kan islam adalah rahmatan Lil alamin, segala aturan hidup dari yang tetek bengek hingga soal-soal besar sudah tercakup didalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana menurut kalian..</p>
<p style="text-align: justify;">Aduh aku masih ingin memperbincangkan pandangan Morrie tentang perkawinan dan memaafkan, tapi rupanya aku terlalu lelah, mataku sudah terkantuk-kantuk, kita lanjutkan nanti, Oh ya selama membaca buku itu, yang intinya bagaimana sesorang yang begitu dekat dengan kematian &#8211;Morrie— yang mungkin bagi kebanyakan orang adalah vonis yang bisa melumpuhkan jiwanya hingga bisa terjebak dalam amarah dan memposisikan diri sebagai korban nasib, tidak demikian dengan  Morrie, Ia memilih menjadikan saat-saat terakhir hidupnya dengan memberi dengan tetap bersemangat berbagi tetap memberi manfaat bagi orang-orang disekitar bahkan seluruh dunia termasuk aku sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada sedikit pertanyaan kecil mungkin, selama aku membaca bukunya aku tak melihat ada bahasan bagaimana kematian sesungguhnya di mata Morrie, dia hanya mengatakan belajar menghadapi kematian sebagaimana belajar menghadapi hidup. Hmm …</p>
<p style="text-align: justify;">Sepemahamanku kematian adalah pintu atau awal kehidupan yang baru yang abadi, dan hidup di dunia sekarang adalah hidup untuk membekali hidup abadi selanjutnya, tidak sekedar mati begitu saja bukan??</p>
<p style="text-align: justify;">What do you think friends..</p>
<p style="text-align: justify;">Kukatakan dengan jelas, Buku ini mencerahkan, menginspirasi because <strong>There&#8217;s Something About Morrie..</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi bacalah!!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">-Zet-</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/12/theres-something-about-morrie.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gifts, Me and Friends</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/11/gifts-me-and-friends.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/11/gifts-me-and-friends.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 22:42:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily diary]]></category>
		<category><![CDATA[poem or poetry]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[bundo]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[kyaine]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[Assalamua&#8217;alaikum semua,
Well, first.. I want say thank you so much to Bundo Rahmi yang udah kasih gift yang paling menyenangkan….Buku Tuesdays With Morrie-nya sudah aku terima dengan baik, meskipun kantor pos disini agak aneh, karena aku di telpon oleh Pak Pos untuk mengambil paketnya sendiri –-tentu aku bertanya, apakah tugas shipping di layanan pengiriman milik [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamua&#8217;alaikum semua,</p>
<p style="text-align: justify;">Well, first.. I want say thank you so much to Bundo Rahmi yang udah kasih gift yang paling menyenangkan….Buku <strong>Tuesdays With Morrie-</strong>nya sudah aku terima dengan baik, meskipun kantor pos disini agak aneh, karena aku di telpon oleh Pak Pos untuk mengambil paketnya sendiri –-tentu aku bertanya, apakah tugas shipping di layanan pengiriman milik pemerintah ini sudah di ditiadakan&#8211; tapi kebetulan ada seorang teman kesana dan aku minta tolong diambilkan meski akhirnya menunggu sehari semalam karena baru keesokan harinya aku menerima buku itu tepatnya hari Jum’at tanggal 20 November 2009 pukul 11;30 siang, &#8211;ah ya itulah gunanya berteman bukan&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku : “Suatu hubungan persahabatan sudah dikatakakan dekat jika sudah tak sungkan meminta bantuan” Thanks ya Miss Ell….</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya mungkin agak terlambat untuk mengucapkan terimakasih karena pertama akhir-akhir ini emailku selalu saja bermasalah saat memulai untuk menulis surat, akhirnya kuputuskan untuk melakukannya dengan membuat tulisan ini. Aku agak malu karena kukira ini tak akan cukup mewakili dan menggambarkan betapa besarnya penghargaanku terhadap Bundo Rahmi *Bundo, maaf,  tolong izinkan aku menyebut namamu di bagian itu, aku suka melafalkannya,</p>
<p style="text-align: justify;">R -A- H -M -I; terdengar lembut sekali*<span id="more-338"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sangat percaya keterlambatanku mengucapkan terimakasih terutama sih pentingnya konfirmasi buku ini sampai atau tidak bagi Bundo adalah hal yang wajar  &#8211;Bundo pasti tak menghendaki kirimannya datang pada alamat dan manusia yang tak jelas rimbanya; sebenarnya memang begitu, karena aku masih saja bersikukuh dengan nickname nenyok-ku meski alamatnya juga agak samar tapi itu juga bukan tanpa alasan, hidupku yang nomad tentu bisa membuat tempat tinggalku berubah-ubah suatu saat&#8211;   semoga, tak jadi soal buat bundo kan?</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi keterlambatan responku  &#8212;yang jika diukur berdasar waktu masuk terkategori unresponsive&#8212; tak mencerminkan besar kecilnya antusiasme, justru sebaliknya, Ah Bundo, jika dirimu dekat, mungkin aku sudah memelukmu, mencium pipimu tak bisa lagi berkata-kata betapa seorang wanita “being alone” seperti aku masih ada yang memperhatikan dengan cara seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kukira di abad ini, di generasiku sekarang hubungan seperti ini nyaris tak ada bedanya dengan hubungan dekat dalam dunia nyata, jarak dan waktu tak jadi penghalang, karena ketulusan perasaan lewat ujaran akan mempunyai ruh dan makna mendalam yang dirasakan oleh lawan bicaranya” </em>Kukira begitu..tapi paling tidak itu yang kurasakan..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tiba-tiba ada interupsi dari Kyaine </strong></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“<em>Hey, hallo Ney I am still here, maksudku telingaku  masih bekerja dengan baik, hmm maksudku aku bisa mencerna dan membaca kalimat-kalimat itu dengan baik.”</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hehe.. sorry Mas Gus, I didn’t meant it, maksudku semua gift dari sahabat selalu kurasakan sebagai suatu pemberian <strong>“paling menyenangkan”</strong> apapun itu, bagaimanapun itu, karena nilai terbesarnya bukan terletak pada “benda” nya tapi pada efek senang, pada rasa yang mengiringinya, apalagi kalau bukan silaturrahim yang hangat yang semoga &#8211;aku selalu berdoa untuk ini&#8211; akan menjadi kebaikan kelak, ya aku belum dapat dan mungkin saja tak bisa membalasnya dengan hal serupa, tapi bukankah Allah sebaik-baik pembalas jadi aku tentu aku tak perlu cemas dengan hutang budi yang tak mampu kubayar&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jadi kata <strong>“paling menyenangkan” </strong>yang kugunakan untuk setiap sahabat <strong>sama sekali tidak berhubungan dengan soal skala …</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi, bagaimana tidak?</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm dua buku sekaligus yaitu  <strong>Chicken Soup For the Soul</strong> dan <strong>Bagaimana Menjadi Blogger  Bayaran</strong>, padahal aku hanya memenangkan judul terakhir di acara kendurinya Mas Gus itu, jadi selebihnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Dan buatku selebihnya adalah kebingungan mencari kata-kata yang paling tepat untuk mewakili perasaan “paling menyenangkan” ku itu, Tuan, Nyonya!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Dan inilah caraku..saat ini.. ya saat ini.. paling tidak..</p>
<p style="text-align: justify;">Komunitas Kyaine and Bundo and friends memang begitu hangat melebihi perasaan hangat saat merasakan rindu karena “<em>cinta eros yang dihujamkan malaikat cupid</em>” ya meski perlu beberapa jeda bagiku untuk beradaptasi tapi akhirnya tanpa aku sadari aku  sudah ada didalamnya dengan kehangatan melebihi geyser  Yellowstone National Park Amerika plus keakraban yang mengalir melebihi derasnya arus air terjun niagara, menghanyutkan dan mengikat, ingat mengikat!!! tapi ikatannya bukan seperti belenggu justru ikatan itu yang membuat hariku bisa lebih berwarna dan sadar bahwa dalam hidup memang kita tak bisa benar-benar sendirian..</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Meski aku suka dengan sunyi tapi tanpa terhubung dengan manusia lainnya justru itulah sunyi yang sebenar-benarnya, dan kiranya aku bisa mati kesepian karenanya”</em></p>
<p style="text-align: justify;">Jika aku sebutkan satu persatu sahabat narablog yang membuat aku merasa terikat dengan kesan mendalam yang bisa kuraba dari tulisannnya dan kedekatannya selama ini, tentu akan membuat kalian penat membacanya, dan kukira meski kemudian ada saat-saat kontak itu tak seintens biasanya baik dari aku maupun mereka &#8211;karena satu dan lain hal&#8211; itu tak membuat kecil hati, karena kuyakin itu bukan berarti saling melupakan dan akan banyak permakluman jika tak bisa berkunjung seperti biasanya so satu-satunya penghubung adalah sepotong doa agar mereka dalam keadaan baik-baik saja. Amin</p>
<p style="text-align: justify;">Ah ya, <strong>Tuesdays with Morrie</strong> kubaca lebih dari sehari, baru semalam sebelum berangkat tidur kuselesaikan,  sungguh aku terkesan, ah kalian tahu akhir-akhir ini aku lebih sering menyimak berita-berita politik atau ekonomi walaupun sekilas, hanya untuk merasa tidak ketinggalan berita mungkin, atau paling mencoba membuat semacam analisa kecil-kecilan yang aku obrolkan dengan temanku di dunia nyata namun aku belum dapat membaginya buat kalian, terlalu malu untuk merasa diri seperti seorang pemikir atau merasa bisa beropini dengan benar, karena memang bukan, lebih tepatnya aku adalah pengkhayal dan pengeluh atau peramal?,  tentu sama sekali salah untuk kosakata yang terakhir itu he..he..</p>
<p style="text-align: justify;">Oh iya, menurutku melalui media buku-buku yang inspiring semacam ini  &#8211;buku yang tidak mengenal kata kadaluarsa&#8211;  kita bisa melakukan kontemplasi dan refleksi diri meskipun kenyataannya aku seringkali gagal di saat-saat awal (bahkan sampai akhir hingga perlu berulang-ulang),  melewati proses yang tidak mudah  jadi aku sering mengulangi membacanya terutama di bagian-bagian yang aku sukai, sekedar memahamkan kembali atau mengingatkan diri sendiri apa yang baik yang bisa ku ambil pelajarannya dari buku itu..</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah nanti kuceritakan bagaimana kesanku tentang buku itu, bagian yang paling menarik —maksudku paling menampar dan menyindirku&#8212; tentu ini mungkin terlihat tidak penting bagi orang lain tapi setidaknya beri kesempatan aku untuk sekedar memberi komentar dan aku memberi kalian kesempatan untuk membaca pikiranku sedikit pula..</p>
<p style="text-align: justify;">Hahaha.. tahu tidak, aku merasa tulisan dengan gaya begini jelas-jelas menampakkan jika aku terinfluence dengan buku yang baru saja aku baca padahal besok atau lusa..entah kapan, mungkin aku akan membaca (lagi) kisah Sherlock Holmes dan ikut-ikutan membuat cerita detektif, meski hasilnya pasti tak bagus bagi amatiran sepertiku..</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi percayalah, aku bukan bunglon..katakan saja, manusia yang sangat suka menceracau dan tak puas rasanya jika ceracauanku tak kuperlihatkan pada dunia…</p>
<p style="text-align: justify;">Lagi postingan panjang, kuharap kau menarik nafas terlebih dahulu teman!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Baiklah!!</p>
<p style="text-align: justify;">*Peluk hangat buat <a href="http://nakjadimande.com">Bundo</a>, dan salam takzim untuk <a href="http://guskar.com">Panjenengan Kyaine</a></p>
<p style="text-align: justify;">Semangaaaaatttttt dan selamat pagi untuk semua, semoga hari ini menjadi milik kita. Amien.</p>
<p style="text-align: justify;">


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.nenyok.com/2010/03/k-a-n-g-e-n.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: K.A.N.G.E.N'>K.A.N.G.E.N</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/11/gifts-me-and-friends.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cicak Dibuayain</title>
		<link>http://www.nenyok.com/2009/11/cicak-dibuayain.html</link>
		<comments>http://www.nenyok.com/2009/11/cicak-dibuayain.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 02:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nenyok.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hallo&#8230;&#8221; 
&#8220;Hallo selamat Pagi&#8230;&#8221;
&#8220;Pagi..dengan siapa ini ..&#8221; *agak bingung kok nomor doang*
&#8220;Saya Pak Anu dari telkomsel..jadi begini Bu, malam tadi ada acara pengundian hadiah di kantor kami di jakarta dan nomor Ibu kebetulan mendapatkan hadiah berupa uang 14 juta dan satu buah motor, apa saya bisa minta data Ibu..&#8221;
&#8220;Ah..masa sih, perasaan saya ndak ikutan kuis [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">&#8220;Hallo&#8230;&#8221;<em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Hallo selamat Pagi&#8230;&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pagi..dengan siapa ini ..&#8221; *agak bingung kok nomor doang*</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Saya Pak Anu dari telkomsel..jadi begini Bu, malam tadi ada acara pengundian hadiah di kantor kami di jakarta dan nomor Ibu kebetulan mendapatkan hadiah berupa uang 14 juta dan satu buah motor, apa saya bisa minta data Ibu..&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ah..masa sih, perasaan saya ndak ikutan kuis apa-apa tuh..&#8221; *sok polos tea*</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Yah ini semacam undian rutin aja Bu, jadi untuk hadiah motor bisa diambil di dealer terdekat di kota Ibu, adapaun uangnya akan kami transfer ke rekening Ibu, kalau boleh tahu Ibu punya rekening nya di Bank mana&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oh begitu&#8230;wah banyak kok rekening saya, ada di BRI, BNI, MANDIRI, DANAMON dan masih banyak lagi, kebetulan duit saya juga lumayan banyak Pak&#8221; *bokis mode on</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Oh..baik Bu, jadi pertama kami perlu data-data Ibu, oh ya ini dengan Ibu siapa&#8230;&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Panggil aja Ney deh..&#8221; *mulai cengar-cengir merencanakan sesuatu*</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Oh ya Ibu Ney, jadi kami memerlukan data-data nama lengkap, nomor rekening bank, kemudian nanti ada teman saya dari telkomsel juga yang bisa Ibu hubungi,  namun semua undian itu dikenakan beaya pajak Bu, sekitar 5 jutaan jadi Ibu harus transfer  uangnya siang ini,  setelah itu Ibu baru bisa ambil hadiahnya, jadi gampang Bu prosesnya..bla..bla..bla..bla&#8230;.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>10 menit kemudian..*si Ney tetep cengar cengir sorangan tea* </strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tahu ga Pak, Waah saya senaaaaang banget dapet hadiah, tapi saya punya penawaran menarik, bagaimana kalau semua hadiah itu saya kasih ikhlas buat bapak deh, semuanya..secara saya ga butuh tuh..dah banyak nie disini, maklum kita orang borju gitu lho..&#8221; *menahan ketawa*</p>
<p style="text-align: justify;">tuuuuttt..tuuuuuuutt&#8230; *disconnect coy..</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Ibu Ney ini ga puas klo belum mencaci maki, trus dia kasih sms tuh sama si Bapak  itu. begini bunyinya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Doh hari gini mo nipu, pinter dikit napa, kasian deh lu&#8230;plis deh, ga mempan tuh ma gw, insyaf wooi, sorry ya lu jadi sakit hati&#8221; </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em><strong>*Puaas mode on*</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pelajaran moral hari ini  &#8221;Jangan tertipu dengan penipu, dan buatlah dia mati kutu&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Punya pengalaman, bro..sist..? share here. thanks  <img src='http://www.nenyok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nenyok.com/2009/11/cicak-dibuayain.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
